GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Shin Tae-yong Sentil Pemain Indonesia Soal Pola Hidup Tak Profesional: Kalau Seenaknya, Main Tarkam Saja!

Shin Tae-yong beri pesan tegas soal disiplin dan mentalitas pemain Timnas Indonesia. Ia menegaskan pola hidup profesional kunci sukses, bahkan menyindir pemain yang tak serius.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:39 WIB
Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • AFC

‎Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memberikan pesan khusus untuk para punggawa skuad Garuda. Bahkan, ia menyinggung terkait mentalitas yang harus diterapkan sebagai pemain profesional. 

‎Kehadiran Shin Tae Yong di Jakarta kembali mengundang sorotan publik sepak bola nasional. Meski tak lagi menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia, sosok asal Korea Selatan itu tetap menjadi figur yang didengar pendapatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎Dalam sebuah agenda yang digelar di Jakarta pada Jumat (20/2), Shin Tae-yong pun dimintai pandangannya mengenai perkembangan pemain sepak bola Indonesia. Ia pun menyampaikan pesan yang menurutnya paling krusial untuk dijalankan para pemain.

‎‎Shin Tae-yong secara tegas menempatkan disiplin sebagai aspek yang tidak bisa ditawar dalam dunia sepak bola profesional. Menurutnya, tanpa pola hidup yang teratur dan komitmen tinggi, kualitas pemain akan sulit berkembang.

‎‎Ia menilai banyak pemain masih memandang remeh hal-hal mendasar di luar lapangan. Padahal, kebiasaan sehari-hari memiliki pengaruh besar terhadap performa saat bertanding.

‎‎"Jadi, untuk menjaga kondisi yang fit memang paling penting, dasar dan disiplin. Jadi, enggak boleh seenaknya saja," ujar Shin Tae-yong di Jakarta, Jumat (20/2).

‎‎Pesan tersebut menegaskan bahwa menjaga kebugaran bukan hanya soal latihan di lapangan. Pola makan, waktu istirahat, hingga aktivitas harian harus dikontrol secara profesional.

‎Shin Tae-yong bahkan mengingatkan bahwa sikap sembarangan hanya akan membuat pemain sulit bersaing di level tertinggi. Ia menyindir bahwa mentalitas seperti itu lebih cocok untuk sepak bola amatir.

‎‎"Mulai dari makanan dan kegiatan sehari-hari harus benar-benar profesional banget. Jadi, enggak boleh seenaknya. Kalau seenaknya itu, ya mungkin main di tarkam saja!" tegas Shin Tae-yong. 

‎‎Tarkam sendiri merupakan singkatan dari tarikan kampung, yakni turnamen sepak bola amatir yang lazim digelar di lingkungan kampung. Ajang tersebut umumnya bersifat hiburan dan tidak menerapkan standar profesional yang ketat.

‎‎Selain menyoroti kedisiplinan, Shin Tae-yong juga menekankan pentingnya fondasi teknik dalam sepak bola. Ia menilai bahwa tanpa dasar permainan yang benar, sulit bagi Indonesia untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.

‎‎Pembinaan usia dini, menurutnya, harus dijalankan dengan metode yang tepat dan berkesinambungan. Proses yang konsisten akan melahirkan pemain dengan pemahaman taktik dan teknik yang lebih matang.

‎‎Pengalamannya selama lebih dari lima tahun di Indonesia membuatnya cukup memahami potensi yang dimiliki sepak bola Tanah Air. Ia melihat adanya kemajuan, terutama dalam upaya membangun sistem pembinaan dari level akar rumput.

‎‎"Jadi, [Indonesia harus] mulai dari fondasi yang harus dibangun benar-benar baik, benar-benar proses yang benar," ucap mantan pelatih tim nasional Korea Selatan tersebut.

‎‎Shin Tae-yong pun mengaku memiliki keyakinan besar terhadap masa depan sepak bola Indonesia. Ia percaya, dengan proses yang benar dan keseriusan semua pihak, perkembangan signifikan bisa tercapai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎"Dan, saya salah satu orang yang benar-benar percaya sepak bola Indonesia akan berkembang lebih jauh daripada sekarang," ucap Shin Tae-yong. 

‎Sebagai catatan, Shin Tae Yong sempat dipercaya PSSI menangani Timnas Indonesia sejak Desember 2019. Masa kerjanya berakhir pada Januari 2025, namun hingga kini ia masih kerap datang ke Indonesia dan menunjukkan perhatiannya terhadap kemajuan sepak bola nasional. ‎(igp/fan) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Foto: Harga Daging Sapi Stabil di H+2 Ramadan, Pedagang Tidak Berani Menaikkan Harga

Berita Foto: Harga Daging Sapi Stabil di H+2 Ramadan, Pedagang Tidak Berani Menaikkan Harga

Harga daging sapi di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, terpantau belum mengalami perubahan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Hasil Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram Sesi Sore: Tiga Pembalap Ducati Terdepan, Duo Marquez Amankan Urutan Satu-Dua

Hasil Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram Sesi Sore: Tiga Pembalap Ducati Terdepan, Duo Marquez Amankan Urutan Satu-Dua

Duo Marquez jadi yang tercepat di sesi sore tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, Sabtu (21/2/2026).
Detik-detik Kebohongan Dwi Sasetyaningtyas Tepis Suami Alumni LPDP Terbongkar Netizen, Imbas Paspor WNA Inggris Viral

Detik-detik Kebohongan Dwi Sasetyaningtyas Tepis Suami Alumni LPDP Terbongkar Netizen, Imbas Paspor WNA Inggris Viral

Akibat Dwi Sasetyaningtyas tepis suami, Arya Iwantoro alumni penerima beasiswa LPDP di Inggris, Netizen bongkar fakta baru imbas paspor anaknya jadi WNA viral.
Telkomsel Terapkan Registrasi Biometrik Wajah untuk Nomor Seluler Baru, Dukung Program SEMANTIK Komdigi

Telkomsel Terapkan Registrasi Biometrik Wajah untuk Nomor Seluler Baru, Dukung Program SEMANTIK Komdigi

Pastikan nomor Anda terdaftar dengan identitas yang benar untuk pengalaman digital yang lebih aman dan nyaman – proses registrasi teknologi terkini tersedia melalui GraPARI dan kanal digital.
Terduga Penistaan Agama di Media Sosial Ditangkap

Terduga Penistaan Agama di Media Sosial Ditangkap

Seorang terduga penistaan agama dan ujaran kebencian di media sosial ditangkap Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh.
Booth PLN Jadi Simbol Transformasi Energi dan Masa Depan EV Indonesia

Booth PLN Jadi Simbol Transformasi Energi dan Masa Depan EV Indonesia

Cahaya lampu di area JIExpo Kemayoran, Jakarta, masih menyala terang pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Di hari ke-11 Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, hari penutupan event, arus pengunjung belum surut.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 22 Februari 2026
logo Persib Bandung
PSB
20:30
TGR
logo Persita
logo Dewa United
DWU
20:30
BOR
logo Pusamania Borneo
Senin, 23 Februari 2026
logo PSIM Yogyakarta
PSY
20:30
BUF
logo Bali United

Trending

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia disibukkan dengan perburuan talenta melalui jalur naturalisasi. Simak rangkuman tiga berita terpopuler berikut ini.
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT