Hari Ini, AFC Tetapkan Denda untuk PSSI Gegara Laga Uji Coba, Kok Bisa?
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
tvOnenews.com — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali mendapat sorotan dari level konfederasi Asia.
Kali ini, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjatuhkan sanksi denda sebesar 1.500 dolar AS atau sekitar Rp25 juta akibat pelanggaran prosedur dalam laga uji coba internasional Timnas Indonesia U23 kontra Mali pada November 2025.
Dalam keputusan yang dirilis Kamis (26/2/2026), AFC menyebut PSSI melanggar Pasal 11.15 Regulasi AFC tentang pertandingan internasional level 2.
“Federasi Sepak Bola Indonesia diperintahkan untuk membayar denda sebesar 1.500 dolar AS karena melanggar Pasal 11.15 Peraturan AFC yang mengatur pertandingan internasional,” demikian pernyataan resmi AFC.

- Dok AFC
Pasal tersebut mengatur kewajiban federasi anggota untuk menyampaikan pemberitahuan secara tepat waktu apabila menggelar pertandingan internasional yang mempertemukan tim dari dua konfederasi berbeda.
Dalam konteks ini, laga Timnas Indonesia U23 melawan Mali mempertemukan wakil Asia dan Afrika.
Sebagaimana diketahui, skuad Garuda Muda menjalani dua partai uji coba menghadapi Mali pada 15 dan 18 November 2025. Kedua pertandingan tersebut digelar dalam periode jeda internasional.
Namun dari sisi administrasi, AFC menilai terdapat keterlambatan dalam penyampaian notifikasi pertandingan.
“AFC menyatakan PSSI melanggar Pasal 11.15 tentang penyelenggaraan pertandingan internasional level 2 karena terlambat menyampaikan pemberitahuan pertandingan yang melibatkan tim dari dua konfederasi berbeda,” tulis AFC dalam rilisnya.

- Dok. AFC | Instagram/ivarjnr
Atas temuan tersebut, PSSI diwajibkan membayar denda paling lambat 30 hari sejak keputusan resmi diterbitkan oleh AFC.
Ini menjadi sanksi kedua yang diterima PSSI sepanjang 2026. Sebelumnya, pada 9 Februari, AFC juga menjatuhkan denda sebesar 14.000 dolar AS atau sekitar Rp230 juta terkait pelanggaran dalam ajang AFC Futsal Asian Cup 2026.
Rentetan hukuman administratif tersebut menjadi alarm penting bagi federasi. Di tengah fokus pada peningkatan prestasi dan performa tim, aspek kepatuhan terhadap regulasi serta tata kelola pertandingan internasional tetap menjadi perhatian serius di level konfederasi.
Load more