GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bung Ropan Bicara Jujur soal John Herdman: Belum Pernah Ada Pelatih Timnas Indonesia yang Mau Melakukan Itu

Bung Ropan menilai John Herdman menunjukkan komitmen berbeda bersama Timnas Indonesia. Debut di FIFA Series 2026 jadi ajang pembuktian sang pelatih di hadapan publik GBK.
Jumat, 27 Februari 2026 - 16:01 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Kitagaruda.id

tvOnenews.com - Kiprah perdana John Herdman bersama Timnas Indonesia akan segera tiba.

Ajang FIFA Series 2026 menghadirkan duel kontra St. Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (27/3/2026), yang bukan sekadar laga uji coba biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ini adalah panggung pembuktian bagi pelatih asal Inggris tersebut.

Datang dengan reputasi mentereng usai membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022, Herdman kini memikul ekspektasi besar dari suporter Garuda. 

Laga ini menjadi tolok ukur awal sejauh mana sentuhan tangannya mampu mengangkat performa skuad Merah Putih.

Menurut pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, momen ini menjadi kesempatan emas bagi Herdman untuk menjawab rasa penasaran publik.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/YU

“Saya pikir ini adalah panggung John Herdman yang pertama bersama Timnas Indonesia sekaligus sebagai ajang pembuktian. Karena banyak orang yang masih penasaran,” ujar Ronny Pangemanan dikutip dari kanal YouTube Nusantara TV.

Bung Ropan (sapaan akrabnya) menilai Herdman membawa kesan awal yang menjanjikan.

Bukan hanya soal taktik, tetapi juga komitmennya terhadap sepak bola Indonesia.

“Kalau saya lihat, dia ini auranya bagus. Karena, dia bersedia membawa keluarganya untuk tinggal di Jakarta. Ini tidak mudah. Tidak ada pelatih-pelatih sebelumnya yang bersedia melakukan itu,” ujar Bung Ropan.

Keputusan tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusan.

Dalam konteks sepak bola modern, kehadiran keluarga pelatih di negara tempatnya bekerja sering dianggap sebagai sinyal komitmen jangka panjang dan kedekatan emosional dengan proyek yang diemban.

Selain itu, Herdman juga menunjukkan fleksibilitas dalam bekerja sama dengan federasi.

Ia menerima keinginan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melibatkan asisten pelatih lokal dalam staf kepelatihannya.

“Dia juga bisa mengikuti permintaan PSSI untuk menggunakan asisten pelatih lokal. Ini bagi saya adalah satu hal yang positif. Dia tidak membawa gerbong asisten pelatih yang banyak, tetapi hanya satu sampai dua orang saja,” tambah dia.

Langkah ini sejalan dengan visi pembinaan berkelanjutan.

Transfer ilmu dan pengalaman dari pelatih berkelas dunia kepada talenta kepelatihan lokal menjadi bagian penting dalam membangun fondasi sepak bola nasional yang lebih kuat.

Dalam persiapan menuju FIFA Series 2026, Herdman disebut berada dalam posisi yang relatif menguntungkan.

Ia tidak dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk merombak komposisi pemain secara besar-besaran.

“Saya rasa, selama masa persiapan ini, John Herdman juga diuntungkan karena tidak perlu banyak merombak pemain. Dia juga tidak perlu mengambil pemain-pemain lagi untuk dinaturalisasi karena waktunya mepet,” kata Ropan.

“Kalau untuk kepentingan Piala Asia 2027 yang akan berlangsung tahun depan, penambahan pemain masih okelah. Namun, untuk saat ini kekuatan Timnas Indonesia sebetulnya sudah mumpuni,” ia menambahkan.

John Herdman jelang debut bersama Timnas Indonesia
John Herdman jelang debut bersama Timnas Indonesia
Sumber :
  • instagram timnas indonesia

Secara struktur, skuad Garuda kini dihuni kombinasi pemain lokal terbaik dan diaspora yang berkarier di Eropa.

Stabilitas ini memberi ruang bagi Herdman untuk fokus menyempurnakan sistem permainan, bukan melakukan eksperimen ekstrem.

Jika melihat ranking FIFA, Indonesia memang berada di atas calon lawan. Saat ini Merah Putih menempati posisi ke-122 dunia, sedangkan St. Kitts and Nevis berada di peringkat 154.

“Untuk ukuran FIFA Series melawan St. Kitts and Nevis, kualitas Timnas Indonesia kan berada di atas mereka. Dari peringkat saja sebetulnya sudah jauh. Kita berada di peringkat ke-122 FIFA, mereka berada di 154 FIFA,” ujar Ropan.

Ia juga menyoroti kualitas individu pemain Indonesia yang kini berkarier di Eropa, seperti Jay Idzes, Emil Audero, Kevin Diks, dan Maarten Paes.

“Mereka juga tidak memiliki pemain-pemain yang berkarier di liga-liga besar Eropa. Sedangkan kita punya Jay Idzes yang bermain di Sassuolo, Emil Audero bermain di Cremonese, Verdonk di Lille OSC,” kata Bung Ropan.

“Ada juga Kevin Diks di Gladbach. Apalagi Maarten Paes saat ini bermain di Ajax. Jadi, secara kedalaman skuad, kita itu sudah lebih bagus daripada lawan. Namun, sepak bola tidak bisa hanya melihat itu saja. Itu bukan jaminan,” lanjut dia.

Jay Idzes sendiri tercatat memperkuat US Sassuolo Calcio, sementara Emil Audero bermain untuk US Cremonese.

Kevin Diks berkarier di Borussia Monchengladbach, dan Maarten Paes memperkuat AFC Ajax.

Kehadiran pemain-pemain dengan pengalaman kompetisi Eropa jelas menjadi nilai tambah bagi Indonesia.

Namun, Herdman tentu paham bahwa sepak bola tak melulu soal nama besar dan statistik di atas kertas.

Menghadapi St. Kitts and Nevis bukan hal baru bagi Herdman.

Saat masih melatih Timnas Kanada, ia pernah bertemu tim tersebut pada November 2018 dan hanya menang tipis 1-0.

“John Herdman pasti sudah tahu dengan situasi ini. Karena punya pengalaman melatih Timnas Kanada, dia juga pernah menghadapi St. Kitts and Nevis. Mereka saat itu bisa menang dengan susah payah,” ujar Ropan.

Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga. Tim-tim kawasan Karibia dikenal memiliki fisik kuat, kecepatan, serta disiplin bertahan yang kerap menyulitkan lawan yang secara teknis lebih unggul.

Herdman sendiri dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan detail dan berbasis analisis data. 

Ia sukses membawa Kanada lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar, sebuah pencapaian bersejarah setelah absen selama 36 tahun. 

Fondasi permainan kolektif, transisi cepat, serta kedisiplinan menjadi ciri khas racikannya.

Meski diunggulkan, laga ini tetap menjadi ujian nyata bagi Herdman.

Fokus utama bukan hanya skor akhir, melainkan bagaimana ia menyusun komposisi tim, membaca ritme pertandingan, dan melakukan penyesuaian taktik.

“Jadi, Herdman tahu ini adalah tim yang kuat. Meski tidak punya pemain-pemain hebat, lawan kita ini tetap tim yang baik. Nah, di sinilah yang ditunggu, kejelian dan kecerdasan seorang John Herdman dalam meramu starting eleven terbaik,” katanya.

Debut di hadapan puluhan ribu suporter di GBK akan menjadi panggung emosional sekaligus teknis bagi Herdman.

Jika mampu menghadirkan permainan solid dan kemenangan meyakinkan, kepercayaan publik akan menguat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, hasil kurang memuaskan bisa memunculkan tanda tanya dan keraguan di kalangan penggemar.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Legislator Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti lokasi Kirab Milangkala Tatar Sunda dijalankan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di 9 kabupaten/kota.
DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi terhadap pasar modal domestik.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Jadwal MotoGP Catalunya 2026, Sabtu 16 Mei: Kuasai Sesi Latihan, KTM Siap Tebar Ancaman pada Ducati dan Aprilia di Barcelona

Jadwal MotoGP Catalunya 2026, Sabtu 16 Mei: Kuasai Sesi Latihan, KTM Siap Tebar Ancaman pada Ducati dan Aprilia di Barcelona

Jadwal MotoGP Catalunya 2026 Sabtu 16 Mei akan menyuguhkan sesi kualifikasi dan Sprint Race yang diprediksi menghadirkan persaingan ketat.
Presiden Prabowo akan Resmikan Museum Ibu Marsinah dan Panen Raya Jagung Nasional

Presiden Prabowo akan Resmikan Museum Ibu Marsinah dan Panen Raya Jagung Nasional

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda nasional pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Provinsi Jawa Timur.
Jukir di Jakarta Bakal Ditangkap Polisi Jika Lakukan Ini

Jukir di Jakarta Bakal Ditangkap Polisi Jika Lakukan Ini

Polda Metro Jaya mengimbau warga untuk melapor bila ada unsur pungutan liar atau pemalakan oleh juru parkir atau jukir.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT