3 Risiko Jika John Herdman Langsung Mainkan Elkan Baggott di FIFA Series 2026
- Instagram @elkanbaggott
tvOnenews.com - Kembalinya bek jangkung Elkan Baggott ke skuad Timnas Indonesia langsung memicu perbincangan hangat di kalangan suporter sepak bola Tanah Air.
Bek milik Ipswich Town tersebut masuk dalam daftar pemain yang dipanggil oleh pelatih baru Garuda, John Herdman, untuk menghadapi turnamen FIFA Series 2026 yang digelar pada akhir Maret.
Pemanggilan ini menjadi momen comeback bagi Baggott setelah hampir dua tahun tidak memperkuat tim nasional.
Terakhir kali pemain berusia 23 tahun itu mengenakan jersey Merah Putih adalah pada laga melawan Australia pada 28 Januari 2024, ketika Timnas Indonesia masih ditangani Shin Tae-yong.

- tvOnenews-Julio Tri Saputra
Meski kehadirannya bisa menjadi tambahan kekuatan di lini belakang, khususnya dalam duel udara, keputusan memanggil kembali Baggott juga memunculkan sejumlah kekhawatiran dari sisi taktik.
Ada beberapa potensi risiko yang bisa muncul jika sang bek langsung dimainkan dalam skuad utama Garuda.
1. Minimnya Menit Bermain di Level Klub
Salah satu kekhawatiran terbesar terkait Baggott adalah kurangnya waktu bermain reguler bersama klubnya musim ini.
Di Ipswich Town, ia kesulitan menembus tim utama yang bersaing di kompetisi Inggris.
Dalam banyak kesempatan, Baggott lebih sering berada di bangku cadangan atau tampil bersama tim pengembangan.
Situasi ini tentu dapat memengaruhi match fitness dan ketajaman insting bertahannya.Â
Pemain yang jarang tampil di pertandingan kompetitif biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali ke ritme permainan yang intens, apalagi di level internasional.
Jika dipaksakan bermain tanpa persiapan optimal, kondisi ini bisa menjadi celah yang dimanfaatkan penyerang lawan.
2. Mengganggu Chemistry Lini Belakang
Selama hampir dua tahun tanpa kehadiran Baggott, Timnas Indonesia sebenarnya telah membangun fondasi pertahanan yang cukup solid.
Nama-nama seperti Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner, hingga Kevin Diks kini menjadi tulang punggung lini belakang Garuda.

- Dok PSSI
Keempat pemain tersebut sudah sering bermain bersama dalam berbagai pertandingan penting, sehingga komunikasi dan koordinasi mereka di lapangan semakin matang.
Load more