Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berstatus Provisional, Marc Klok Minta Suporter Timnas Indonesia Tak Berdebat Pilihan John Herdman dalam Garuda Calling

Dari 40 pemain tersebut, John Herdman akan memilih 23 pemain dengan 11 pemain sebagai starting eleven untuk debutnya di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 Maret mendatang. 
Minggu, 15 Maret 2026 - 14:53 WIB
Pemain Persib Bandung, Marc Klok
Sumber :
  • tvOnenews.com - Dwi R Belva

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 40 pemain Timnas Indonesia dipanggil sebagai pilihan John Herdman untuk menentukan skuad di FIFA Series 2026. 

Dari 40 pemain tersebut, John Herdman akan memilih 23 pemain dengan 11 pemain sebagai starting eleven untuk debutnya di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 Maret mendatang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Marc Klok, status provisional ini menjadi tantangan dalam persaingan internal dari dalam tim. Pro kontra soal nama pemain yang akan dipilih pun diakui Marc Klok tak bisa dihindari nantinya. 

Untuk itu, dia meminta suporter untuk tak berdebat dalam pilihan John Herdman dalam Garuda Calling dari 41 nama awal yang diumumkan. Sebelumnya, Miliano Jonathans dipastikan mundur karena cedera ACL. 

"Di sosial media banyak yang komentari soal Garuda Calling, tapi masih ada 40 pemain sekarang, nanti hanya ada 23 pemain, ini provisional skuad, kita lihat siapa yang dipanggil di final skuad-nya," kata Marc Klok. 

Klok mengakui selalu ada kontroversi di dalam pemanggilan Timnas Indonesia. Namun opini adalah hak publik termasuk untuk mengomentari pilihan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. 

"Orang-orang selalu memiliki opini, dan mungkin untuk pemain Persib mereka selalu ada opini berbeda. Tapi satu hal yang saya mau soroti adalah kita main untuk negara, kita main untuk negara dari klub apa, dari siapa pun," kata Klok. 

"Pada akhirnya, pelatih yang menentukan dan siapa pun Coach pilihkan, siapa pemain ada di sana, sebagai satu negara, sebagai kesatuan, kami memerlukan dukungan untuk tim, kami butuh dukungan untuk negara," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, dia meminta suporter untuk mendukung Timnas Indonesia sebagai tim yang membela Merah Putih dan mengabaikan klub asal pemain. Karena pada akhirnya, Klok memastikan setiap yang membela Timnas Indonesia akan berjuang untuk Garuda di dada. 

"Karena kita semua di sana, kita berjuang untuk Garuda di dada, kita kasih hidup kita di sana. Siapa pun di negara ini harus support tim itu. Bagus atau buruk, tentu kita semua mau ke Piala Dunia, semua mau trofi, tapi kita fight untuk negara," katanya. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT