Belum Debut Timnas Indonesia Senior Karir Tim Geypens di Ujung Kehancuran, Bos FC Emmen Minta KNVB Cari Jalan Tengah Atas Skandal Paspor
- FC Emmen
Jakarta, tvOnenews.com - Karir pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Tim Geypens berada di ujung kehancuran setelah skandal paspor menjadi perbincangan di Belanda.
Tim Geypens yang belum merasakan debut Timnas Indonesia senior terpaksa dicoret dari skuad FC Emmen karena masalah paspornya. Dinaturalisasi sejak Februari 2025 lalu, Tim Geypens terlibat skandal paspor yang membuatnya tak diizinkan bermain.
Saat ini KNVB tengah meninjau regulasi pemain naturalisasi kelahiran Belanda setelah NAC Breda melaporkan Dean James. Namun nama pemain lain pun terseret seperti Nathan Tjoe-A-On, Tim Geypens hingga pemain keturunan Belanda yang membela negara lain.
Direktur Teknik FC Emmen, Nico Haak menyebut bahwa Tim Geypens terpaksa dicoret karena tidak dapat diizinkan bermain untuk sementara waktu. Dia mengaku terkejut karena keinginan Tim Geypens untuk mendapatkan caps internasional justru dibayar mahal dengan kehilangan posisi di klub.
"Rupanya, begitu seseorang secara sukarela menjadi warga negara Indonesia, paspor Belandanya tidak akan berlaku. Sepertinya itulah yang terjadi pada Tim Geypens," kata Nico Haak dikutip dari laman De Telegraaf.
Nico Haak mengaku ini bukanlah salah Tim Geypens. Tidak adanya regulasi soal homegrown membuat para pemain naturalisasi ini tiba-tiba dianggap sebagai pemain asing walaupun memulai karir dari Belanda.
"Benar-benar di luar kehendak, pengetahuan, dan kesalahannya. Kita berurusan di sini dengan seorang talenta berusia dua puluh tahun yang melihat seluruh hidupnya hancur. Itu adalah situasi yang sangat tidak menyenangkan," katanya.
FC Emmen mendapatkan panggilan dari KNVB yang menyebut beberapa pemain Belanda berpaspor Indonesia memiliki masalah. Meski belum ada titik temu, para pemain ini tak bisa membela klub bahkan belum jelas apakah bisa mendapatkan pekerjaan di negara asalnya sendiri.
Rekan satu tim Tim Geypens, Daniel Beukers menyebut hal ini tidak adil karena seluruh pemain tentu menginginkan keadilan termasuk para pemain naturalisasi kelahiran Belanda ini.
"Tidak menyenangkan untuk melihat rekan satu timmu seperti ini. Sungguh mengerikan apa yang terjadi pada dirinya, tepat ketika kami berdua memiliki posisi inti yang kami idam-idamkan," katanya.
Load more