Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
tvOnenews.com - Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di ajang FIFA Series 2026.
Dalam wawancaranya bersama media Bulgaria, Sportal.bg, Dimitrov secara terang-terangan menyinggung perkembangan skuad Timnas Indonesia, khususnya terkait maraknya pemain naturalisasi.
Ia bahkan membandingkan kondisi saat ini dengan masa ketika dirinya pernah terlibat langsung dalam sepak bola Indonesia.
Dimitrov mengaku memiliki kenangan positif selama berkarier di Indonesia, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Namun, ia menilai ada perbedaan mencolok antara skuad dahulu dan sekarang.
"Masa-masa di Indonesia sangat baik bagi saya - sebagai pemain sepak bola dan pelatih, karier kepelatihan saya dimulai di sini. Saya melihat banyak pemain asing yang dinaturalisasi. Ketika kami memimpin tim nasional Indonesia, kami hanya mengandalkan pemain lokal," kata Alexander Dimitrov, dilansir Sportal.bg.
- instagram Ole Romeny
Pernyataan tersebut seolah menjadi sindiran halus terhadap kebijakan naturalisasi yang kini marak dilakukan.
Meski begitu, ia tetap melihat sisi positif dari perkembangan tim, termasuk kehadiran banyak staf pelatih yang dinilai membantu peningkatan kualitas.
"Saat itu, Indonesia memiliki salah satu tim terkuatnya. Sekarang saya melihat banyak asisten pelatih di tim, yang tentu saja positif," tambahnya.
Tak hanya menyoroti Indonesia, Dimitrov juga membahas kesiapan timnya jelang turnamen.
Ia menyebut masih ada beberapa posisi yang belum sepenuhnya pasti dalam skuad Bulgaria.
- Instagram/team.bulgaria
Selain itu, proses adaptasi pemain terhadap kondisi di Indonesia juga menjadi perhatian utama tim pelatih.
Menurutnya, waktu yang tersedia cukup terbatas, sehingga mereka mencoba memaksimalkan persiapan, termasuk dengan membawa pemain muda agar lebih cepat beradaptasi.
Dimitrov juga menyinggung lawan mereka, Kepulauan Solomon.
Meski secara kualitas dinilai berada di bawah tim-tim yang pernah mereka hadapi di kualifikasi Piala Dunia, ia tetap mengingatkan anak asuhnya untuk tidak lengah.
Load more