Janji John Herdman Usai Timnas Indonesia Pesta Gol: 4 Tahun Lagi, Skuad Garuda Pasti Main di Piala Dunia!
- Kitagaruda.id
Dalam prosesnya, Herdman menekankan bahwa semua langkah yang diambil saat ini merupakan bagian dari perjalanan panjang. Ia menyebut bahwa hasil besar dalam pertandingan hanyalah bagian kecil dari rencana besar yang sedang dijalankan.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun mentalitas dalam tim. Menurutnya, pemain harus memiliki standar tinggi dan komitmen penuh untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Eks pelatih Timnas Kanada itu menilai kemenangan telak 4-0 saat menghadapi St Kitts and Nevis menjadi contoh bagaimana tim mulai menerapkan standar tersebut. Ia melihat adanya keseriusan dalam mengeksekusi target yang telah dirancang.
“Ini langkah kecil. Kami menetapkan mentalitas. Ketika kami menargetkan menang 4-0 dengan clean sheet, kami menyelesaikannya. Bukan 3-0 atau 2-0, tetapi kami berkomitmen untuk mencapai target,” jelas Herdman.
Meski demikian, Herdman mengingatkan bahwa perjalanan menuju Piala Dunia tidak akan berjalan mulus. Ia menyebut akan ada berbagai tantangan dan dinamika yang harus dihadapi oleh tim.
Pengalaman melatih Timnas Kanada menjadi pelajaran berharga baginya. Ia memahami bahwa proses menuju kesuksesan membutuhkan waktu, kesabaran, dan dukungan yang konsisten.
Herdman pun optimistis dengan masa depan Timnas Indonesia. Ia yakin dengan kerja keras dan kebersamaan, target besar tersebut bisa dicapai dalam beberapa tahun ke depan.
“Maka saya berharap para penggemar dapat bersama kami karena akan ada pasang-surut. Saya mempelajarinya di Timnas Kanada dalam rentang waktu lebih dari lima tahun. Ini tidak pernah menjadi garis lurus,” tutur sosok yang meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022 itu.
“Anda harus menderita, Anda harus menikmatinya bersama-sama. Namun, saya jamin kepada Anda, dalam rentang waktu empat tahun kami akan berada di sana. Kami akan lolos dengan tim ini,” sambungnya.
Sementara itu, perjalanan Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 harus terhenti di putaran keempat. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi tim.
Skuad Garuda sebelumnya harus mengakui keunggulan Irak dan Arab Saudi dalam laga yang berlangsung ketat. Meski kalah, performa yang ditunjukkan dinilai menunjukkan perkembangan signifikan.
Load more