Dulu Cuma Menang 1-0 di Kanada, Kini Pesta Gol! Pengakuan John Herdman Usai Timnas Indonesia Hancurkan Saint Kitts and Nevis 4-0
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, ternyata memiliki rekam jejak tersendiri saat menghadapi Saint Kitts and Nevis sebelum laga FIFA Series 2026. Pengalaman itu bahkan menjadi salah satu bekal penting dalam membaca permainan hingga membawa skuad Garuda meraih kemenangan telak.
Jauh sebelum menukangi skuad Garuda, Herdman pernah lebih dulu berhadapan dengan tim berjuluk The Sugar Boyz tersebut. Momen itu terjadi ketika ia masih menjabat sebagai pelatih Timnas Kanada.
Dalam catatan tersebut, Herdman sukses membawa Kanada meraih kemenangan tipis atas Saint Kitts and Nevis. Laga itu berlangsung dalam ajang kualifikasi CONCACAF Nations League sekitar delapan tahun lalu.
Kemenangan yang diraih saat itu tidak datang dengan mudah bagi Kanada. Mereka hanya mampu menang dengan skor 1-0 dalam pertandingan yang berjalan cukup ketat.
- Website Resmi Bayern Munchen/fcbayern.com
Menariknya, dalam pertandingan tersebut Kanada diperkuat sejumlah pemain bintang. Di antaranya ada Alphonso Davies yang kini dikenal sebagai pemain Bayern Munchen serta Jonathan David yang saat ini berkarier bersama Juventus.
Pengalaman tersebut kemudian kembali diingat oleh Herdman usai mendampingi Timnas Indonesia menghadapi lawan yang sama. Ia menegaskan bahwa Saint Kitts and Nevis bukanlah tim yang bisa diremehkan begitu saja.
"Terakhir kali saya melawan Saint Kitts and Nevis, kami (Kanada), memiliki pemain dari Bayern Munich, kami hanya mengalahkan mereka 1-0. Itu pertandingan yang sangat sulit di Saint Kitts and Nevis," ujar Herdman, Jumat (27/3/2026).
"Jadi Anda tahu bahwa Anda tidak bisa memberi mereka sedikit pun celah. Jika tim itu mampu mencuri gol, mereka akan menjadi lawan yang sangat sulit," tambahnya.
- ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Berbekal pengalaman tersebut, Herdman tampak lebih siap saat memimpin Timnas Indonesia. Ia mampu membawa skuad Garuda tampil lebih dominan dibandingkan saat masih menangani Kanada.
Hal itu terbukti dari hasil akhir pertandingan yang jauh lebih meyakinkan. Timnas Indonesia berhasil mencetak empat gol tanpa balas ke gawang Saint Kitts and Nevis.
Perbedaan hasil tersebut tidak lepas dari pendekatan taktik yang diterapkan Herdman. Ia menilai kunci utama keberhasilan timnya terletak pada kedisiplinan sejak awal laga.
Menurutnya, fase awal pertandingan menjadi momen krusial yang harus dilewati dengan baik oleh para pemain. Jika mampu bertahan dari tekanan awal lawan, peluang untuk menguasai pertandingan akan terbuka lebar.
"Jadi saya pikir kedisiplinan untuk menahan badai awal itu sangat penting. Kami tahu mereka akan keluar menyerang di menit-menit pertama dan jika kami bisa memastikan disiplin dan profesional dalam 15-20 menit pertama, peluang kami akan datang," kata Herdman.
Selain faktor disiplin, Herdman juga menyoroti sikap profesional para pemainnya. Ia melihat adanya komitmen kuat dari para pemain untuk mencapai target yang telah ditetapkan sebelum pertandingan.
Target tersebut bukan hanya sekadar meraih kemenangan. Lebih dari itu, skuad Garuda juga berambisi mencetak banyak gol sekaligus menjaga gawang tetap steril.
"Saya pikir yang paling solid dari penampilan ini adalah profesionalisme para pemain. Mereka menetapkan target, mencetak empat gol dan menjaga clean sheet, dan berhasil melakukan keduanya," sambungnya.
Timnas Indonesia sendiri berhasil meraih kemenangan atas St. Kitts and Nevis dalam laga perdana FIFA Series. Hasil telak 4-0 mengakhiri duel yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Jumat (27/3/2026).
Selanjutnya, Jay Idzes dan kawan-kawan dijadwalkan menghadapi Bulgaria. Pertandingan tersebut akan berlangsung di tempat yang sama pada Senin (30/3/2026). (igp/fan)
Load more