GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Coach Justin Bongkar Titik Lemah Timnas Indonesia Jelang Final FIFA Series 2026, Bisa Dibantai Jika Lakukan Ini

Coach Justin bongkar titik lemah Timnas Indonesia jelang laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria, bisa dibantai jika lakukan hal ini.
Senin, 30 Maret 2026 - 09:34 WIB
Coach Justin soroti Timnas Indonesia
Sumber :
  • YouTube/Justinus Lhaksana

tvOnenews.com - Pengamat sepak bola nasional, Justinus Lhaksana atau dikenal dengan Coach Justin, memberikan analisis tajam jelang laga final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia menghadapi Bulgaria

Ia menilai kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis belum sepenuhnya mencerminkan kekuatan sebenarnya skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, laga tersebut lebih cocok disebut sebagai pemanasan bagi pelatih baru John Herdman yang masih dalam tahap memahami karakter para pemainnya.

“4-0 is a good start ya. Tapi kita juga tahu ini tim rank 154 ini. Jadi ini lebih ke pemanasan lah buat John,” ujar Coach Justin, dilansir dari kanal YouTube pribadinya.

Timnas Indonesia akan hadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026
Timnas Indonesia akan hadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026
Sumber :
  • kitagaruda.id

Awal Lambat Jadi Catatan Serius

Meski menang besar, Coach Justin menyoroti sejumlah kekurangan yang dianggap krusial, terutama dari segi tempo permainan. 

Ia mengungkapkan bahwa Herdman sendiri tidak sepenuhnya puas dengan performa tim di laga perdana.

“Dia bilang kita mulainya terlalu lambat dan pemain harus masukin ke otak bahwa kita harus bermain lebih cepat. Kalau main kayak gini akan dibantai,” ungkapnya.

Masalah ini terlihat jelas, terutama di babak pertama saat Timnas Indonesia beberapa kali nyaris kebobolan lewat serangan balik lawan.

“Berapa kali terutama di babak pertama Saint Kitts itu dapat counter loh,” tambahnya.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Rotasi Besar dan Tanda Eksperimen

Coach Justin juga menyoroti banyaknya pergantian pemain yang dilakukan Herdman. 

Hal ini menunjukkan bahwa sang pelatih masih mencari komposisi terbaik untuk tim.

“Dia sudah melihat 19 pemain bermain. Jadi ini benar-benar belum komplit,” jelasnya.

Menurutnya, eksperimen tersebut wajar mengingat ini adalah fase awal pembentukan tim di bawah pelatih baru.

Prediksi Formasi dan Perubahan Strategi

Untuk menghadapi Bulgaria, Coach Justin menilai Timnas Indonesia perlu melakukan perubahan, baik dari sisi pemain maupun pendekatan taktik. 

Ia bahkan memprediksi formasi yang lebih realistis untuk digunakan.

“Kita enggak bisa main 4-3-3 karena enggak ada pemain kreatif. Jadi gue bilang enggak jauh beda kayak kemarin 4-4-2,” tegasnya.

Ia juga memberikan beberapa rekomendasi pemain, termasuk pentingnya memanfaatkan kecepatan di sektor sayap.

“Yakob punya speed. Sayap ini yang harus menusuk atau memanfaatkan ruang,” ujarnya.

Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • kitagaruda.id

Andalkan Etos Kerja Lawan Bulgaria

Menghadapi Bulgaria yang memiliki peringkat FIFA jauh lebih tinggi, Coach Justin menilai Indonesia harus mengandalkan kerja keras dan efisiensi permainan.

“Kalau dibanding kualitas sama Bulgaria ya kita kalah. Tapi salah satu kekuatan kita justru di etos kerja,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya efektivitas dalam memanfaatkan peluang, yang masih menjadi kelemahan Timnas Indonesia.

“Peluangnya terlalu banyak, tapi butuh peluang terlalu baik untuk bisa cetak gol,” lanjutnya.

Harapan: Lebih Cepat, Lebih Efektif

Di akhir analisisnya, Coach Justin berharap Timnas Indonesia bisa tampil lebih baik di laga final, terutama dalam hal transisi dan sirkulasi bola.

“Transisi harus lebih cepat dan sirkulasi bola harus lebih cepat,” tegasnya.

Meski mengakui Bulgaria lebih unggul di atas kertas, ia tetap optimistis dengan peluang Indonesia.

“Ini sepak bola, bukan matematika. Jadi kita lihat saja,” pungkasnya.

Laga Timnas Indonesia vs Bulgaria akan digelar hari ini, Senin (30/3/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi era baru Timnas Indonesia di bawah John Herdman. 

Apakah Garuda mampu memberikan kejutan, atau justru harus mengakui keunggulan lawan? Semua akan terjawab di lapangan. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Resmi Ditahan KPK, Rektor Unsoed Terseret Dugaan Korupsi Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru

Resmi Ditahan KPK, Rektor Unsoed Terseret Dugaan Korupsi Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait proses penerimaan mahasiswa baru. 
Era Media Sosial, Masyarakat Diimbau Jangan Sembarang Sebar Informasi

Era Media Sosial, Masyarakat Diimbau Jangan Sembarang Sebar Informasi

Perkembangan teknologi yang mendorong kecepatan informasi diantaranya melalui media sosial perlu didasari etika dari masyarakat.
Pemerintah Diminta Lakukan Langkah Audit Menyeluruh Seiring Maraknya Karhutla

Pemerintah Diminta Lakukan Langkah Audit Menyeluruh Seiring Maraknya Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Kalimantan, Sumatera, Riau, dan Aceh.
Langkah Pemerintah Bentuk Bursa Mineral Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Bentuk Bursa Mineral Tuai Respons Positif

Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) terhadap lebih dari 6.500 transaksi ekspor selama dua bulan 13 hari menemukan potensi tambahan sekitar 5 miliar dolar AS dari perbedaan dan penyesuaian harga.
Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: 4 dari 5 Wakil Indonesia Telan Kekalahan di Babak Perempat Final

Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: 4 dari 5 Wakil Indonesia Telan Kekalahan di Babak Perempat Final

Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026 pada babak perempat final yang berlangsung pada hari Jumat 21 Agustus kemarin.
Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Tampil dominan sepanjang laga, skuad Al Nassr tanpa kesulitan berarti sukses meredam perlawanan Al Riyadh yang tampil tertekan di hadapan pendukungnya sendiri.

Trending

Langkah Pemerintah Bentuk Bursa Mineral Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Bentuk Bursa Mineral Tuai Respons Positif

Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) terhadap lebih dari 6.500 transaksi ekspor selama dua bulan 13 hari menemukan potensi tambahan sekitar 5 miliar dolar AS dari perbedaan dan penyesuaian harga.
Era Media Sosial, Masyarakat Diimbau Jangan Sembarang Sebar Informasi

Era Media Sosial, Masyarakat Diimbau Jangan Sembarang Sebar Informasi

Perkembangan teknologi yang mendorong kecepatan informasi diantaranya melalui media sosial perlu didasari etika dari masyarakat.
Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Tampil dominan sepanjang laga, skuad Al Nassr tanpa kesulitan berarti sukses meredam perlawanan Al Riyadh yang tampil tertekan di hadapan pendukungnya sendiri.
Kandaskan Taktik Kamuflase Kapal MV Ocean Porter, Tim Gabungan Sita 2,6 Ton Sabu Cair

Kandaskan Taktik Kamuflase Kapal MV Ocean Porter, Tim Gabungan Sita 2,6 Ton Sabu Cair

Penyelundupan narkotika ini baru terbongkar setelah Tim Gabungan BNN RI, Ditjen Bea Cukai, serta Polda Kepri memperoleh informasi penting dari salah seorang awak kapal.
Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: 4 dari 5 Wakil Indonesia Telan Kekalahan di Babak Perempat Final

Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: 4 dari 5 Wakil Indonesia Telan Kekalahan di Babak Perempat Final

Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026 pada babak perempat final yang berlangsung pada hari Jumat 21 Agustus kemarin.
Doa Bersama Ormas Pati: Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan

Doa Bersama Ormas Pati: Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan

Berbagai Organisasi Massa (Ormas) di Kabupaten Pati menggelar doa bersama. Ormas-ormas Pati menyuarakan sikap untuk Pati damai, aman, kondusif dan bermartabat
Resmi Ditahan KPK, Rektor Unsoed Terseret Dugaan Korupsi Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru

Resmi Ditahan KPK, Rektor Unsoed Terseret Dugaan Korupsi Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait proses penerimaan mahasiswa baru. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT