Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda
- instagram.com/fcbekasi/
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia dikaitkan dengan rencana penambahan pemain naturalisasi untuk memperkuat skuad Garuda. Namun, ada satu nama striker tajam yang dipastikan tidak bisa membela timnas karena terbentur aturan FIFA.
Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI memang gencar menambah amunisi melalui jalur naturalisasi. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing tim nasional di level internasional yang semakin kompetitif.
Melalui pernyataan resminya, Arya Sinulingga membenarkan adanya proses naturalisasi yang tengah berjalan. Meski begitu, identitas para pemain masih dirahasiakan karena menunggu jadwal sidang dari DPR RI.
"Iya, soal waktu sidang ini kita belum tahu dan masih dicek ke DPR kapan pelaksanaannya," ujar Arya di Jakarta. Ia menegaskan pihaknya memilih fokus pada proses yang berjalan ketimbang membuka detail ke publik.
Arya juga mengungkapkan bahwa proses naturalisasi kemungkinan baru akan rampung setelah FIFA Series 2026. Hal itu dilakukan agar seluruh tahapan administrasi bisa diselesaikan dengan matang tanpa terburu-buru.
Ketika ditanya jumlah pemain yang sedang diproses, Arya belum memberikan kepastian. Ia hanya meminta publik untuk menunggu perkembangan lebih lanjut dalam waktu dekat.
Di tengah kabar naturalisasi, muncul satu nama pemain berpengalaman yang secara syarat sebenarnya memenuhi untuk menjadi WNI. Sosok tersebut adalah Ezechiel N'Douassel, penyerang tajam yang sudah lama berkarier di Liga Indonesia.
- X/persib
Tercatat, pemain berusia 37 tahun itu sudah bermain di Indonesia sejak 2017 dengan memperkuat Persib Bandung. Ia kemudian melanjutkan kariernya di sejumlah klub dan tetap eksis hingga saat ini.
Selain Persib, pemain yang akrab disapa “King Eze” itu juga pernah memperkuat Bhayangkara FC. Kini, ia melanjutkan karier bersama Bekasi City dengan catatan performa yang masih cukup produktif.
Sepanjang kariernya di kompetisi resmi, Ezechiel mencatatkan ratusan penampilan dengan torehan lebih dari 130 gol. Statistik tersebut menegaskan reputasinya sebagai salah satu striker asing paling konsisten di kompetisi domestik.
Secara administratif, Ezechiel sebenarnya telah memenuhi syarat untuk menjadi WNI. Ia sudah tinggal lebih dari lima tahun di Indonesia, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Namun, peluangnya membela Timnas Indonesia dipastikan tertutup. Hal itu disebabkan aturan ketat FIFA terkait perpindahan federasi pemain di level internasional.
Ezechiel sebelumnya merupakan bagian penting Timnas Chad dan bahkan pernah menjabat sebagai kapten. Ia telah tampil dalam banyak pertandingan resmi FIFA, termasuk kualifikasi Piala Dunia dan Piala Afrika.
Aturan FIFA menyebut pemain yang sudah membela timnas senior di kompetisi resmi tidak bisa berpindah negara. Pengecualian hanya berlaku dalam kondisi tertentu yang tidak memenuhi situasi Ezechiel.
Dengan demikian, meskipun berpeluang menjadi WNI, ia tetap tidak memenuhi syarat untuk memperkuat skuad Garuda. Statusnya hanya bisa berubah di level kompetisi domestik sebagai pemain lokal.
Jika Ezechiel ingin mengurus kewarganegaraan Indonesia untuk keperluan sipil atau karier klub, hal tersebut tetap memungkinkan. Namun, untuk mengenakan jersey Timnas Indonesia di laga resmi, FIFA dipastikan akan menolaknya.
(sub)
Load more