PSSI Segera Bertindak Usai Ramainya Kasus Pasporgate Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Liga Belanda
- Go Ahead Eagles
Jakarta, tvOnenews.com - PSSI akhirnya angkat bicara terkait kisruh pasporgate yang menyeret sejumlah pemain Timnas Indonesia di Belanda. Federasi ingin persoalan administrasi dan izin kerja para pemain itu segera mendapat kejelasan agar tidak berlarut-larut.
Polemik status kewarganegaraan tersebut belakangan memicu kegaduhan di kalangan pendukung skuad Garuda. Banyak suporter khawatir masalah itu akan berdampak pada karier para pemain yang kini berkiprah di Negeri Kincir Angin.
PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mulai memberikan respons awal untuk meredam spekulasi yang terus berkembang. Federasi saat ini disebut masih mempelajari duduk persoalan yang berkaitan dengan administrasi para pemain tersebut.
Dilansir dari Antara, Sumardji mengatakan penjelasan resmi tengah disiapkan. āYa nanti akan saya rilis (pernyataan resmi PSSI soal ini),ā ujar Sumardji singkat.
Sejauh ini, ada empat pemain Timnas Indonesia yang dilaporkan terdampak investigasi Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND). Mereka adalah Dean James dari Go Ahead Eagles, Justin Hubner dari Fortuna Sittard, Nathan Tjoe-A-On dari Willem II, dan Tim Geypens dari FC Emmen.
Keempat nama itu disebut masuk dalam daftar 25 pesepak bola profesional yang dinilai bermasalah dalam urusan izin kerja sejak Rabu lalu. Dampaknya, mereka untuk sementara dikabarkan tidak bisa membela klub masing-masing dalam pertandingan resmi maupun mengikuti agenda latihan rutin.
Meski demikian, persoalan administrasi ini tidak menimpa seluruh pemain Indonesia yang sedang berkarier di kompetisi Belanda. Nama seperti Miliano Jonathans dari Excelsior, Mees Hilgers dari FC Twente, dan Maarten Paes dari Ajax Amsterdam dilaporkan berada dalam posisi aman.
Maarten Paes bahkan disebut menjadi contoh penanganan yang tepat dalam urusan administrasi pemain. Ajax disebut bergerak cepat dengan mendaftarkan izin kerja Paes menggunakan paspor asingnya sehingga sang kiper lolos dari persoalan serupa.
Kasus yang kemudian ramai disebut sebagai āPasporgateā itu awalnya mencuat dari pembahasan dalam podcast de Derde Helft. Dalam pembahasan tersebut, muncul dugaan bahwa Dean James masih tercatat menggunakan status pemain lokal Belanda dalam kontrak kerjanya.
Informasi dari podcast itu kemudian sampai ke manajemen NAC Breda yang lantas bergerak mengajukan laporan kepada operator kompetisi. Klub tersebut merasa dirugikan setelah kalah telak 0-6 dari Go Ahead Eagles pada pertengahan Maret lalu.
Dalam protesnya, Breda mempertanyakan keabsahan Dean James yang tampil sebagai starter selama 75 menit dalam pertandingan tersebut. Jika status sang pemain dinyatakan tidak sah, Breda meminta hasil laga dibatalkan dan pertandingan dijadwalkan ulang.
Langkah yang diambil NAC Breda ternyata memicu reaksi serupa dari klub divisi dua, TOP Oss. Klub itu juga ingin laga melawan Willem II diulang karena saat itu mereka kalah dari tim yang diperkuat Nathan Tjoe-A-On.
Di sisi lain, Justin Hubner mengaku belum mengetahui secara rinci persoalan administratif yang kini menyeret namanya. Ia baru saja tiba di Jakarta untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam laga uji coba melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
āSaya tidak tahu apa yang terjadi (soal kasus ini),ā ujar Hubner saat ditemui di area mixed zone seusai pertandingan. Bek berusia muda itu terlihat lebih fokus pada agenda bersama tim nasional ketimbang isu administrasi yang berkembang di Belanda.
Hubner juga belum bisa memastikan apakah dirinya dapat tampil saat Fortuna Sittard bertandang ke markas AZ Alkmaar. āSaya tidak tahu (apakah saya bisa bermain),ā katanya.
(sub)
Load more