News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

John Herdman Blak-blakan Soal Fakta Sepak Bola Indonesia: Tanpa Pembinaan Dini, Timnas Indonesia Sulit Bersaing

John Herdman menegaskan bahwa masa depan sepak bola Indonesia tidak hanya ditentukan oleh tim senior, tetapi justru berakar dari sistem pengembangan usia dini
Rabu, 8 April 2026 - 22:05 WIB
John Herdman Blak-blakan Soal Fakta Sepak Bola Indonesia: Tanpa Pembinaan Dini, Timnas Indonesia Sulit Bersaing
Sumber :
  • instagram timnas indonesia

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menyoroti satu aspek krusial yang dinilai masih perlu perhatian serius: pembinaan pemain usia muda. 

Dalam berbagai kesempatan, Herdman menegaskan bahwa masa depan sepak bola Indonesia tidak hanya ditentukan oleh tim senior, tetapi justru berakar dari sistem pengembangan usia dini yang kuat dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, tanpa fondasi yang solid di level akar rumput, sulit bagi sebuah negara untuk menjaga konsistensi prestasi di level internasional. 

Herdman bahkan mendorong agar federasi, dalam hal ini PSSI, lebih berani menempatkan pelatih terbaik di kelompok usia muda demi menciptakan generasi emas yang siap bersaing di masa depan.

Pertemuan Strategis Herdman dan Erick Thohir

Usai memimpin skuad Garuda di ajang FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts dan Nevis serta Belgia, John Herdman menggelar pertemuan penting dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Agenda ini tak hanya membahas hasil pertandingan, tetapi juga arah pengembangan tim nasional ke depan.

Dalam diskusi tersebut, Herdman memberikan masukan tegas agar pembinaan usia muda menjadi prioritas utama. 

Ia menilai timnas kelompok umur merupakan aset vital yang harus dikelola secara serius dengan pendekatan profesional.

Ketum PSSI, Erick Thohir dan Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Ketum PSSI, Erick Thohir dan Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Instagram Erick Thohir

"Pelatih terbaik seharusnya ditempatkan di kelompok usia muda."

"Khususnya di level U-17 dan U-15," kata John Herdman dilansir dari Instagram Erick Thohir.

Ia juga menambahkan bahwa tantangan melatih pemain muda jauh lebih kompleks karena pelatih harus mampu mengidentifikasi potensi yang belum sepenuhnya terlihat.

"Pelatih terbaik sering kali bekerja dengan pemain yang levelnya paling dasar."

"Dengan potensi yang belum terlihat jelas, di situ tantangan sebenarnya," terangnya.

Kondisi Nyata Sepak Bola Usia Muda Indonesia

Masukan dari Herdman sejalan dengan realitas di lapangan. Pembinaan pemain muda di Indonesia memang menunjukkan potensi besar, tetapi belum sepenuhnya didukung sistem yang ideal. 

Hal ini juga ditegaskan oleh Kepala Pemandu Bakat PSSI, Simon Tahamata.

Ia menilai bahwa fondasi sepak bola nasional harus dimulai sejak usia sangat dini, bahkan sebelum remaja. 

Potensi pemain muda Indonesia disebut sangat menjanjikan, terutama di daerah-daerah yang dikenal sebagai lumbung talenta.

"Anak-anak usia 9 hingga 10 tahun penting untuk masa depan bangsa Indonesia, dasar pembinaan usia dini adalah hal yang paling penting," kata Simon Tahamata di kawasan GBK.

Simon bahkan telah melakukan pemantauan langsung ke berbagai daerah seperti Papua dan Tulehu, Ambon, yang selama ini dikenal sebagai penghasil pemain berbakat.

"Di Papua banyak pemain bagus, di Tulehu, Ambon, juga banyak talenta," kata eks pemain Ajax tersebut.

Namun, ia juga menyoroti kelemahan mendasar yang masih terjadi hingga kini, yakni minimnya kompetisi terstruktur bagi pemain usia dini.

"Yang disayangkan, belum ada kompetisi yang terstruktur, anak-anak ini hanya bermain, berlatih tanpa kompetisi," ucap Simon Tahamata.

Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata
Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Masukan Herdman mendapat respons positif dari Erick Thohir. Ia menyebut bahwa program pengembangan usia muda sudah sejalan dengan visi federasi, termasuk dukungan dari Direktur Teknik, Alex Zwiers.

"Kami setuju dengan yang kamu ajukan untuk mengembangkan tim usia dini."

"Saya pikir alex Zwiers setuju jadi kita akan mendukung penuh programnya," tutupnya.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan prestasi, terlebih setelah Timnas U-17 Indonesia sempat tampil di Piala Dunia U-17 2025. 

Regenerasi menjadi kunci agar pencapaian tersebut tidak berhenti sebagai momen sesaat.

Dengan jadwal terdekat menghadapi FIFA Matchday Juni serta persiapan menuju ASEAN Cup 2026, kebutuhan akan pemain muda berkualitas semakin mendesak. 

Tanpa sistem pembinaan yang kuat sejak usia dini, sulit bagi Indonesia untuk bersaing secara konsisten di level Asia, apalagi dunia.

Dorongan dari Herdman dan pengamatan Tahamata menjadi pengingat bahwa Indonesia sebenarnya tidak kekurangan talenta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangan utamanya adalah bagaimana mengelola potensi tersebut melalui sistem yang terstruktur, kompetisi berjenjang, serta pembinaan yang dimulai sejak usia 7 hingga 8 tahun, seperti yang telah diterapkan di negara-negara maju.

Jika hal ini mampu diwujudkan, bukan tidak mungkin generasi muda Indonesia akan menjadi tulang punggung kejayaan sepak bola nasional di masa mendatang. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kuasa Hukum Sarwendah Sebut Ruben Onsu Tidak Pernah Memenuhi Kebutuhan Pendidikan Anaknya: Sejak Akhir 2025

Kuasa Hukum Sarwendah Sebut Ruben Onsu Tidak Pernah Memenuhi Kebutuhan Pendidikan Anaknya: Sejak Akhir 2025

Setelah dua tahun bercerai, artis Ruben Onsu dan Sarwendah masih menjadi sorotan publik. Pasalnya, keduanya dihadapi dengan polemik mengenai anak-anak mereka. 
Gerak Cepat Inter Milan, Kejar Deal Ndicka dari AS Roma Sebelum Bastoni Resmi Pindah ke Real Madrid

Gerak Cepat Inter Milan, Kejar Deal Ndicka dari AS Roma Sebelum Bastoni Resmi Pindah ke Real Madrid

Inter Milan mulai bergerak cepat menghadapi kemungkinan perubahan besar di lini belakang mereka musim depan. Nama Evan Ndicka kini disebut menjadi target utama.
Ditolak Inter Milan, Bek Gratisan Liverpool Ini OTW Jadi Rekrutan Berharga Real Madrid Musim Panas Nanti

Ditolak Inter Milan, Bek Gratisan Liverpool Ini OTW Jadi Rekrutan Berharga Real Madrid Musim Panas Nanti

Nama Ibrahima Konate mulai ramai diperbincangkan jelang bursa transfer musim panas. Bek Liverpool tersebut jadi salah satu pemain yang diminati sejumlah klub.
Serpihan Mortir Sisa Ledakan di Biak Papua Ditemukan, Begini Keterangan Polisi

Serpihan Mortir Sisa Ledakan di Biak Papua Ditemukan, Begini Keterangan Polisi

Serpihan mortir di lokasi ledakan bom sisa Perang Dunia II di kawasan Distrik Biak Kota, Biak Numfor, Papua, ditemukan polisi. Serpihan itu kini telah diamankan
Hasil MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Juara, Aprilia Racing Rusak Hegemoni Ducati di Mugello

Hasil MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Juara, Aprilia Racing Rusak Hegemoni Ducati di Mugello

Hasil MotoGP Italia 2026, di mana Marco Bezzecchi juara dan sukses membuat Aprilia Racing merusak hegemoni Ducati.
Allegri Belum Resmi ke Napoli, Tapi Sudah Ingin Bawa 2 Bintang AC Milan untuk Proyek Barunya

Allegri Belum Resmi ke Napoli, Tapi Sudah Ingin Bawa 2 Bintang AC Milan untuk Proyek Barunya

Massimiliano Allegri semakin dekat menjadi pelatih baru Napoli musim depan. Belum resmi diperkenalkan, pelatih Italia itu sudah mulai menyusun rencana besar.

Trending

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan menangkap tiga orang terduga pelaku pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis obat-obatan.
Media Italia Bocorkan Kondisi Cedera Jay Idzes yang Resmi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Italia Bocorkan Kondisi Cedera Jay Idzes yang Resmi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kapten sekaligus tembok kokoh lini belakang Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal absen memperkuat skuad Garuda dalam agenda uji coba internasional FIFA -
Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia mulai kedatangan amunisi penting jelang FIFA Matchday Juni 2026. Dua diaspora di Eropa, Kevin Diks dan Emil Audero, resmi tiba di Jakarta.
Dana Kelurahan Rp11,7 M Dikelola Camat di Binjai Jadi Sorotan, BPK Mencium Kejanggalan

Dana Kelurahan Rp11,7 M Dikelola Camat di Binjai Jadi Sorotan, BPK Mencium Kejanggalan

Dana kelurahan yang terealisasi tercatat sebesar Rp 8 M dari total anggaran Rp 11,7 M pada tahun anggaran 2025 jadi sorotan. Pasalnya, BPK mencium kejanggalan.
Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik
Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mendadak mengabarkan bahwa dirinya berada di Jakarta. Padahal, John Herdman tidak memanggilnya untuk skuad FIFA Matchday Juni 2026.
Istana Buka Suara soal Isu Prabowo ke Italia, Qodari: Sejak Awal Agenda Resmi Hanya Kunjungan ke Prancis

Istana Buka Suara soal Isu Prabowo ke Italia, Qodari: Sejak Awal Agenda Resmi Hanya Kunjungan ke Prancis

Penegasan tersebut disampaikan Qodari menyusul beredarnya kabar bahwa Presiden Prabowo akan melanjutkan lawatan ke Roma, Italia,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT