Bandingkan Gaya John Herdman dengan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Bung Binder: Sama Gilanya
- Instagram @shintaeyong7777/Major League Soccer
Shin Tae-yong: Pressing Intens yang Masih Terasa
- Instagram Shin Tae-yong777
Meski telah berganti pelatih, gaya khas Shin Tae-yong ternyata belum sepenuhnya hilang.
Intensitas pressing tinggi yang dulu menjadi ciri khas masih terlihat dalam permainan Timnas saat ini.
Pada era Shin, Indonesia dikenal dengan gaya bermain defensif-reaktif yang mengandalkan energi besar dan kecepatan transisi.
Strategi tersebut cukup efektif, terutama saat menghadapi tim yang lebih kuat.
"Shin Tae-yong ingin para pemain bermain dengan intensitas pressing yang sangat kuat. Pokoknya kalau ada pemain menguasai bola, tutup itu pemain. Tekel tapi bukan untuk pelanggaran. Tekel, ambil bola, dapat bola, switching play harus cepat," ucap Binder.
Yang menarik, Binder melihat kesamaan antara Herdman dan Shin dalam hal agresivitas pressing.
"Dengan Shin Tae-yong, Timnas sering bermain defend and reactive football. Dia tahu bahwa pemain kita mayoritas pemain muda, punya level energi yang tinggi. Kalau kita bandingkan pressing dari Herdman, sama gilanya seperti era Shin Tae-yong."
Menurutnya, perbedaan utama terletak pada kematangan tim.
Saat ini, skuad Garuda dinilai sudah lebih siap secara mental dan taktik dibandingkan masa awal Shin Tae-yong membangun tim.
Debut John Herdman bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 memberikan kesan cukup menjanjikan.
Indonesia sempat menang meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis, sebelum kalah tipis 0-1 dari Bulgaria.
Binder melihat adanya perkembangan dari sisi kenyamanan bermain para pemain.
Ia menilai Herdman memahami kebutuhan tim, termasuk dengan mempelajari gaya bermain era sebelumnya.
"Saya melihat para pemain kita enjoy the game, artinya pada saat pemain itu menikmati jalannya pertandingan, mereka nyaman dengan skema baru dari John Hadman yang saya melihat beda total," ucap Binder Singh.
"Dua laga awal saya merasa lega bahwa kita dapat pelatih yang tahu apa yang perlu dilakukan. Feeling saya Herdman sudah menonton juga pertandingan Timnas ketika dilatih Shin dan Timnas ketika dilatih Kluivert. Jadi tahu kekurangan dan kelebihan," pungkasnya.
Load more