News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tangan Kanan John Herdman Akui Sempat Tak Kenal Satu Pun Pemain Timnas Indonesia, Tetapi Langsung Kaget dengan Kualitasnya

Tangan Kanan John Herdman akui tak kenal satu pun pemain Timnas Indonesia 2 bulan lalu, kini kagum skuad Garuda punya pemain di Serie A hingga Liga Inggris.
Kamis, 16 April 2026 - 13:59 WIB
Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fauzan

Jakarta, tvOnenews.com - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Simon Grayson mengungkapkan pengakuan mengejutkan soal kedalaman kualitas skuad Garuda yang membuatnya terkesima sejak pertama bergabung. Ternyata, butuh proses riset mendalam sebelum pria asal Inggris itu benar-benar memahami betapa luar biasanya materi pemain yang kini ada di tangan Indonesia.

Proyek pemain keturunan yang dijalankan PSSI dalam beberapa tahun terakhir kini mulai memperlihatkan hasil yang mengagumkan. Nama-nama bertalenta tinggi dari berbagai liga top Eropa kini bernaung di bawah bendera merah putih, menjadikan Timnas Indonesia sebagai salah satu skuad paling menarik di kawasan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini pula yang membuat Simon Grayson, tidak bisa menyembunyikan kekagumannya. Ia dengan jujur mengakui bahwa dirinya hampir tidak mengenal satu pun nama pemain Indonesia sebelum bergabung dengan proyek besar ini.

"Yah, jika Anda menanyakan hal ini kepada saya 2 bulan yang lalu, saya mungkin tidak akan bisa menyebutkan satu pun pemain Indonesia, tapi jelas Anda mendapatkan pekerjaan tersebut, dan itu seperti melakukan riset Anda," ungkap Simon Grayson dikutip dari YouTube Astro Arena, Kamis (16/4/2026).

Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Proses riset itulah yang kemudian membuka mata Grayson lebar-lebar. Satu per satu nama pemain mulai ia kenali, dan semakin dalam ia menyelami skuad Garuda, semakin ia sadar bahwa Indonesia menyimpan harta karun sepakbola yang selama ini tersembunyi dari pandangan banyak orang.

Yang membuat Grayson semakin terkesan adalah fakta bahwa para pemain Timnas Indonesia tidak hanya bermain di kompetisi lokal. Mereka tersebar di berbagai liga bergengsi Eropa, mulai dari Italia, Belanda, Prancis, hingga Inggris.

"Dan seperti yang Anda sebutkan di sana, ada pemain yang bermain di Serie A, kasta tertinggi Eredivisie di Belanda. Ada pemain yang bermain untuk Lille di Prancis, dan kemudian Romeny yang bermain untuk Oxford di Championship di Inggris, jadi seluruh level sepak bolanya sangat, sangat bagus," kata Simon Grayson.

Keberadaan pemain-pemain berkualitas Eropa inilah yang menjadikan Timnas Indonesia tampil berbeda dibanding negara-negara tetangga di Asia Tenggara. Kualitas individu yang sudah teruji di kompetisi keras Eropa tentu menjadi modal luar biasa bagi Indonesia untuk bersaing di pentas internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di balik melimpahnya talenta mewah itu, Grayson menyadari bahwa tantangan sesungguhnya justru terletak pada bagaimana menyatukan seluruh individu berbintang tersebut menjadi sebuah tim yang solid dan padu. Tidak cukup hanya memiliki pemain hebat, yang terpenting adalah bagaimana mereka bisa bermain untuk satu tujuan bersama.

"Tapi pada akhirnya Anda harus menyatukan semuanya dan membuat individu-individu hebat di level klub ini bermain sebagai sebuah tim dan satu kesatuan untuk mencoba mendapatkan hasil yang sukses. Jadi, ya, itu sangat menarik untuk melihat berbagai tipe pemain dan di mana mereka bermain," pungkas Simon Grayson. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Tulungagung, Jejak Uang Rp2,7 Miliar Bupati Gatut Mulai Diusut

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Tulungagung, Jejak Uang Rp2,7 Miliar Bupati Gatut Mulai Diusut

KPK geledah Tulungagung usai Bupati Gatut jadi tersangka, telusuri aliran uang Rp2,7 miliar dalam kasus pemerasan proyek 2025-2026.
Soal Kemungkinan Lakukan Naturalisasi untuk Timnas Futsal Indonesia, Ketum FFI Beri Jawaban Cerdas dan Berkelas

Soal Kemungkinan Lakukan Naturalisasi untuk Timnas Futsal Indonesia, Ketum FFI Beri Jawaban Cerdas dan Berkelas

FFI fokus talent scouting dibanding naturalisasi untuk Timnas Futsal Indonesia. Michael Sianipar ungkap strategi regenerasi hingga target menjangkau 38 provinsi
Perlakuan Asli Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda ke Para Ajudan di Luar Tugas Terungkap, Ternyata seperti ini

Perlakuan Asli Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda ke Para Ajudan di Luar Tugas Terungkap, Ternyata seperti ini

Sherly Tjoanda Laos membagikan keseruan dengan kedua ajudannya di tengah kegiatan, baik saat bertugas jadi Gubernur Maluku Utara (Malut) dan aktivitas biasanya.
PIK 2 Kian Menggeliat, CBDK Bidik Rp563 Miliar: Pantai Indah Kapuk Dua Jadi Magnet Investor Properti

PIK 2 Kian Menggeliat, CBDK Bidik Rp563 Miliar: Pantai Indah Kapuk Dua Jadi Magnet Investor Properti

CBDK targetkan marketing sales Rp563 miliar di Pantai Indah Kapuk Dua, didorong lonjakan minat investor dan perkembangan kawasan PIK 2.
Ketua DPR RI Kritik Keras Kartu Nusuk Haji yang Tertahan di Bea Cukai

Ketua DPR RI Kritik Keras Kartu Nusuk Haji yang Tertahan di Bea Cukai

Ketua DPR RI, Puan Maharani menyoroti polemik visa dan kartu nusuk haji yang masih bermasalah menjelang keberangkatan ibadah haji.
5 Menit Usai Lepas Landas, Helikopter Airbus H130 PK-CFX Hilang Kontak: Sinyal Darurat Terdeteksi, Serpihan Ditemukan di Hutan Sekadau

5 Menit Usai Lepas Landas, Helikopter Airbus H130 PK-CFX Hilang Kontak: Sinyal Darurat Terdeteksi, Serpihan Ditemukan di Hutan Sekadau

Helikopter Airbus H130 PK-CFX hilang kontak 5 menit usai lepas landas, sinyal darurat terdeteksi dan serpihan ditemukan di Sekadau.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tetap terbuka menerima tawaran melatih, termasuk dari klub Liga Indonesia, setelah dua kali dipecat.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT