Pecahkan Rekor Timnas Indonesia di Usia 17 Tahun, Mathew Baker Tak Kuasa Tahan Air Mata usai Debut Lawan Oman
- Instagram Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Mathew Baker menorehkan catatan istimewa dalam sejarah Timnas Indonesia. Bek muda yang kini memperkuat Melbourne City itu resmi menjadi pemain termuda yang menjalani debut bersama skuad Garuda saat menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026).
Masuk sebagai pemain pengganti di penghujung laga, Baker tampil saat usianya baru 17 tahun 23 hari. Kesempatan tersebut menjadi momen berharga bagi pemain kelahiran 13 Mei 2009 itu sekaligus memecahkan rekor pemain termuda yang sebelumnya dipegang Arkhan Kaka.
Debut bersejarah tersebut terasa semakin sempurna karena Indonesia sukses meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman.
Gol-gol dari Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen memastikan malam spesial Baker berakhir dengan senyum bahagia.
John Herdman Bangga dengan Pencapaian Baker
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku bangga melihat perkembangan pemain mudanya tersebut. Menurutnya, Baker memang layak mendapatkan kesempatan tampil di level internasional sejak usia muda.
"Sekarang dia menjadi pemain termuda dalam sejarah Indonesia yang tampil di lapangan bersama tim nasional," ujar Herdman dalam konferensi pers usai pertandingan.
Herdman menilai pengalaman sejak dini sangat penting bagi perkembangan pemain muda. Ia mencontohkan Kevin Diks yang sudah berkarier profesional sejak usia 17 tahun hingga kini bermain di Bundesliga Jerman bersama Borussia Moenchengladbach.
"Semakin muda mereka mendapatkan pengalaman bersama tim nasional, semakin besar peluang mereka naik ke level sepak bola profesional berikutnya," kata Herdman.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Pecahkan Rekor Arkhan Kaka
Dengan usia 17 tahun 23 hari, Baker berhasil melampaui rekor Arkhan Kaka yang sebelumnya menjalani debut Timnas Indonesia pada usia 17 tahun 3 bulan 7 hari di Piala AFF 2024.
Meski hanya bermain beberapa menit, namanya kini tercatat dalam sejarah sepak bola Indonesia. Bahkan aksi pertamanya setelah masuk lapangan langsung menuai pujian karena mampu melepaskan umpan akurat yang membangun serangan tim.
Baker mengaku sudah mengetahui peluang tampil sebelum pertandingan dimulai, meski semuanya tetap bergantung pada situasi pertandingan.
"Tentu saja kami unggul 3-0 saat saya masuk. Jadi itu situasi lebih mudah ketimbang saat skor 0-0 atau 1-1," ujarnya.
Air Mata Haru dan Terima Kasih untuk Kevin Diks
Usai pertandingan, Baker tak mampu menyembunyikan emosinya. Ia terlihat menitikkan air mata saat seluruh pemain dan suporter menyanyikan lagu "Tanah Airku" di tengah lapangan.
"Perasaan ketika masuk sangat luar biasa, tak bisa tergambarkan," ujarnya kepada awak media.
"Sekarang saja perasaannya masih pelan-pelan mengalir. Anda bisa lihat saat kita menyanyi Indonesia Pusaka sangat luar biasa. Semua emosi saya di sana. Saya sangat bahagia."
Baker juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Herdman yang telah memberinya kesempatan debut bersama Timnas Indonesia.
"Saya sangat berterima kasih kepada Coach John yang telah membawa saya ke kamp dan memberi saya kesempatan ini malam ini. Semoga ini satu dari banyak kesempatan ke depannya."
Tak lupa, ia mengapresiasi peran Kevin Diks yang banyak memberikan dukungan selama menjalani pemusatan latihan.
"Kevin banyak berbicara kepada saya di kamp. Memberi tips dan suport. Dia sangat suportif. Orang hebat untuk bertukar pikiran. Bagi saya ya sangat blessed bisa ada dia," tutup Baker. (udn)
Â
Load more