News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Perlu Repot Naturalisasi, Timnas Indonesia Berpeluang Dapat Penerus Calvin Verdonk dari Jerman

Timnas Indonesia berpeluang mendapat amunisi baru dari Jerman tanpa proses naturalisasi. Pemain SV Darmstadt 98 ini disebut sebagai penerus Calvin Verdonk.
Senin, 15 Juni 2026 - 12:56 WIB
Mantan pemain Timnas Indonesia U-17, Amar Brkic saat berlaga di Piala Dunia U-17 2023
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Kabar menggembirakan datang untuk Timnas Indonesia yang berpotensi mendapatkan tambahan kekuatan dari Eropa tanpa harus melalui proses naturalisasi yang panjang.

Sosok yang dimaksud adalah Amar Brkic, pemain muda berbakat yang saat ini mengembangkan kariernya bersama akademi klub Jerman, SV Darmstadt 98.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Amar Brkic belakangan kembali menjadi perhatian publik sepak bola nasional seiring gencarnya PSSI mencari pemain diaspora yang dapat memperkuat skuad Garuda di berbagai kelompok usia hingga level senior.

Berbeda dengan sejumlah pemain keturunan lain yang masih harus menyelesaikan proses administrasi kewarganegaraan, Amar memiliki keunggulan tersendiri. Pemain kelahiran Frankfurt, Jerman, tersebut sudah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) sejak lahir.

Mantan pemain diaspora Timnas Indonesia U17, Amar Brkic saat ikut sesi latihan
Mantan pemain diaspora Timnas Indonesia U17, Amar Brkic saat ikut sesi latihan
Sumber :
  • ANTARA/Ari Bowo Sucipto/tom

Fakta itu membuat jalannya menuju Timnas Indonesia jauh lebih sederhana dibanding banyak pemain diaspora lainnya.

Saat ini, PSSI memang terus memantau sejumlah pemain keturunan yang berkarier di luar negeri. Beberapa nama bahkan masih menjalani proses administrasi sebelum dapat memperkuat Timnas Indonesia.

Namun situasi tersebut tidak berlaku bagi Amar Brkic.

Sang ayah, Moamer Brkic, sebelumnya telah menjelaskan bahwa Amar tidak memerlukan proses naturalisasi maupun perpindahan kewarganegaraan.

Pihak keluarga hanya perlu mengurus dokumen administrasi berupa perpanjangan paspor Indonesia milik Amar.

Kondisi ini tentu menjadi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia karena pemain dapat segera dipanggil apabila dibutuhkan tanpa harus menunggu proses birokrasi yang memakan waktu.

Di era sepak bola modern, kemudahan administrasi menjadi salah satu faktor penting dalam proses pemanggilan pemain diaspora ke tim nasional.

Amar Brkic bukan nama baru dalam lingkungan sepak bola Indonesia.

Pemain muda tersebut sebelumnya sudah pernah memperkuat Timnas Indonesia U-19 dan sempat menarik perhatian berkat kemampuan bermainnya yang cukup matang untuk usianya.

Pengalaman tersebut membuat proses adaptasinya dengan kultur sepak bola Indonesia diperkirakan tidak akan menemui banyak hambatan apabila kembali mendapat kesempatan membela Garuda.

Selain itu, pengalaman bermain di kompetisi usia muda Jerman juga menjadi modal berharga yang dapat meningkatkan kualitasnya sebagai pemain.

Jerman dikenal memiliki salah satu sistem pembinaan pemain muda terbaik di dunia, yang menghasilkan banyak pesepak bola berkualitas setiap tahunnya.

Salah satu alasan Amar mulai mendapat perhatian adalah kemampuannya bermain di beberapa posisi.

Pemain berkaki kiri tersebut dapat beroperasi sebagai bek kiri, wingback kiri, hingga pemain sayap dalam situasi tertentu.

Karakter bermain seperti ini sangat dibutuhkan dalam sepak bola modern yang menuntut pemain memiliki fleksibilitas tinggi.

Amar dikenal memiliki kecepatan yang baik saat melakukan transisi menyerang maupun bertahan.

Selain itu, kemampuan mengirim umpan silang dan membaca permainan juga menjadi nilai tambah yang dimilikinya.

Kemampuan tersebut membuat banyak pengamat menilai Amar memiliki profil yang cocok dengan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini.

Terlebih, posisi bek kiri menjadi salah satu sektor yang membutuhkan kedalaman skuad berkualitas untuk menghadapi jadwal internasional yang semakin padat.

Potensi Amar juga terlihat dari statistik yang ia catatkan bersama SV Darmstadt 98 U-19.

Sepanjang musim lalu, pemain muda tersebut tampil dalam 23 pertandingan dan berhasil menyumbangkan tiga assist.

Meski angka tersebut mungkin belum terlalu mencolok, kontribusi seorang bek sayap tidak hanya diukur dari gol atau assist semata.

Konsistensi bermain di kompetisi usia muda Jerman menunjukkan bahwa Amar mampu bersaing di lingkungan sepak bola yang memiliki standar tinggi.

Jam terbang tersebut diyakini akan sangat membantu perkembangan teknik, taktik, serta mental bertandingnya dalam beberapa tahun ke depan.

Seiring berkembangnya karier Amar, namanya mulai disebut-sebut sebagai salah satu kandidat penerus Calvin Verdonk di posisi bek kiri Timnas Indonesia.

Saat ini Verdonk memang menjadi salah satu pilihan utama di sektor kiri pertahanan Garuda berkat penampilannya yang konsisten.

Namun regenerasi tetap menjadi kebutuhan penting dalam skuad nasional.

Kehadiran pemain muda seperti Amar Brkic dapat memberikan opsi tambahan bagi tim pelatih sekaligus menciptakan persaingan sehat di dalam tim.

Dengan usianya yang masih muda dan pengalaman bermain di Eropa yang terus bertambah, peluang Amar untuk berkembang menjadi pemain penting Timnas Indonesia masih sangat terbuka.

Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI menunjukkan keseriusan membangun tim nasional yang kompetitif dengan memanfaatkan potensi pemain diaspora di berbagai negara.

Kehadiran pemain yang sudah berstatus WNI seperti Amar tentu menjadi keuntungan tersendiri karena proses integrasinya bisa berlangsung lebih cepat.

Jika mampu menjaga performa dan terus berkembang bersama SV Darmstadt 98, bukan tidak mungkin Amar Brkic akan masuk radar tim pelatih Timnas Indonesia senior dalam waktu dekat.

(tsy)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT