Tijjani Reijnders Sempat Kaget Dipantau PSSI saat Sedang di Tempat Spa: Diajak Gabung Timnas Indonesia
- Instagram Tijjani Reijnders
tvOnenews.com – Proyek perburuan pemain diaspora berdarah keturunan untuk mendongkrak prestasi Timnas Indonesia selalu melahirkan cerita menarik. Terbaru, gelandang top dunia yang kini tengah merumput bersama klub raksasa Inggris Manchester City Tijjani Reijnders membuat pengakuan mengejutkan terkait masa lalunya yang sempat masuk radar buruan Skuad Garuda.
Seperti diketahui, PSSI dalam beberapa tahun terakhir sangat agresif melancarkan proyek naturalisasi pemain keturunan demi membangun era baru Timnas Indonesia.
Nama-nama seperti Jordi Amat hingga Sandy Walsh menjadi barisan pionir awal pergerakan masif tersebut.
- Instagram/Tijjani Reijnders
Namun untuk kasus Tijjani Reijnders, peluang PSSI untuk meminangnya kini dipastikan sudah tertutup rapat.
Pemain tengah berusia 27 tahun itu sudah mengukuhkan posisinya di panggung elite Eropa dan telah mengoleksi puluhan caps resmi bersama Timnas senior Belanda.
Alhasil, hanya sang adik Eliano Reijnders yang pada akhirnya memantapkan hati memilih berseragam Merah Putih.
Dalam wawancara eksklusifnya baru-baru ini, Reijnders mengaku sama sekali tidak menyangka namanya bisa mendadak dikaitkan dengan sepak bola Indonesia.
Ia bahkan sempat dibuat syok dan terkejut luar biasa ketika menyaksikan langsung militansi serta antusiasme suporter Garuda yang menyerbu akun media sosial pribadinya.
“Saya masih ingat betul saat pertama kali dikaitkan dengan Indonesia. Saat itu saya sedang pergi ke spa bersama istri dan meninggalkan ponsel di loker. Ketika saya ambil lagi, saya tidak menyangka apa yang terjadi. Instagram saya meledak oleh para penggemar sepak bola Indonesia,” ungkap Tijjani Reijnders kepada Helden Magazine yang dilansir tvOnenews.com dari VoetbalPrimeur, Senin (22/6/2026).
- Reuters-Stefan Koops/EYE4IMAGES/NurPhoto
Pemain yang memiliki darah Indonesia dari garis ibunya ini juga mengonfirmasi bahwa sempat ada jalur komunikasi yang terbangun. Ia mengetahui secara langsung bahwa federasi sepak bola Indonesia menaruh ketertarikan yang sangat serius untuk memboyongnya ke Jakarta.
“Saya berpikir, ‘Bagaimana bisa begitu?’ Ternyata saat itu presiden PSSI mengatakan mereka sedang memantau saya. Setelah itu saya juga dihubungi, tapi saya memutuskan untuk menunggu,” jelasnya.
Meski dihadapkan pada tawaran menggiurkan dari tanah air, Reijnders menegaskan bahwa prioritas utamanya kala itu adalah bertarung habis-habisan demi bisa menembus skuad utama De Oranje.
Load more