Belum Juga Debut Buat Timnas Indonesia, Mitchell Baker Sudah Dapat Pujian dari John Herdman: Bangga Lihat Dia Bela Garuda
- PSSI
Sebelum menembus MLS SuperDraft, perjalanan sepak bola Baker juga tidak berlangsung instan. Ia mengawali karier bersama Hong Kong Football Club, kemudian melanjutkan pembinaan di Northcote City dan Melbourne Victory di Australia sebelum hijrah ke Amerika Serikat pada usia 15 tahun untuk memperkuat Black Rock FC.
Perjalanan itu berlanjut di Georgetown University, tempat Baker mengembangkan kemampuan sepak bolanya sambil menempuh pendidikan. Konsistensinya selama tampil di level universitas akhirnya menarik perhatian Colorado Rapids yang memilihnya pada MLS SuperDraft 2026.
Melihat perjalanan tersebut, Herdman menilai Baker telah menunjukkan keberanian dalam mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Ia percaya pilihan pemain muda itu bukan hanya didasarkan pada aspek sepak bola, tetapi juga rasa memiliki terhadap Indonesia.
"Saya bangga kepada Mitchell. Maksud saya, dia memiliki keputusan besar yang harus diambil sebagai pria muda," ujar John Herdman kepada awak media di Bali, Sabtu (18/7/2026).
"Di usia 19 tahun, Anda masih memiliki masa depan sepak bola yang panjang. Jadi, membuat komitmen untuk Indonesia di usia semuda itu, saya pikir itu menunjukkan kedewasaan yang luar biasa," tambahnya.
Ucapan Herdman tersebut menggambarkan besarnya penghargaan yang ia berikan kepada Baker. Menurutnya, tidak semua pemain muda berani mengambil keputusan penting yang dapat memengaruhi perjalanan karier mereka dalam jangka panjang.
Bukan hanya memberikan pujian di depan publik, Herdman bahkan telah menyiapkan sambutan khusus untuk Baker di dalam tim. Momen tersebut menjadi bentuk penghargaan atas resminya sang pemain menjadi bagian dari keluarga besar Indonesia.
"Dan komitmen besar kepada negara ini. Komitmen yang sangat besar. Jadi, saya bangga kepadanya karena dia benar-benar mengambil langkah itu," ujarnya.
"Kami akan merayakannya secara internal minggu ini karena dia telah menjadi warga negara Indonesia sepenuhnya," sambungnya.
Pelatih berusia 51 tahun itu juga mengaku bisa melihat semangat Baker setiap kali mengikuti latihan bersama skuad Garuda. Antusiasme tersebut menjadi sinyal positif bahwa sang striker benar-benar ingin memberikan kontribusi bagi Timnas Indonesia.
"Dan ya, Anda bisa melihat kebanggaan yang dia tunjukkan setiap kali datang dan berlatih. Dia sangat bangga dengan kesempatan ini dan ingin mencetak gol di setiap sesi latihan," ucap mantan pelatih Timnas Kanada tersebut.
Load more