John Herdman Ungkap Alasan Berdiri di Tribun saat Timnas Indonesia vs Kamboja
- Tangkapan layar Youtube YB
tvOnenews.com – Juru taktik Timnas Indonesia John Herdman membeberkan fakta menarik di balik kemenangan telak Skuad Garuda atas Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
Pelatih asal Inggris itu membocorkan bahwa saat ini ada setidaknya enam figur pemimpin berkelas di dalam skuadnya.
Uniknya, pada awal pertandingan kontra Kamboja, Herdman tidak tampak berdiri di technical area tepi lapangan.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut secara mengejutkan memilih duduk manis di tribune penonton demi mengamati bentrokan dari sudut pandang taktis yang lebih luas.
Setelah mengantongi analisis secara menyeluruh dari ketinggian tribune, Herdman baru memutuskan turun ke bench pemain.
Ia menilai absensinya di pinggir lapangan pada awal laga sama sekali bukan masalah karena timnya memiliki jajaran kepemimpinan yang sangat solid.
"Menurut saya, kami memiliki para pemimpin yang luar biasa dalam tim ini. Ada enam orang yang memimpin tim. Dan mereka tidak harus selalu didampingi pelatih," ujar Herdman sambil terkekeh.
"Seperti yang Anda lihat, tercipta tiga gol tanpa kehadiran pelatih di pinggir lapangan. Ini soal memberikan contoh bahwa tim ini memiliki banyak sosok pemimpin," lanjutnya.
- tvonenews-Julio Tri Saputra
Kendati Herdman tak merinci secara gambarkan siapa saja enam sosok yang ia maksud, jabatan kapten tim di lapangan resmi dipercayakan kepada bek tangguh Persija Jakarta Rizky Ridho.
Di luar sosok Ridho, Skuad Garuda memang dihuni deretan pemain berpengalaman dengan jam terbang internasional yang tinggi.
Nama-nama pilar senior seperti Jordi Amat, Nadeo Argawinata, Thom Haye, Sandy Walsh, hingga Shayne Pattynama diprediksi kuat menjadi deretan "pemimpin" yang dimaksud oleh sang juru taktik.
Herdman menegaskan, ada kalanya pemain membutuhkan arahan langsung dari pelatih di pinggir lapangan, namun ada saatnya pula sebuah tim diberi kepercayaan penuh untuk memegang kendali laga secara mandiri.
"Ada kalanya mereka membutuhkan pelatih, namun malam ini bukan salah satunya. Bagi saya, penting untuk mengamati pertandingan secara taktis dari sudut pandang berbeda," pungkas Herdman.
Load more