GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Penggerebekan Pelaku Jambret Pesepeda | tvOne

Kamis, 28 Januari 2021 - 22:45 WIB
  • Reporter :

Jakarta – Dua pelaku penjambretan Pesepeda di Jalan Latumenten, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, dibekuk polisi. Mereka ditangkap di sebuah rumah di Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu malam, 27 Januari 2021. Detik-detik penggerebekannya direkam melalui video amatir.

Dua pelaku yang diringkus yakni Asep Bocor (37) dan Tatang (34), tak berkutik ketika polisi menciduk mereka di tempat persembunyiannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika digeledah, petugas menemukan telepon genggam yang diduga milik korban, Slamet Supriyadi. Slamet merupakan staf ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dia menjadi korban Jambret saat sedang bersepeda, Senin malam (25/1).

"Benar, kami telah menangkap dua orang pelaku jambret," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta barat AKBP Teuku Arsya Khadafi, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu malam.

Penangkapan dua tersangka tersebut dilakukan di bawah pimpinan Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat AKP Dimitri Mahendra dan Kasubnit Jatanras Polres Metro Jakart Barat Ipda Rizky Ali Akbar.

Dimitri menambahkan pelaku tertangkap berkat informasi dari masyarakat.

Saat ini, pihaknya masih terus melakukan pengembangan guna menangkap kelompok Begal tersebut.

"Kasus ini sempat viral di media sosial dan kami dari Unit Krimum Subnit Jatanras berhasil menangkap pelaku begal. Kita masih kembangkan dulu kasus ini, nanti akan disampaikan secara jelas saat rilis," ujar Dimitri.

AKPB Teuku Arsya Khadafi mengungkapkan, kasus ini bermula saat korban, Slamet Supriyadi, melaporkan dirinya dipepet oleh sejumlah orang yang berboncengan sepeda motor dan mengambil ponsel yang dipasang di kemudi sepeda.

Menurut korban, saat sedang bersepeda dan tiba di Jalan Prof Dr Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, korban dipepet oleh orang berboncengan tak dikenal dan beberapa motor lainnya yang mencoba mengecoh perhatiannya.

Kemudian ponsel yang terpasang di bagian kemudi sepeda diambil para pengendara motor itu. Korban sempat mengejar para pelaku, tetapi dia tiba-tiba hilang kendali sehingga terjatuh dan tangan kanannya terluka.

Polisi Tangkap Komplotan Penjambret

Dua dari lima anggota kelompok jambret yang mengincar pesepeda ditembak kakinya oleh personel Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat.
selain AS dan TT, polisi menangkap tiga orang lagi yakni SM, EU, dan MA.

Para pelaku tersebut tidak segan-segan mengancam korbannya dengan senjata tajam. Barang bukti yang diamankan, yakni ponsel yang menjadi bukti serta senjata tajam celurit.
“Beberapa waktu terakhir banyak tindak kekerasan atau pencurian dengan kekerasan, begal dengan korban pesepeda. Alhamdulillah kita mengungkap kelompok begal sepeda, kita tangkap lima orang, satu DPO,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo di Jakarta, Kamis (28/1).

Ady mengatakan satu orang yang masih diburu bernama Kibo. Seluruh komplotan tersebut tertangkap setelah aparat meringkus AS dan TT di Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (27/1) malam. Kelima orang tersebut positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

“Dari hasil curian yang mereka lakukan, mereka menggunakan uang untuk membeli sabu dan untuk berjudi,” ujar Ady.

Modus para pelaku yakni melakukan aksi secara acak yang mereka anggap lengah, dan para pelaku berbagi tugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Peran menghalangi lalu lintas yang di belakang, supaya tidak termonitor kegiatan di depannya. Yang di depan, eksekusi dengan mengambil barang-barang yang mudah diambil dari pesepeda,” kata Ady.

Pengungkapan kasus ini juga merupakan keberhasilan dari Program "CCTV No Blind Spot" yang digagas Polres Metro Jakarta Barat.
Kelima tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. (act)

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Komisi VIII Pastikan Timwas Haji 2026 Sudah Dibentuk, Nama Ketua Belum Ditentukan

Komisi VIII Pastikan Timwas Haji 2026 Sudah Dibentuk, Nama Ketua Belum Ditentukan

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, mengungkapkan parlemen telah membentuk Tim Pengawas (Timwas) Haji 2026 yang akan mengawal seluruh tahapan pelaksanaan haji, mulai dari keberangkatan hingga layanan di Arab Saudi.
Wacana Umroh Via Asrama Haji, DPR Nilai Tidak Tepat Bagi Jemaah Mandiri

Wacana Umroh Via Asrama Haji, DPR Nilai Tidak Tepat Bagi Jemaah Mandiri

Ia menegaskan, konsep asrama haji justru dirancang untuk memastikan pengawasan dan pelayanan terhadap jemaah yang memerlukan pendampingan
Bisa Langsung Masuk Skuad Timnas Indonesia? Bek Muda Liga 2 Ini Curi Perhatian John Herdman Jelang FIFA Series

Bisa Langsung Masuk Skuad Timnas Indonesia? Bek Muda Liga 2 Ini Curi Perhatian John Herdman Jelang FIFA Series

Timnas Indonesia kian dipersiapkan serius oleh sang pelatih, John Herdman, jelang FIFA Series 2026. Bek muda Liga 2, Alfin Faiz Kelilauw, sukses curi perhatian.
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jose Mourinho Menampik Klaim Vinicius Junior Jadi Korban Rasisme di Laga Benfica Kontra Real Madrid

Jose Mourinho Menampik Klaim Vinicius Junior Jadi Korban Rasisme di Laga Benfica Kontra Real Madrid

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, menampik klaim Vinicius Junior, yang menyebut dirinya sebagai korban rasisme. Itu terjadi saat Benfica menjamu Real Madrid di Estadio da Luz.
Fakta-Fakta Kasus Mayat dalam Koper di Brebes, Jari Terlihat dari Celah Resleting hingga Motif Pelaku Kesal saat Ditagih Utang

Fakta-Fakta Kasus Mayat dalam Koper di Brebes, Jari Terlihat dari Celah Resleting hingga Motif Pelaku Kesal saat Ditagih Utang

Fakta-fakta kasus mayat dalam koper di Brebes, Jawa Tengah, akhirnya terkuak. Hal ini bermula dari ditemukannya koper misterius di sebuah rumah kosong pada Senin (16/2/2026) lalu. 
Deretan Fakta Terbaru Kasus Kematian Mahasiswi di Apartemen Cikarang, Buntut Tewas Diduga Tenggak Obat Aborsi

Deretan Fakta Terbaru Kasus Kematian Mahasiswi di Apartemen Cikarang, Buntut Tewas Diduga Tenggak Obat Aborsi

Berikut fakta terbaru hasil penyelidikan kasus kematian mahasiswi, PAF (20) yang ditemukan tewas di Apartemen Riverview Tower Mahakam, Cikarang Utara, Bekasi..
Jelang Ramadan, BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Hingga petir Hari Ini

Jelang Ramadan, BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Hingga petir Hari Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Rabu.
Emas Pegadaian Rontok Berjamaah, Galeri24 Balik ke Level Rp2,94 Juta per Gram

Emas Pegadaian Rontok Berjamaah, Galeri24 Balik ke Level Rp2,94 Juta per Gram

Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan perdagangan Selasa pagi
ADVERTISEMENT