GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkenalan Lewat Medsos, Siswi SMP Disekap & Dilecehkan | tvOne

Kamis, 4 Februari 2021 - 21:00 WIB
  • Reporter :

Cianjur, Jawa barat – Seorang siswi kelas 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Cianjur, Jawa Barat menjadi korban penyekapan serta Pelecehan seksual sejumlah lelaki. Salah satu pelakunya adalah orang yang berkenalan dengan korban melalui media sosial.

Peristiwa memilukan yang dialami R (14) warga Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi ini bermula ketika dia berkenalan dengan salah satu pelaku melalui Facebook. Setelah berbincang secara online, keduanya sepakat bertemu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Korban pada Senin, 25 Januari 2021, izin ke orang tuanya untuk main ke rumah temannya. Kemudian dia di situ bertemu dengan yang diduga pelaku. Pada keesokan harinya (Selasa) mereka nongkrong di suatu tempat nah di sini korban bersama pelaku menaiki sepeda motor, ternyata korban dibawa ke rumah temannya,” ungkap Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Cianjur, AKP Anton kepada Maria Gerarda dalam program Ragam Perkara, Kamis (4/2).

Ketika di rumah teman prianya yang berlokasi di Kecamatan Bojongpicung, korban dipaksa meminum tiga butir obat. Setelahnya, R mengaku tak sadarkan diri. Saat tak berdaya itulah, pelaku dan teman-temannya menyetubuhi korban secara bergiliran.

“Di situlah dia diberikan yang diduga obat sehingga korban di situ pingsan kemudian dia disetubuhi oleh pelaku. Besoknya setelah tersadar ternyata dia sudah berganti pakaian dan merasa sakit di bagian alat vital. Korban kemudian dipulangkan dan orang tua melaporkan kejadian ini,” tambah Anton.

Kepada polisi, korban mengatakan pelaku ada sekitar sepuluh orang. Namun R mengaku hanya mengenal satu orang, yakni yang mengajaknya berkenalan di Facebook. Kini polisi tengah menyelidiki identitas mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami telah memeriksa saksi-saksi yang berkaitan dengan perkara yaitu dari orang tuanya, kemudian korban sendiri, dan orang-orang yang diduga mengetahui kejadian tersebut,” ungkap Anton.

Polisi mengimbau para orang tua untuk memantau aktivitas media sosial anak-anaknya agar terhindar dari kejadian serupa. (act)

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Media Spanyol Sebut Alex Marquez Kunjungi Markas Tim KTM, Negosiasi untuk MotoGP 2027?

Media Spanyol Sebut Alex Marquez Kunjungi Markas Tim KTM, Negosiasi untuk MotoGP 2027?

Isu perpindahan pembalap untuk MotoGP 2027 kembali memanas, dan kali ini sorotan tertuju pada Alex Marquez yang dikabarkan akan merapat ke tim KTM.
Imlek 2026, Wapres Gibran Ingatkan Pentingnya Rawat Tradisi

Imlek 2026, Wapres Gibran Ingatkan Pentingnya Rawat Tradisi

Menyambut Imlek 2026, Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka mengingatkan pentingnya merawat tradisi sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
Bawa Persija Curi Poin, Kontribusi Jordi Amat di Posisi Ini Bonus Jadi Man of The Match

Bawa Persija Curi Poin, Kontribusi Jordi Amat di Posisi Ini Bonus Jadi Man of The Match

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu, Jordi Amat sukses mencuri poin penuh dari Bali United. Persija menang tipis 1-0 berkat gol semata wayang Gustavo Almeida pada menit kedelapan.
Oknum Anggota Polresta Tangerang Disanksi Demosi Usai Tipu Warga Puluhan Juta, Bripka AI Juga Dijerat Pasal Pidana

Oknum Anggota Polresta Tangerang Disanksi Demosi Usai Tipu Warga Puluhan Juta, Bripka AI Juga Dijerat Pasal Pidana

Oknum anggota Polresta Tangerang, berinisial Bripka AI dijatuhi sanksi demosi setelah terbukti terlibat kasus penipuan atau penggelapan mobil rental.
Perlahan Terungkap Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air yang Tewaskan Pilot dan Kopilot, Empat Orang Ditangkap

Perlahan Terungkap Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air yang Tewaskan Pilot dan Kopilot, Empat Orang Ditangkap

Polisi berhasil mengidentifikasi 20 orang yang diduga terlibat peristiwa penembakan pesawat Smart Air di Papua Selatan. Saat ini, empat orang sudah diamankan.
Awal Puasa 2026 Beda Hari? Muhammadiyah Fix 18 Februari, Ini Prediksi Tanggal Versi Pemerintah

Awal Puasa 2026 Beda Hari? Muhammadiyah Fix 18 Februari, Ini Prediksi Tanggal Versi Pemerintah

Terdapat potensi perbedaan tanggal dimulainya ibadah puasa 1 Ramadan 1447 H, antara keputusan organisasi Muhammadiyah dengan ketetapan pemerintah nantinya.
Cak Imin Gelar Pertemuan Terbatas Bersama Dirut BPJS Kesehatan dan Mensos Bahas Penonaktifan PBI

Cak Imin Gelar Pertemuan Terbatas Bersama Dirut BPJS Kesehatan dan Mensos Bahas Penonaktifan PBI

Carut marut penonaktifan kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) masih menjadi sorotan publik.
Jokowi Kena Tegur DPR Gara-Gara Ngaku Tak Berperan dalam Revisi UU KPK 2019, Anggota Komisi III Beberkan Faktanya

Jokowi Kena Tegur DPR Gara-Gara Ngaku Tak Berperan dalam Revisi UU KPK 2019, Anggota Komisi III Beberkan Faktanya

Anggota Komisi III DPR RI menegur Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang ngaku tak ikut bereperan dalam revisi UU KPK 2019 dan menyebut murni inisiatif DPR.
Setelah 10 Bulan di Penjara, Mantan Juara UFC Cain Velasquez Akhirnya Bebas Bersyarat

Setelah 10 Bulan di Penjara, Mantan Juara UFC Cain Velasquez Akhirnya Bebas Bersyarat

Mantan juara kelas berat UFC, Cain Velasquez, akhirnya dibebaskan dengan pembebasan bersyarat setelah menjalani hampir 11 bulan hukuman di penjara. (16/02).
Muhammadiyah Telah Menetapkan 1 Ramadhan 1447 H Rabu Besok, Awal Puasa Berpotensi Berbeda

Muhammadiyah Telah Menetapkan 1 Ramadhan 1447 H Rabu Besok, Awal Puasa Berpotensi Berbeda

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.  Sementara Kemenag baru akan menggelar sidang isbat
ADVERTISEMENT