GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengaku Kasat Reskrim, 4 Wanita Jadi Korban Polisi Gadungan Bantul | Ragam Perkara

Jumat, 26 Maret 2021 - 23:00 WIB
  • Reporter :

Bantul, DI Yogyakarta – Seorang pria di Bantul, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta dibekuk aparat karena menipu empat wanita dengan menjadi polisi gadungan. Lelaki yang bernama Dimas Agung (28) itu mengaku menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) di Polres Bantul.

Berbekal seragam, kartu identitas palsu, dan atribut abal-abal, Dimas memperdaya empat wanita. Dia mencari korbannya melalui aplikasi jodoh. Dari situ pelaku mengajak perempuan yang menjadi sasarannya untuk bertemu langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat kencan itu, Dimas mengenakan seragam Polisi palsu. Dia memperdaya para korban dengan bujuk rayunya, sehingga wanita-wanita tersebut bersedia diajak berhubungan intim.

Sebagian besar pertemuan itu dilakukan di losmen di kawasan Parangtritis.

Selain menggauli para korbannya, Dimas juga memperdaya mereka dan meminta sejumlah uang.

“Ini modus saja, jadi dia memperdaya korban kemudian dengan alasan uangnya untuk membayar utang,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi, kepada Danitha Riyadini dalam program Ragam Perkara, Kamis, 25 Maret 2021.

“Tersangka sudah meminta sejumlah uang kepada korban, total kerugian 13 juta. Uang tersebut sebagian besar sudah dipakai untuk bayar utang,” ujar Kasat Reskrim.

Korbannya tak hanya berasal dari Yogyakarta, tetapi ada pula yang merupakan warga Jawa Tengah.

“Setelah kita dalami ada di luar kota Jogja juga ada, di Jogja juga ada, jadi bervariasi (lokasinya),” tambahnya.

Kejahatan pelaku terungkap setelah salah satu korban mendapatinya bukan anggota Polri. Wanita itu langsung melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

Dari tangan Dimas, petugas menyita sejumlah pakaian berlambang Polri. Ada satu kemeja lengan pendek warna merah, sebuah baju lengan pendek warna hitam, dengan logo polisi di sebelah kanan dan nametag­ Dimas Agung di bawahnya. Di bagian dada sebelah kiri terpasang emblem tulisan Kasat Reskrim. Sementara terpasang juga logo Bareskrim di lengan Kanan, logo Polres Bantul di lengan kiri, dan pangkat AKP di kerah baju.

“Pelaku ditangkap beserta barang buktinya,” kata Ngadi.

Kepada polisi, Dimas mengaku membeli seragam Satreskrim secara online dan berbelanja lencana polisi di kawasan Janti, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejahatannya ini, Dimas dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (act)

Lihat juga: MODAL MASKER LOGO TNI-POLRI, POLISI GADUNGAN PERAS REMAJA

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

10 Ucapan Selamat Berbuka Puasa Ramadhan 1447 H, Menarik dan Penuh Makna

10 Ucapan Selamat Berbuka Puasa Ramadhan 1447 H, Menarik dan Penuh Makna

Berikut 10 ucapan selamat berbuka puasa Ramadhan 1447 H, kalimat menarik dan penuh makna, cocok dijadikan caption medsos atau dikirim ke orang tersayang.
Turbo Lag Potensi Picu Kekacauan, McLaren Minta FIA Bertindak Sebelum F1 2026 Dimulai

Turbo Lag Potensi Picu Kekacauan, McLaren Minta FIA Bertindak Sebelum F1 2026 Dimulai

McLaren memperingatkan adanya potensi bahaya serius pada prosedur start Formula 1 musim 2026. Mereka pun mendesak agar aturan diubah demi alasan keselamatan.
Media Belanda Heran Maarten Paes Tak Dikenal di Tanah Kelahirannya Tapi Jadi Bintang di Indonesia

Media Belanda Heran Maarten Paes Tak Dikenal di Tanah Kelahirannya Tapi Jadi Bintang di Indonesia

Maarten Paes resmi membela Ajax setelah direkrut dari klub MLS, FC Dallas. Bergabungnya Maarten Paes menyedot perhatian publik Belanda karena statusnya sebagai pemain naturalisasi Timnas Indonesia. 
Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang Gelar Shalat Tarawih Malam Ini

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang Gelar Shalat Tarawih Malam Ini

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah, pada Selasa (17/2/2026).
Bohong Soal Izin Nikah Siri! Istri Pertama Pesulap Merah Baru Tahu Pernikahan Suaminya di Tahun 2025

Bohong Soal Izin Nikah Siri! Istri Pertama Pesulap Merah Baru Tahu Pernikahan Suaminya di Tahun 2025

Keluarga mendiang Tika Mega Lestari bongkar kebohongan Pesulap Merah. Istri pertama baru tahu soal suaminya poligami dengan Ratu Rizky Nabila tahun 2025.
Marco Bezzecchi Jelang MotoGP 2026: Marc Marquez Kuat, Tapi Kami Ingin Kalahkan Semua Orang

Marco Bezzecchi Jelang MotoGP 2026: Marc Marquez Kuat, Tapi Kami Ingin Kalahkan Semua Orang

Marco Bezzecchi pede kembali jadi penantang gelar juara bagi Marc Marquez di MotoGP 2026
Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Resmi Gabung Tim Juara di Liga Voli Thailand 2026

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Resmi Gabung Tim Juara di Liga Voli Thailand 2026

Wipawee Srithong resmi pulang kampung usai memutuskan untuk bergabung dengan tim juara Supreme Tipaya Chonburi-E.Tech di Liga Voli Thailand 2026.
Dari Superbike ke MotoGP, Bos Pramac Yamaha Angkat Topi untuk Adaptasi Cepat Toprak Razgatlioglu dengan YZR-M1

Dari Superbike ke MotoGP, Bos Pramac Yamaha Angkat Topi untuk Adaptasi Cepat Toprak Razgatlioglu dengan YZR-M1

Adaptasi cepat Toprak Razgatlioglu menuju MotoGP mulai memunculkan optimisme di internal Pramac Racing. 
Pemain Keturunan Nepal-Kediri Ini Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiprahnya di Hong Kong Curi Perhatian

Pemain Keturunan Nepal-Kediri Ini Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiprahnya di Hong Kong Curi Perhatian

Pemain keturunan Nepal–Kediri, Jhonattan Limbu, mencuri perhatian lewat kiprahnya di Hong Kong dan berpeluang memperkuat Timnas Indonesia. Simak profil serta potensinya bagi skuad Garuda.
Pertengkaran Berujung Maut, Suami di Bojongsoang Bandung Habisi Nyawa Istri

Pertengkaran Berujung Maut, Suami di Bojongsoang Bandung Habisi Nyawa Istri

Polsek Bojongsoang mengamankan seorang pria berinisial YD (47) yang diduga membunuh istrinya sendiri, EN (39) di Desa Bojongsari, Kabupaten Bandung.
ADVERTISEMENT