GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cekcok Rumah Tangga, Pria di Tapteng Nekat Bakar Rumah Sendiri

Diduga dipicu emosi sesaat akibat cekcok dengan istri, seorang pria berinisial JS (39), warga Dusun I Pargadungan, Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, nekat membakar rumah miliknya sendiri.
Senin, 9 Februari 2026 - 13:46 WIB
Polisi melakukan olah TKP.
Sumber :
  • Syaren

Tapteng, tvOnenews.com — Diduga dipicu emosi sesaat akibat cekcok dengan istri, seorang pria berinisial JS (39), warga Dusun I Pargadungan, Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, nekat membakar rumah miliknya sendiri.

Kapolres Tapteng AKBP Alan Haikel mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (7/2/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Insiden tersebut terjadi diduga dipicu oleh emosi sesaat pelaku setelah terlibat perselisihan dengan sang istri,” ujar AKBP Alan kepada tvOnenews.com.

Menurut keterangan kepolisian, sebelum kejadian, pelaku sempat mendatangi rumah mertuanya yang lokasinya berdekatan dengan rumahnya sendiri.

“Dalam kondisi emosi, pelaku berteriak meminta istrinya, ES (29), untuk mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah mereka. Tak lama kemudian, pelaku diduga menyulut api hingga menghanguskan bangunan semi permanen berukuran 5x5 meter tersebut,” jelas Kapolres.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa pelaku dan istrinya telah lama terlibat perselisihan dan sudah pisah rumah sejak November 2025.

Melihat kobaran api, warga sekitar bersama armada pemadam kebakaran dari PT Mujur Timber segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan lain.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.45 WIB, namun bangunan beserta isinya tidak dapat diselamatkan,” kata AKBP Alan.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, sejumlah barang berharga milik korban hangus terbakar, di antaranya satu unit tempat tidur spring bed, lemari pakaian, televisi, kulkas, berbagai jenis pakaian, serta dokumen rumah tangga.

“Total kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp60 juta,” ungkap Kapolres Tapteng.

Pasca kejadian, personel Polsek Kolang telah turun ke lokasi kejadian dan memasang garis polisi (police line). Tim Inafis Polres Tapteng juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan barang bukti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang bukti yang dikumpulkan antara lain potongan kayu dan seng sisa pembakaran, serta serpihan meteran listrik.

“Saat ini kami telah mengamankan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi. Proses penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Tapteng bersama Polsek Kolang,” tutup AKBP Alan Haikel. (ssg/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Ke Piala Dunia Tak Buat Kiper Naturalisasi Menyesal Jadi WNI, Ini Rencana Maarten Paes Bersama Timnas Indonesia Terungkap

Gagal Ke Piala Dunia Tak Buat Kiper Naturalisasi Menyesal Jadi WNI, Ini Rencana Maarten Paes Bersama Timnas Indonesia Terungkap

Maarten Paes tetap pada komitmennya untuk terus membela Timnas Indonesia dan membangun sepak bola di Tanah Air.
Rekrutmen Koperasi Desa Membludak, Menkeu Pastikan Gaji Pengelola KDMP Aman dan Tak Menambah Defisit APBN

Rekrutmen Koperasi Desa Membludak, Menkeu Pastikan Gaji Pengelola KDMP Aman dan Tak Menambah Defisit APBN

Menkeu Purbaya menegaskan dana untuk gaji KDMP tidak berasal dari tambahan alokasi anggaran baru, melainkan dari pos anggaran yang sebelumnya sudah tersedia.
Dedi Mulyadi Instruksikan Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat Lebih Proaktif Jaga Kawasan Hutan dan Perkebunan

Dedi Mulyadi Instruksikan Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat Lebih Proaktif Jaga Kawasan Hutan dan Perkebunan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi instruksikan bupati dan wali kota se-jabar lebih proaktif dalam menjaga kawasan hutan dan perkebunan.
Soal Pengelolaan Kebun Binatang, Danny Gunalen: Bukan Hanya Tentang Satwa, Tapi Membangun Kepedulian Masyarakat

Soal Pengelolaan Kebun Binatang, Danny Gunalen: Bukan Hanya Tentang Satwa, Tapi Membangun Kepedulian Masyarakat

Soal pengelolaan kebun binatang modern, CEO Faunaland Danny Gunalen menyebut hal itu bukan hanya tentang menghadirkan satwa.
Faunaland Ikuti Lelang Pengelola Bandung Zoo, Danny Gunalen Ungkap Konsep Hingga Singgung Parkir Liar dan Area Rekreasi

Faunaland Ikuti Lelang Pengelola Bandung Zoo, Danny Gunalen Ungkap Konsep Hingga Singgung Parkir Liar dan Area Rekreasi

Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat menargetkan proses lelang pengelola Bandung Zoo akan rampung pada 29 Mei mendatang.
Sidang Dugaan Korupsi Ijon Proyek Kuswara Kunang dan Ayahnya Kembali Digelar, Kuasa Hukum: Terlihat Dipaksakan

Sidang Dugaan Korupsi Ijon Proyek Kuswara Kunang dan Ayahnya Kembali Digelar, Kuasa Hukum: Terlihat Dipaksakan

Sidang kasus dugaan korupsi ijon proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang, kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung, pada Senin (11/5/2026).

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT