News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mau Qurban tapi Budget Terbatas? Simak Cara Cerdas Tetap Bisa Berqurban di Idul Adha 2026

Niat berqurban tetap bisa diwujudkan tanpa mengganggu stabilitas keuangan. Menjelang Idul Adha, banyak orang mulai bertanya: bagaimana jika niat berqurban 
Selasa, 28 April 2026 - 01:28 WIB
Ilustrasi Mau Qurban tapi Budget Terbatas Simak Cara Cerdas Tetap Bisa Berqurban di Idul Adha 2026
Sumber :
  • Ist

tvOnenews.com - Menjelang Idul Adha, banyak orang mulai bertanya: bagaimana jika niat berqurban sudah kuat, tetapi kondisi keuangan belum sepenuhnya mendukung? 

Dilema ini cukup umum, terutama di tengah tekanan ekonomi dan kebutuhan harian yang terus meningkat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, berqurban sejatinya bukan soal kemampuan besar kecilnya dana, melainkan tentang kesiapan niat dan perencanaan yang matang.

Dalam ajaran Islam, qurban memang diperuntukkan bagi mereka yang mampu. Namun, konsep “mampu” sendiri bersifat relatif dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu. 

Data dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menunjukkan bahwa tren partisipasi qurban di Indonesia terus meningkat setiap tahun, termasuk dari kalangan masyarakat dengan penghasilan menengah yang memanfaatkan skema patungan atau tabungan qurban.

Selain itu, laporan berbagai lembaga filantropi mencatat bahwa harga hewan qurban, khususnya sapi, pada 2026 berkisar antara Rp12 juta hingga Rp20 juta per ekor, tergantung wilayah dan bobot. 

Artinya, skema 1/7 sapi menjadi solusi realistis dengan kisaran Rp1,7 juta hingga Rp3 juta per orang. Dengan strategi yang tepat, niat berqurban tetap bisa diwujudkan tanpa mengganggu stabilitas keuangan.

1. Tentukan Skala Kemampuan Sejak Awal

Langkah pertama adalah memahami kondisi finansial secara jujur. Jangan memaksakan diri membeli hewan qurban di luar kemampuan. Pilihan seperti kambing atau patungan sapi bisa menjadi alternatif yang lebih terjangkau.

Perencanaan ini penting agar ibadah tetap berjalan tanpa menimbulkan beban finansial setelahnya. Prinsipnya, qurban bukan kompetisi, melainkan bentuk ibadah yang disesuaikan dengan kapasitas masing-masing.

2. Manfaatkan Skema Tabungan Qurban

Salah satu strategi yang semakin populer adalah menabung khusus untuk qurban jauh hari sebelum hari raya. Banyak lembaga keuangan syariah maupun platform sosial yang menyediakan program ini.

Dengan menabung rutin, misalnya Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per bulan, target dana qurban bisa tercapai tanpa terasa berat. Cara ini juga membantu menghindari pengeluaran mendadak dalam jumlah besar.

3. Pilih Program Patungan atau Kolektif

Skema 1/7 sapi menjadi solusi paling umum bagi masyarakat dengan budget terbatas. Selain lebih ringan secara biaya, manfaat qurban juga tetap luas karena daging dapat dibagikan ke lebih banyak penerima.

Model kolektif ini bahkan semakin diminati, terutama di kalangan Gen Z dan pekerja muda yang ingin tetap berpartisipasi meski memiliki keterbatasan dana.

4. Manfaatkan Program Promo dan Periode Khusus

Menjelang Idul Adha, banyak lembaga filantropi menawarkan program khusus dengan harga lebih terjangkau. Salah satunya datang dari Human Initiative yang membuka program Flash Sale Qurban 2026.

Melansir dari Antara, program ini berlangsung pada 27 April hingga 1 Mei 2026, dengan penawaran sekitar Rp1,7 juta untuk 1/7 sapi berbobot kurang lebih 200 kilogram. 

Inisiatif ini dirancang untuk membantu masyarakat yang ingin berqurban namun masih menyesuaikan kondisi keuangan.

“Program ini diluncurkan sebagai upaya memperluas akses masyarakat untuk bisa berkurban dengan harga yang lebih terjangkau, tanpa mengurangi kualitas maupun dari sisi syariat pelaksanaannya,” ujar M. Rijalul Afif, Leader Program Qurban Human Initiative.

5. Pastikan Proses Sesuai Syariat

Meski memilih harga terjangkau, aspek syariat tetap harus menjadi prioritas. Mulai dari pemilihan hewan, kondisi kesehatan, hingga proses penyembelihan harus memenuhi ketentuan agama.

Program qurban yang dikelola lembaga terpercaya umumnya sudah melalui tahapan ini, sehingga masyarakat bisa lebih tenang dalam menunaikan ibadah.

6. Pilih Distribusi yang Tepat Sasaran

Menariknya, tren qurban saat ini tidak hanya berfokus pada pelaksanaan, tetapi juga distribusi manfaat. Beberapa program menyalurkan daging qurban ke wilayah minim akses, seperti Indonesia Timur hingga Afrika.

Langkah ini menjadi strategi untuk memperluas dampak sosial sekaligus memastikan bantuan menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan distribusi yang tepat, nilai ibadah qurban menjadi semakin bermakna.

7. Niat dan Konsistensi Jadi Kunci Utama

Pada akhirnya, inti dari qurban terletak pada niat. Bagi yang belum mampu tahun ini, masih ada kesempatan di tahun berikutnya. Yang terpenting adalah menjaga konsistensi dan mulai merencanakan sejak dini.

Program seperti Flash Sale Qurban juga menjadi alternatif bagi masyarakat untuk berpartisipasi lebih awal. Selain membantu perencanaan distribusi, langkah ini membuat beban finansial terasa lebih ringan karena dipersiapkan jauh-jauh hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan berbagai pilihan yang tersedia, berqurban kini semakin inklusif dan fleksibel. Tidak lagi harus menunggu kondisi “ideal”, masyarakat tetap bisa menjalankan ibadah ini dengan strategi yang tepat. 

Lebih dari sekadar ritual tahunan, qurban adalah bentuk solidaritas sosial yang dampaknya bisa dirasakan lintas wilayah, bahkan hingga ke pelosok yang jarang tersentuh bantuan. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Ingin mendapat penghasilan tambahan dari menulis? Berikut 10 platform novel digital yang membuka peluang royalti, kontrak penulis, hingga penjualan cerita
Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Comeback Persib atas Melbourne Victory menambah poin Indonesia. Simak posisi Liga Indonesia di ranking AFC dan persaingannya dengan Vietnam serta Singapura.
Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan, dan membangun kepercayaan diri menjadi keterampilan penting bagi generasi muda dalam menghadapi tanta
WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

Di tengah ancaman peretasan dan penyadapan data pribadi, E2EE melindungi percakapan WhatsApp agar tidak dapat dibaca pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

TNI AD mengungkap fakta baru dibalik insiden kecelakaan helikopter milik Penerbad yang terjadi saat memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah pada Rabu 4/11/2026

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT