GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Capai Indonesia Emas 2045, Gempar Indonesia Dorong Peran Aktif Generasi Muda

Generasi Muda Pembaharu (Gempar) Indonesia bertekad mendeklarasi moral generasi muda Kristen dan Katolik untuk ikut membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Kamis, 28 Mei 2026 - 22:32 WIB
Capai Indonesia Emas 2045, Gempar Indonesia Dorong Peran Aktif Generasi Muda
Sumber :
  • Istimewa

Batam, tvOnenews.com - Generasi Muda Pembaharu (Gempar) Indonesia bertekad mendeklarasi moral generasi muda Kristen dan Katolik untuk ikut membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Deklarasi itu disampaikan dalam kegiatan pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gempar Kota Batam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembina Gempar Indonesia, Brigjen Pol (Purn) Bambang Pristiwanto mengatakan kehadiran berbagai unsur seperti gereja, pemerintah, BIN, Ombudsman, organisasi kepemudaan, hingga tokoh masyarakat menunjukkan bahwa organisasinya telah menjadi ruang pemersatu generasi muda lintas profesi.

“Kita datang dari latar belakang yang berbeda-beda, tetapi dipersatukan oleh tujuan yang sama, yaitu membangun generasi muda yang takut akan Tuhan, cinta bangsa, dan siap melayani masyarakat,” kata Bambang, Kamis (28/3/2026).

Bambang menuturkan keberadaan Dewan Pembina Gempar Kepri untuk menjadi tempat berdiskusi, memberikan solusi, perlindungan, dan arahan strategis bagi organisasi. 

Ia menekankan pembina harus menjadi orang tua yang baik agar organisasi berjalan sesuai dengan visinya.

“Kami hadir bukan untuk menghakimi atau mencari kelemahan pengurus. Tugas kami adalah membimbing, melindungi, membantu mencari jalan keluar, dan memastikan GEMPAR terus bertumbuh menjadi organisasi yang membawa manfaat,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa Dewan Pembina Gempar Kepri terdiri dari berbagai latar belakang profesi dan keahlian, mulai dari unsur Polri, TNI, Ombudsman, akademisi, dunia usaha, hingga pakar hukum. Keragaman ini menjadi kekuatan besar untuk membantu organisasi melihat persoalan dari berbagai sudut pandang.

“Kita punya pembina dari berbagai bidang. Ada yang memahami hukum, pemerintahan, keamanan, pendidikan, dan dunia usaha. Semua itu adalah modal besar untuk membantu generasi muda berkembang,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Gempar Kepri, Sony Christanto mengatakan organisasinya adalah gerakan pembaruan generasi muda. 

“GEMPAR lahir dari semangat pelayanan gereja untuk membangun anak-anak muda yang siap menjadi agen perubahan. Kita tidak ingin hanya besar secara nama, tetapi harus besar dalam dampak,” kata Sony.

Dia menjelaskan, GEMPAR Indonesia dibangun sebagai organisasi independen yang tidak terafiliasi dengan partai politik tertentu, sehingga dapat bergerak lebih luas dalam pelayanan sosial, kepemudaan, dan pembangunan masyarakat.

“Yang kita bangun bukan hanya kepengurusan, tetapi gerakan. Anak-anak muda harus bergerak, melayani, berkarya, dan hadir memberi solusi di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sony memaparkan konsep kolaborasi pentahelix yang menjadi fondasi pergerakan Gempar Indonesia.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Gereja, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan media harus berjalan bersama membangun Indonesia,” kata Sony.

Sony mengingatkan generasi muda untuk tidak minder terhadap usia. 

Meskipun masih berusia muda, tidak menjadi patokan kesuksesan maupun melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

“Tuhan tidak mencari orang paling hebat. Tuhan mencari orang yang mau dipakai. Kalau kita setia dan mau belajar, Tuhan bisa memakai siapa saja untuk menjadi berkat bagi bangsa. Kalau belum bisa jadi matahari, jadilah lilin kecil yang mau menyala dan menerangi sekitar,” pungkasnya.(raa)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT