Menteri LH Didorong Atensi Penuh TTM di Blok Rokan Riau
- Istimewa
Riau, tvOnenews.com - Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) mendorong Menteri Lingkungan Hidup (LH), Jumhur Hidayat memberi atensi penuh pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi (TTM) di Blok Rokan, Riau.
Ketua Bidang Lingkungan dan Bencana PMRI, Zunnur Roin meminta kredibilitas seluruh pihak terkait pemulihan TTM.
“Kita pinta seluruh pihak kredibel, jangan main-main dengan Project berbiaya besar ini,” Kata Zunnur, Sabtu (30/5/2026).
Zunnur menilai kebijakan tentang proses bioremediasi tanah tercemar minyak itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan sumber daya ala, yang berkeadilan.
Ia menekankan kebijakan tersebut untuk tidak mengabaikan sisi fundamental ekologis dan dinormalisasikan melalui pendekatan birokratis semata.
“Kami tekankan, jangan abai dengan fundamental ekologis yang berkeadilan. Ada hak hidup sehat bagi warga terdampak di Blok Rokan, maka anda-anda yang berkewajiban melindungi itu jangan berpacu dengan gaya eksplorasi dan eksploitasi yang ugal-ugalan, dan membersihkan diri dengan gimmick birokratis,” ungkapnya.
Zunnur turut menilai masalah TTM yang berasal dari kegiatan eksplorasi minyak pada era Chevron yang beralih menjadi tanggungjawab Pertamina sejatinya telah merugikan Negara.
“TTM ini sebenarnya tanggung jawab Chevron, tapi sejatinya Negara sudah kalah dengan alibi prinsip 'Polluter Pays' saat kontrak karya di menangkan Pertamina. Dalam kekalahan itu, harusnya Negara jangan berkali-kali kalah dengan upaya pemulihan yang serampangan. Kita dorong Menteri Jumhur atensi penuh prosesnya,” Ucap Zunnur.
Zunnur juga menyampaikan sikap kekhawatirannya mengingat sektor pengelolaan kebijakan lingkungan hidup rentan tertutup.
Kekhawatiran mengingat rekayasa buruk dalam pengendalian hidup beririsan dengan tingginya biaya serta nilai pengetahuan di tengah edukasi yang lemah bagi masyarakat.
“Enviromental Value’s itu berdaya tinggi, basisnya adalah riset dan pengujian laboratorium. Tentu berbiaya mahal. Saat bersamaan masyarakat minim pengetahuan, dan hanya tahu manfaat ekonomisnya saja. Jadi rentan sekali manipulatif. Sementara selama ini kita tahu, yang namanya masalah pengendalian lingkungan hidup Informasinya saja tertutup,” katanya.
Zunnur menkankan pihaknya akan selalu peka dengan isu pengelolaan sektor sumber daya alam di Riau.
Load more