News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa Gerakan Penanaman Pohon Penting? Ini Kaitannya dengan SDGs dan Krisis Iklim

Penanaman pohon tetap menjadi salah satu solusi berbasis alam yang dinilai efektif untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat
Minggu, 7 Juni 2026 - 22:21 WIB
Ilustrasi Mengapa Gerakan Penanaman Pohon Penting? Ini Kaitannya dengan SDGs dan Krisis Iklim
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Meningkatnya suhu bumi, cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi, hingga berkurangnya kawasan hijau menjadi tantangan global yang dihadapi banyak negara saat ini. 

Di tengah berbagai upaya menekan dampak perubahan iklim, penanaman pohon tetap menjadi salah satu solusi berbasis alam yang dinilai efektif untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) menempatkan aksi iklim sebagai poin ke-13 dan perlindungan ekosistem daratan sebagai poin ke-15. 

Kedua target tersebut mendorong negara-negara di dunia untuk memperluas kawasan hijau, melindungi keanekaragaman hayati, serta mengurangi emisi gas rumah kaca yang menjadi pemicu pemanasan global.

Berbagai negara maju telah membuktikan bahwa investasi pada penghijauan memberikan manfaat jangka panjang. 

Di Jepang, program penghijauan perkotaan terus dikembangkan untuk mengurangi efek pulau panas (urban heat island). Sementara itu, Korea Selatan dikenal berhasil menjalankan program restorasi hutan nasional sejak dekade 1970-an yang mengubah kawasan kritis menjadi hutan produktif. 

Menurut data Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), rehabilitasi hutan berkontribusi penting dalam meningkatkan daya serap karbon sekaligus menjaga kualitas tanah dan sumber daya air.

Melansir dari berbagai sumber, di Indonesia, gerakan penghijauan terus menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan melalui penanaman 27.000 pohon yang dilakukan di berbagai wilayah Indonesia sebagai langkah nyata menjaga lingkungan sekaligus mendukung pencapaian SDGs.

Meski terlihat sederhana, menanam satu pohon memiliki dampak ekologis yang besar. Akar pohon membantu menahan erosi dan menjaga struktur tanah, sementara tajuk dan daunnya berperan menyerap karbon dioksida serta menghasilkan oksigen.

Pohon dan Perannya dalam Menghadapi Krisis Iklim

Dalam jangka panjang, keberadaan pohon juga membantu menjaga ketersediaan air tanah, menurunkan suhu lingkungan, dan menyediakan habitat bagi berbagai spesies.

Gerakan penanaman tersebut dilakukan melalui sejumlah cabang di berbagai daerah, dengan masing-masing wilayah menanam sedikitnya 500 bibit pohon. Secara keseluruhan, sebanyak 27.000 pohon ditanam untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Langkah tersebut selaras dengan berbagai rekomendasi lembaga internasional yang menempatkan restorasi ekosistem sebagai salah satu instrumen penting dalam menghadapi perubahan iklim. 

Program penghijauan juga dinilai mampu memberikan manfaat sosial dan ekonomi melalui peningkatan kualitas lingkungan tempat masyarakat tinggal dan beraktivitas.

Gerakan penghijauan tersebut juga melanjutkan semangat program RE3 FOR-E yang sebelumnya berhasil menghimpun sekitar 20 ton pakaian layak pakai untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, program tersebut turut menghadirkan dukungan sosial melalui penyaluran buku bacaan guna memperluas akses literasi. Kombinasi antara pemanfaatan kembali pakaian, distribusi buku, dan penanaman pohon menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan yang saling melengkapi.

Pemanfaatan kembali pakaian layak pakai juga sejalan dengan konsep ekonomi sirkular yang saat ini banyak diterapkan di negara-negara maju. 

Pendekatan tersebut bertujuan memperpanjang usia penggunaan barang sehingga mampu mengurangi limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan bahwa komitmen terhadap penghijauan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan demikian, manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan oleh penerima bantuan secara langsung, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui pengurangan sampah tekstil yang terus meningkat setiap tahun. 

Pemberdayaan tidak hanya tentang membantu masyarakat mengembangkan usaha, tetapi juga menjaga ruang hidup tempat mereka tumbuh. Melalui penanaman pohon dan berbagai program keberlanjutan lainnya, manfaat yang dihadirkan tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga tumbuh untuk generasi berikutnya.

Pemberdayaan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga mencakup upaya menjaga kualitas lingkungan sebagai fondasi kehidupan jangka panjang. 

Melalui penanaman 27.000 pohon, dukungan literasi, dan pemanfaatan kembali pakaian layak pakai, berbagai inisiatif keberlanjutan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang terus tumbuh bagi masyarakat dan lingkungan pada masa mendatang. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas. 
Hari Otak Sedunia 2026: Pakar Ingatkan Pentingnya Gizi dan Stimulasi pada 5 Tahun Pertama Kehidupan Anak

Hari Otak Sedunia 2026: Pakar Ingatkan Pentingnya Gizi dan Stimulasi pada 5 Tahun Pertama Kehidupan Anak

Perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat pada lima tahun pertama kehidupan atau golden period. Oleh karena itu, para orang tua perlu memerhatikan.
15 Tahun Berkarya, Turn On Power Rilis Album Menjadi Dewasa, Gama Harsa Jadi Gerbang Kisah Perjalanan Hidup

15 Tahun Berkarya, Turn On Power Rilis Album Menjadi Dewasa, Gama Harsa Jadi Gerbang Kisah Perjalanan Hidup

Setelah 15 tahun menapaki perjalanan di industri musik independen, band rock, Turn On Power, akhirnya merilis album terbaru bertajuk Menjadi Dewasa.
Papua Selatan Kenalkan Destinasi Wisata Kelas Dunia, Taman Nasional Wasur Jadi Sorotan

Papua Selatan Kenalkan Destinasi Wisata Kelas Dunia, Taman Nasional Wasur Jadi Sorotan

Selain kekayaan alam, Papua Selatan memiliki warisan budaya yang kuat, seperti seni ukir khas Asmat yang telah dikenal hingga mancanegara, serta tradisi masyarakat Suku Marind.
Pemain Terbaik Leg Kedua SEA V Cup 2026 Merata, Hendra Kurniawan Jadi Best Middle Blocker Hingga Nguyen Ngoc Tuan Jadi MVP

Pemain Terbaik Leg Kedua SEA V Cup 2026 Merata, Hendra Kurniawan Jadi Best Middle Blocker Hingga Nguyen Ngoc Tuan Jadi MVP

Kemenangan Vietnam pun mempengaruhi daftar pemain terbaik di leg kedua yang diumumkan setelah penyelenggaraan SEA V Cup 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Minggu (26/7/2026). 
Pesona Budaya Sumatera Utara Untuk Indonesia Istimewa 2026 Digelar di Malioboro Yogyakarta, Angkat Keragaman 8 Etnis

Pesona Budaya Sumatera Utara Untuk Indonesia Istimewa 2026 Digelar di Malioboro Yogyakarta, Angkat Keragaman 8 Etnis

Kawasan ikonik Jalan Malioboro, di jantung kota Yogyakarta menjadi saksi kemegahan ajang Pesona Budaya Sumatera Utara 2026.

Trending

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas. 
Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Beredar kabar terkait detik-detik mengeringak tewasnya bernama Sutrimo, yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jaksel.
Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Usai beredarnya kabar terkait tewasnya yang diduga disebut-sebut merupakan Karumga eks Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah, Sutrimo di medsos
Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Ihwal insiden terduga maling ayam tewas dikeroyok di Bali yang menjadi sorotan publik. Kini menjadi perhatian Senator Bali atau Anggota DPD, Ni Luh Jelantik. 
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak bungsu dari mantan Presiden RI ke-7, Jokowi yang juga Ketua Umum (Ketum) PSI, Kaesang Pangarep ingin maju pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Sontak hal
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT