Review Film Dosa, Penebusan atau Pengampunan: Teror Hotel Angker yang Mengungkap Dosa Masa Lalu
Namun di balik label film horor, "Dosa, Penebusan atau Pengampunan" tampaknya menawarkan lebih dari sekadar teror supranatural. Cerita yang diangkat berfokus pada konsekuensi dari tindakan manusia, rasa bersalah yang terus menghantui, dan upaya menghadapi masa lalu yang kelam.
Salah satu tantangan terbesar selama produksi adalah pencarian lokasi utama berupa hotel tua yang menjadi pusat cerita.
Sutradara Sondang Pratama mengungkapkan bahwa tim produksi sempat menemukan hotel yang dianggap sesuai di kawasan Malang. Namun rencana tersebut batal setelah pengelola hotel keberatan bangunannya digunakan sebagai latar film horor karena khawatir menimbulkan kesan negatif terhadap properti mereka.
Kondisi tersebut memaksa tim mencari solusi lain. Alih-alih melakukan renovasi besar atau mengganti lokasi, tim akhirnya memutuskan membangun set hotel secara mandiri di dalam studio.
Keputusan itu tentu bukan pekerjaan sederhana. Tim produksi bahkan harus menyewa dua studio sekaligus demi menciptakan suasana hotel tua yang sesuai dengan kebutuhan cerita. Langkah tersebut menunjukkan keseriusan para pembuat film dalam menghadirkan atmosfer yang mendukung pengalaman menonton.
Hasilnya adalah sebuah ruang misterius yang menjadi tempat berbagai kejadian ganjil dan menakutkan terjadi sepanjang film.
Sinopsis: Ketika Kecelakaan Membuka Rahasia Kelam
Cerita berpusat pada pasangan suami istri, Bima yang diperankan Muhammad Riza Irsyadillah dan Ersya yang dimainkan Ratu Sofya. Keduanya memutuskan melakukan perjalanan ke luar kota meski telah diperingatkan oleh Nungki, ibu Bima yang diperankan Dominique Sanda. Nungki memiliki firasat buruk mengenai perjalanan tersebut.
Peringatan itu diabaikan. Bahkan Ersya sengaja memberikan obat tidur kepada Nungki agar tidak dapat mencegah keberangkatan mereka.
Petaka kemudian datang saat mobil yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di kawasan perbukitan setelah berpapasan dengan Nanang, sopir truk yang diperankan Revaldo. Dalam kondisi terluka dan terjebak di lokasi asing, mereka mencari tempat berlindung dan akhirnya tiba di sebuah hotel tua yang misterius.
Hotel tersebut dijaga oleh Sheren, resepsionis berperilaku dingin yang diperankan Jennifer Eve. Alih-alih menemukan pertolongan, Bima dan Ersya justru masuk ke dalam rangkaian peristiwa yang semakin sulit dijelaskan secara logika.
Load more