Puluhan Petani Kelapa Sawit di Aceh Ikuti Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan
- Istimewa
Aceh, tvOnenews.com - Puluhan petani di Kota Subulussalam, Aceh mengikuti Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan (SDM Perkebunan) Tahun 2026 berupa pelatihan panen dan pasca panen kelapa sawit.
Tercatat 94 petani kelapa sawit di Kota Subulussalam itu tercatat mengikuti pelatihan yang merupakan hasil kolaborasi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian, dan PT Daya Guna Lestari melalui DGL Learning Institute.
Direktur Utama PT Daya Guna Lestari, M. Gema Aliza Putra mengatakan program ini merupakan wujud nyata pengembalian manfaat dana sawit kepada petani.
Menurutnya sebagian nilai produksi sawit justru kerap hilang dtingkat kebun akibat buah dipanen terlalu muda, brondolan tidak terkutip, maupun penanganan pasca panen yang belum tepat.
Karenanya, kata Gema, pelatihan ini menjadi ikhtiar untuk mengembalikan nilai tersebut ke tangan petani.
“Inilah dana sawit yang pulang ke rumah. Dari petani, dikelola negara, dan hari ini kembali kepada petani,” ujar Gema, Senin (8/6/2026).
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Zulfadhli mengatakan bahwa sektor perkebunan menjadi tumpuan utama perekonomian masyarakat.
Ia memaparkan Aceh memiliki areal seluas 268.189 hektare dengan 147.834 KK petani sementara Kota Subulussalam tercatat memiliki 19.304 hektare kebun sawit rakyat dan 13.614 KK petani.
"Keberhasilan sektor sawit sangat bergantung pada dua tahapan krusial, yakni proses panen dan pasca panen. Praktik panen yang keliru, seperti memanen buah mentah atau terlambat mengutip brondolan, dinilai dapat menurunkan kualitas Crude Palm Oil (CPO) dan merugikan petani. Kualitas buah yang baik di tingkat petani pada akhirnya turut menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS)," ungkapnya.
Di sisi lain, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perikanan Kota Subulussalam mengapresiasi seluruh pihak yang memfasilitasi kegiatan peningkatan kapasitas SDM perkebunan ini.(raa)
Load more