News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Terlantar di Turki, 11 PMI Akhirnya Pulang ke Bali

Sebanyak 11 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali, terlantar karena diduga menjadi korban penipuan di Negara Turki akhirnya pulang ke Pulau Dewata.
Senin, 11 April 2022 - 11:21 WIB
Sebanyak 11 PMI saat tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (11/4/2022).
Sumber :
  • tim tvOne - aris wiyanto

Denpasar, Bali - Sebanyak 11 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali, terlantar karena diduga menjadi korban penipuan di Negara Turki akhirnya pulang ke Pulau Dewata. Mereka tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (10/4/2022) kemarin, sekitar pukul 16:00 WITA.

Para anggota PMI tersebut langsung menuju Polda untuk membuat laporan soal dugaan kasus penipuan yang menimpa mereka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya buat laporan ke Polda Bali. Laporannya, baru setengah saja artinya untuk dimintai keterangan lebih lanjut itu nanti di hari Rabu dan Kamis di Polres Buleleng," kata Kuasa Hukum PMI Bali, I Putu Pastika Adnyana, saat dihubungi, Senin (11/4/2022).

Saat tiba di Polda mereka dimintai keterangan soal dugaan kasus penipuan dan juga menyerahkan barang bukti.

"Semuanya (diminta keterangan) mereka menyetorkan dokumen baik itu paspor, tiketnya atau alat bukti, semua diserahkan tadi. (Diminta keterangan) di ruang khusus PPA," imbuhnya.

Ia menyebutkan, bahwa 11 PMI itu adalah warga Kabupaten Buleleng, Bali. Empat orang PMI sudah dijemput di Denpasar oleh keluarganya, sisanya langsung di pulangkan ke Buleleng.

"Kondisinya sehat semua dan sangat optimis membuat laporan ini untuk membantu kepolisian di Polda Bali artinya kooperatif.  Makannya nanti, untuk pemeriksaan BAP hari Rabu dan Kamis persisnya di Polres Buleleng," ujarnya.

Seperti yang diberitakan, sebanyak 11 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang menjadi korban penipuan di Negara Turki akan di pulangkan ke Bali.

"Sekitar 11 orang dipulangkan, kemungkinan sore tiba," kata I Putu Pastika Adnyana selaku Kuasa Hukum PMI asal Bali, saat dihubungi, Kamis (7/4/2022).

Ia menjelaskan, kenapa proses pemulangan PMI asal Bali baru dilakukan saat ini, karena awalnya diduga pelaku penipuan menjanjikan akan membelikan tiket untuk pulang pada tanggal 28 Maret 2022 lalu.

Namun, pada tanggal 26 Maret 2022 terduga pelaku menyampaikan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) di Ankara, Turki, bahwa tidak sanggup membelikan tiket tersebut.

"Jadi, itu yang ditunggu oleh para korban. Tetapi, pada last minute di tanggal 28 Maret yang dijanjikan kemarin, di tanggal 26 Maret, kira-kira seperti itu dia menginfokan ke KBRI bahwa dia tidak sanggup membelikan tiket kepada korban untuk kepulangan mereka," ujarnya.

"Akhirnya, dari pihak KBRI dan KJRI langsung rapat internal di KBRI untuk solusinya. Akhirnya, para korban ini diminta untuk membuat surat keterangan tidak mampu untuk bisa diklaim kepada pemerintah. Supaya, pemerintah yang membelikan tiketnya untuk kepulangannya," sambungnya.

Saat ini, para PMI asal Bali dalam penanganan dan pengawasan KBRI dan KJRI di Ankara, Turki. Namun, dari 29 PMI yang menjadi korban penipuan baru 11 orang yang bisa pulangkan, karena sisanya masih terkendala dibagian  administrasi. 

"Yang baru bisa dipulangkan sekian tetapi nanti pasti ada dipulangkan lagi. Karena mereka itu di berangkatkan ke Turki dengan visa holiday otomatis sampai di negara penempatan itu, tidak mungkin mereka bisa bekerja tanpa legalitas yang jelas," ujarnya. 

"Yang kedua, tidak mungkin mereka bisa memproses izin tinggal di situ. Karena dengan izin tinggal pun dari masyarakat kita yang ada di Turki ini tidak menjamin mereka bisa mendapatkan visa kerja. Karena tidak ada yang menjamin”

Ia mengatakan, menurut laporan KBRI ada 29 korban penipuan dan membutuhkan proses untuk pemulangan karena pemerintah membutuhkan informasi yang sah untuk dapat memproses administrasi yang harus dilakukan.

"Para PMI itu, sebagian besar warga (Kabupaten) Buleleng. Tapi juga ada warga lainnya di daerah lain di Bali," sebutnya.

Ia juga menyatakan, bahwa pada awalnya laporan penipuan para PMI ini diarahkan ke Polda Bali, mengingat waktu dan jarak yang harus dilakukan dalam proses pemeriksaan baik itu pelapor dan saksi-saksi. Namun, karena banyaknya korban dari Buleleng maka dilimpahkan ke Polres Buleleng, Bali.

"Makannya, dari pihak Polda Bali melimpahkan perkara ini untuk diproses di Polres Buleleng untuk mempermudah penyidik mendapatkan informasi dan pemeriksaan saksi-saksi dan korban juga," jelasnya.

Sementara, untuk para terduga pelaku penipuan masih dalam proses peyidikan Polres Buleleng dan para pelaku diduga lebih dari tiga orang. Mereka berada di Singaraja, Buleleng, dan Turki.

"Sampai detik ini, belum ditetapkan tersangka dan mungkin ada mekanisme-mekanisme yang harus dilakukan oleh penyidik polres Buleleng. Kemungkinan lebih dari tiga, saya kira itu sindikat dan sudah penyidikan. Tinggal menunggu kepulangan para PMI dan langsung membuat laporan ke polres Buleleng," ujarnya.

Seperti yang diketahu, sebuah video 25 warga Bali terlunta-lunta di Turki, viral di media sosial. Mereka diduga menjadi korban penipuan yang menjanjikan pekerjaan, namun saat berangkat hanya diberi visa holiday atau liburan.

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Denpasar, Bali, menindaklanjuti dengan berkirim surat ke BP2MI Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah kita follow up. Bahwa ini memang tanggung jawab negara dan negara wajib hadir di dalam menyelesaikan kasus ini," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BP2MI Denpasar, Wiam Satriawan.

Ia juga menyatakan, dari informasi yang didapat bahwa 25 warga Bali terlunta-lunta karena mereka dijanjikan pekerjaan dan menggunakan visa holiday ke Turki. ( Aris Wiyanto/Mg4 )

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MotoGP Ceko 2026 Belum Mulai, Marc Marquez dan Marco Bezzecchi Sudah Dipastikan akan Jajal Motor 850cc untuk Musim Depan

MotoGP Ceko 2026 Belum Mulai, Marc Marquez dan Marco Bezzecchi Sudah Dipastikan akan Jajal Motor 850cc untuk Musim Depan

Menjelang dimulainya MotoGP Ceko 2026 sejumlah rider sudah dikonfirmasi untuk menjajal motor generasi baru yang akan digunakan mulai musim depan.
6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Cuan Akhir Juni 2026: Leo Banyak Peluang, Pisces Rezeki Datang dari Berbagai Arah

6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Cuan Akhir Juni 2026: Leo Banyak Peluang, Pisces Rezeki Datang dari Berbagai Arah

Berikut 6 zodiak yang diprediksi paling cuan akhir bulan Juni 2026, di antaranya Leo banyak peluang dan Pisces ada rezeki datang dari berbagai arah.
Timnas Inggris Kehilangan Bintang Andalannya di Piala Dunia 2026

Timnas Inggris Kehilangan Bintang Andalannya di Piala Dunia 2026

Bek sayap Newcastle United, Tino Livramento, dipastikan absen dari skuad Tim Nasional atau Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 karena cedera betis dan digantikan oleh bek Chelsea, Trevoh Chalobah.
Gus Ma'shum Pimpin Gowes Muharram 1448 H: 1.000 Pesepeda Syiar Islam di Gunung Pegat Bojonegoro

Gus Ma'shum Pimpin Gowes Muharram 1448 H: 1.000 Pesepeda Syiar Islam di Gunung Pegat Bojonegoro

Syiar Islam perlu dikemas dalam kegiatan yang dekat dengan masyarakat, menggembirakan, sekaligus memperkuat kebersamaan. Semangat itulah yang mewarnai Gowes
Timnas Inggris Dapat Kabar Buruk! Thomas Tuchel Terpaksa Coret Satu Bek Jelang Laga Kontra Kroasia di Piala Dunia 2026

Timnas Inggris Dapat Kabar Buruk! Thomas Tuchel Terpaksa Coret Satu Bek Jelang Laga Kontra Kroasia di Piala Dunia 2026

Kabar buruk menghantam Timnas Inggris menjelang laga perdana mereka di Fase Grup Piala Dunia 2026 kontra Kroasia yang akan berlangsung Kamis 18 Juni mendatang.
Dampak Gempa M 6,7 Sulteng: 109 Warga Terdampak dan Puluhan Bangunan Rusak

Dampak Gempa M 6,7 Sulteng: 109 Warga Terdampak dan Puluhan Bangunan Rusak

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis laporan terkini mengenai dampak gempa bumi bermagnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6). 

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) menggelar Muktamar VIII di Sunset 100 Kuta, Bali, pada 15–16 Juni 2026.
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT