News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

JAM Coin Resmi Diluncurkan, Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil

JAM Coin resmi diluncurkan kepada publik melalui acara bertajuk Just A Move Begins yang digelar di Hotel Aston Serang, Banten.
Jumat, 12 Juni 2026 - 10:33 WIB
JAM Coin resmi diluncurkan kepada publik melalui acara bertajuk Just A Move Begins yang digelar di Hotel Aston Serang, Banten.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Sehari setelah disetujui masuk dalam Daftar Aset Keuangan Digital (DAKD) Bursa berdasarkan hasil evaluasi Komite Bursa dan Keputusan Direksi Bursa, JAM Coin resmi diluncurkan kepada publik melalui acara bertajuk Just A Move Begins yang digelar di Hotel Aston Serang, Banten, Rabu (10/6/2026).

Peluncuran ini menjadi langkah awal pengembangan ekosistem aset digital yang mengintegrasikan teknologi blockchain dengan sektor ekonomi riil. JAM Coin diperkenalkan sebagai utility token yang dirancang untuk digunakan dalam berbagai aktivitas ekonomi dan layanan premium di dalam ekosistem JAM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

CEO JAM Andre Arthur mengatakan, JAM Coin tidak hanya ditujukan sebagai aset digital untuk diperdagangkan, tetapi juga memiliki fungsi nyata sebagai alat transaksi dalam berbagai layanan yang dikembangkan perusahaan.

“Di dalam ekosistem JAM terdapat berbagai fitur dan layanan premium yang menggunakan JAM Coin sebagai alat transaksi. Karena itu, token ini tidak hanya memiliki nilai perdagangan, tetapi juga utilitas yang dapat dirasakan langsung oleh penggunanya,” ujar Andre kepada wartawan usai peluncuran.

Menurut Andre, pengembangan JAM Coin didukung oleh integrasi berbagai unit usaha yang menjadi fondasi ekosistem sehingga diharapkan mampu menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dukungan terhadap pengembangan JAM Coin juga datang dari pelaku industri aset digital nasional. Salah satunya Mobee Exchange yang menjadi mitra perdagangan aset digital dalam proyek tersebut.

Head of Business Development Mobee Exchange Hery Hermawan menilai, pertumbuhan jumlah investor aset digital di Indonesia menjadi peluang besar bagi hadirnya utility token yang memiliki kegunaan langsung dalam aktivitas ekonomi.

“Jumlah investor kripto di Indonesia saat ini diperkirakan mencapai sekitar 21 juta orang. Angka tersebut bahkan telah melampaui jumlah investor pasar saham. Ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap aset digital yang memiliki manfaat nyata dalam sebuah ekosistem,” kata Hery.

Ia menambahkan, generasi investor saat ini tidak hanya melihat aset digital sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai bagian dari sistem transaksi yang memberikan nilai tambah dalam kehidupan sehari-hari.

Dukungan serupa disampaikan Vice President GudangKripto Alexander Pattiasina. Menurut dia, JAM Coin memiliki keunggulan karena dibangun di atas model bisnis yang jelas serta didukung ekosistem usaha yang menjadi fondasi pengembangannya.

“Investor tentu melihat potensi keuntungan, tetapi yang tidak kalah penting adalah adanya fundamental yang kuat dan arah pengembangan yang terukur. JAM Coin dibangun di atas fondasi bisnis yang nyata sehingga memiliki prospek yang dapat dipahami oleh masyarakat maupun investor,” ujar Alexander.

Selain mengembangkan teknologi digital, JAM Coin juga menargetkan kontribusi pada sektor ekonomi produktif melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis koperasi.

Teknologi Digital Penguatan Ekonomi Desa

Penggagas sekaligus Komisaris JAM Coin Johan Aripin Muba menambahkan, pihaknya tengah membangun jaringan koperasi melalui program JAM Center Indonesia yang diharapkan menjadi penghubung antara teknologi digital dan penguatan ekonomi desa.

“JAM Coin dirancang untuk tumbuh seiring dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Semakin besar produktivitas yang tercipta di dalam ekosistem, semakin besar pula nilai yang dapat dibangun bersama. Karena itu, kami tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada penciptaan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” kata Johan, yang juga Ketua Dewan Pakar Apdesi Merah Putih

Menurut Johan, pengembangan koperasi berbasis desa akan diarahkan untuk mendukung sektor peternakan dan ketahanan pangan nasional. Program tersebut mencakup penyediaan sarana peternakan, penguatan rantai distribusi hasil produksi, hingga peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat desa.

“JAM Coin akan mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang produktif, mulai dari penyediaan sarana peternakan hingga penguatan rantai distribusi hasil produksi. Harapannya, program ini dapat mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

Johan menambahkan, JAM Coin dibangun dengan visi jangka panjang sebagai jembatan antara ekonomi digital dan ekonomi riil.

“Kami percaya masa depan aset digital tidak hanya ditentukan oleh aktivitas perdagangan, tetapi juga oleh seberapa besar manfaat yang bisa dihadirkan bagi masyarakat. JAM Coin hadir sebagai bagian dari transformasi tersebut dengan menghadirkan teknologi yang dekat dengan kebutuhan rakyat serta mampu menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan,” tutur Johan, yang juga Ketua Harian Perbakin Provinsi Banten.(chm)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Pertamax Meroket, PKS Sebut Rakyat Berpotensi Pindah ke BBM Subsidi

Harga Pertamax Meroket, PKS Sebut Rakyat Berpotensi Pindah ke BBM Subsidi

Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Handi Risza, mengatakan kenaikan harga Pertamax berpotensi membuat rakyat pindah haluan ke BBM subsidi, seperti Pertalite.
Fakta Mencengangkan Piala Dunia: Belum Ada Tempat Bagi Pelatih Asing untuk Jadi Juara

Fakta Mencengangkan Piala Dunia: Belum Ada Tempat Bagi Pelatih Asing untuk Jadi Juara

Tahukah kamu kalau enam gelaran Piala Dunia terakhir selalu didominasi oleh pelatih lokal di negaranya masing-masing. Ini fenomena menarik di tengah maraknya negara merekrut pelatih asing.
Mathew Baker Dicadangkan Usai Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026? Nova Arianto Bakal Lakukan Hal Ini Saat Perebutan Juara 3

Mathew Baker Dicadangkan Usai Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026? Nova Arianto Bakal Lakukan Hal Ini Saat Perebutan Juara 3

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, beri sinyal akan lakukan rotasi besar saat menghadapi Kamboja pada perebutan peringkat ketiga Piala AFF U-19 2026.
Bank Indonesia Sebut Investor Asing Mulai Balik ke Indonesia, Rupiah Tembus Lagi di Bawah Rp18.000

Bank Indonesia Sebut Investor Asing Mulai Balik ke Indonesia, Rupiah Tembus Lagi di Bawah Rp18.000

IHSG dibuka melonjak 81,33 poin atau 1,38 persen ke level 5.967 pada pukul 09.50 WIB. Rupiah berhasil kembali menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS.
Dalam RDP Bersama DPR, Tito Paparkan Penguatan Program Prioritas di Kawasan Perbatasan dalam Rencana Kerja 2027

Dalam RDP Bersama DPR, Tito Paparkan Penguatan Program Prioritas di Kawasan Perbatasan dalam Rencana Kerja 2027

Tito menyampaikan pemaparan tersebut sebagai bagian dari dukungan BNPP RI terhadap pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027.
Tujuan Utama Kang Sung-hyung Datangkan Jordan Wilson Terungkap, Hitter AS itu Direkrut Tak Semata Memperkuat Serangan

Tujuan Utama Kang Sung-hyung Datangkan Jordan Wilson Terungkap, Hitter AS itu Direkrut Tak Semata Memperkuat Serangan

Keputusan tim asal Kota Suwon, Hyundai Hillstate, untuk memilih Jordan Wilson saat draft pemain asing KOVO sempat menimbulkan pertanyaan bagi para penggemar.

Trending

Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Performa impresif Timnas Indonesia sepanjang FIFA Matchday Juni 2026 terus mengundang perhatian dunia. Publik Timur Tengah sebut skuad Garuda bakal naik level.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok: Leo Makin Memikat, Pisces Diliputi Kehangatan

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok: Leo Makin Memikat, Pisces Diliputi Kehangatan

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 13 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap untuk Aries hingga Pisces di sini.
Terungkap! Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Ternyata Penyetor Uang Atur Titik SPPG ke Sony Sonjaya

Terungkap! Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Ternyata Penyetor Uang Atur Titik SPPG ke Sony Sonjaya

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI mengungkap temuan baru dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret sejumlah mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN).
Media Vietnam Sorot Momen Kontroversial Timnas Indonesia vs Australia, Pantas Momen Ini Bikin Suporter Garuda Murka

Media Vietnam Sorot Momen Kontroversial Timnas Indonesia vs Australia, Pantas Momen Ini Bikin Suporter Garuda Murka

Langkah Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026 harus terhenti secara dramatis usai takluk 0-1 dari Australia pada laga semifinal. Media Vietnam beri sorotan.
FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA resmi mengumumkan update FIFA Ranking terbaru setelah seluruh rangkaian FIFA Matchday edisi Juni 2026 telah selesai dilaksanakan.
Prediksi Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026: Duel Son Heung-min atau Patrik Schick yang Bakal Menang?

Prediksi Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026: Duel Son Heung-min atau Patrik Schick yang Bakal Menang?

Prediksi Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026. Duel Son Heung-min dan Patrik Schick diprediksi berlangsung sengit dalam laga pembuka di Grup A.
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Korea Selatan vs Republik Ceko Pagi Nanti, Duel Kuda Hitam Kanada vs Bosnia Dini Hari

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Korea Selatan vs Republik Ceko Pagi Nanti, Duel Kuda Hitam Kanada vs Bosnia Dini Hari

Jadwal Piala Dunia 2026 hari ini, Jumat (12/6/2026), akan menyajikan laga menarik Korea Selatan kontra Republik Ceko. Serta Kanada yang akan menantang Bosnia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT