News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Warga Ngabuburit Ekstrem di Jalan Rel Kereta Api Stasiun Plered, Ada KA Melintas dengan Kecepatan Tinggi

Menunggu azan Magrib atau ngabuburit di kala bulan suci Ramadhan menjadi suatu aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Namun, di Purwakarta, Jawa Barat, terdapat masyarakat yang menghabiskan waktu ngabuburit dengan cara yang ekstrem. 
Senin, 3 April 2023 - 03:24 WIB
Warga ngabuburit di stasiun Plered
Sumber :
  • Tim tvOne/Agung

Purwakarta, Jawa Barat - Menunggu azan Magrib atau ngabuburit di kala bulan suci Ramadhan menjadi suatu aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Namun, di Purwakarta, Jawa Barat, terdapat masyarakat yang menghabiskan waktu ngabuburit dengan cara yang ekstrem. 

Pemandangan masyarakat untuk menghabiskan waktu senja di stasiun Plered, Kabupaten Purwakarta menjadi sebuah hal biasa. Namun, aktivitas warga tersebut terbilang ekstrem karena mereka menunggu buka puasa di rel kereta api. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di stasiun Plered ini terlihat sejumlah orang dewasa hingga anak-anak, baik pria dan perempuan berkumpul di perlintasan kereta api Stasiun Plered yang berlokasi di Kelurahan/Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta untuk menunggu waktu berbuka puasa. 

Ramainya masyarakat yang habiskan waktu di perlintasan kereta api itu tak lepas dari pasar dadakan yang menjual berbagai takjil di sekitar Stasiun Plered. 

Salah satu warga Plered, Dede (40), mengaku sengaja datang bersama istri dan anaknya untuk ngabuburit. Setiap tahunnya saat bulan puasa, dia menjadikan lokasi tersebut untuk menunggu waktu berbuka puasa. 

"Datang sama anak istri, mau ngajak ngabuburit saja. Kenapa pilih ke sini karena memang setiap tahunnya selalu ramai apalagi kalau bulan puasa," ujar Dede, Minggu (2/4/2023). 

Dede mengatakan, dia tidak khawatir bila ada kereta api yang melintas. Pasalnya, sudah ada petugas yang memberi tahu jauh sebelum kereta api melintas. 

"Ah enggak (takut) soalnya kalau misalkan ada kereta pasti dikasih tau sama petugasnya disuruh minggir dulu," katanya. 

Senada dengan Dede, warga lainnya Hendri memilih ngabuburit bersama keluarganya karena dianggap menyenangkan bisa melihat kereta api melintas. 

"Kebetulan anak saya senang sama kereta api, jadi nggak ada alasan bawa anak ke sini. Bukan cuman saya saja sih banyak banget warga bawa anaknya ngabuburit sambil ngeliat kereta api lewat," ucap Hendri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Plered, Febri Kristo mengatakan bahwa hal tersebut memang sebenarnya tidak boleh dilakukan dan membahayakan. 

Namun, karena animo masyarakat yang tinggi, ngabuburit di perlintasan kereta api tak bisa dihindarkan. Ia menyebutkan, bersama petugas keamanan stasiun dan pihak kepolisian selalu mengimbau bila ada kereta api yang akan melintas. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.
Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT