News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesenjangan Pembangunan, Kalangan Akademisi Gelar Pemberdayaan Masyarakat di Bekasi

"Kita menilai wilayah ini perlu diberdayakan masyarakatnya agar kesenjangan sosial antara wilayah ini yang bersebelahan langsung dengan pusat bisnis Sumarecon Bekasi, dapat teratasi,”
Minggu, 17 Desember 2023 - 14:32 WIB
Kesenjangan Pembangunan di Bekasi, Kalangan Akademisi Soroti Peran Ponpes
Sumber :
  • tim tvone

Tujuannya, agar masyarakat yang memiliki usaha ultramikro memperoleh pengetahuan dasar dalam mempromosikan produk dengan karya foto dan video yang baik.

“Saya yakin dengan foto atau video promosi yang baik, mereka dapat lebih mengembangkan usaha yang telah mereka miliki,” ujar Usmar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan pemberdayaan ini melibatkan 150 orang warga sekitar ponpes. Total ada 100 orang yang ikut pengelolaan bank sampah dan 20 orang yang mengikuti pelatihan foto dan video.

Sedangkan dalam rangka bakti sosial, juga dibagikan 250 paket sembako untuk para santri dhuafa dan  warga kurang mampu di dua RT, yakni RT 03 dan RT 05/RW 02.

“Saya memberikan apresiasi kepada Institusi dari Universitas Paramadina yang menempatkan Kegiatan Pengabdian kepada masyakarat di wilayah Kota Bekasi, tentunya terkait dengan ini kami Pemerintah benar-benar bersikap proaktif dan memberikan dukungan serta manfaat yang saling menguntungkan terutama untuk warga,” kata PJ Walikota Bekasi, Gani Muhamad.

Kekurangan SMP Negeri

Sementara, pengasuh Ponpes Darul Futuuh, Muhammad Farhan mengungkapkan, akar masalah di wilayah ini adalah kemiskinan.   

“Akarnya masalahnya adalah kemiskinan karena minimnya lapangan pekerjaan. Padahal lokasi ini bersebelahan dengan pusat bisnis Summarecon,” ujar Farhan.

Lantaran tidak bekerja, mereka akhirnya tidak mampu membiayai anaknya sekolah.

Farhan mengakui ada SMP negeri yang gratis, tetapi anak-anak sering tidak tembus karena terbentur masalah zonasi.

“Kalau lewat jalur prestasi, agak sulit. Makanya pakai melalui jalur zonasi. Tapi itupun tidak tembus karena beda zonasi, anak-anak di sini sering tidak tembus,” ujar Farhan. 

Karenanya ia berharap, pemerintah Kota Bekasi membangun SMP Negeri di wilayah Harapan Mulya lantaran jumlah penduduknya juga sudah semakin padat. Sedangkan SMP dan SMA Negeri tidak ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini menurut data, ada 12 sekolah di wilayah Harapan Mulya. Untuk tingkat SD ada empat sekolah, yaitu tiga SD negeri dan satu SD swasta. Sedangkan SMP ada 7 sekolah, dimana semuanya adalah sekolah swasta.

“Kalau sekolah swasta, kan harus membayar, sedangkan di sini warganya banyak tidak mampu. Akhirnya banyak anak-anak putus sekolah,” pungkas Farhan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bisnis Sampah Sumut Naik Kelas, Berhasil Pangkas 5.070 Ton Emisi CO2 

Bisnis Sampah Sumut Naik Kelas, Berhasil Pangkas 5.070 Ton Emisi CO2 

Kolaborasi dalam pengelolaan sampah tidak cukup berhenti pada pertemuan atau kesepakatan di atas kertas. Kemitraan lintas sektor perlu diwujudkan melalui pening
Tak Cuma karena Dibantai Persija 1-5, Arema FC Ungkap Alasan Sebenarnya Pecat Marcos Santos

Tak Cuma karena Dibantai Persija 1-5, Arema FC Ungkap Alasan Sebenarnya Pecat Marcos Santos

Arema FC memecat Marcos Santos usai lima laga tanpa kemenangan dan kalah 1-5 dari Persija Jakarta. Manajemen mengungkap alasan lain di balik keputusan tersebut.
Viral Anak 10 Tahun di Subang Dilecehkan Tetangga Sendiri, RT dan Orang Desa Enggan Bantu Lapor ke Pihak Berwajib

Viral Anak 10 Tahun di Subang Dilecehkan Tetangga Sendiri, RT dan Orang Desa Enggan Bantu Lapor ke Pihak Berwajib

Kejadian tersebut terjadi pada 15 Oktober 2026 sekitar pukul 23.37 WIB, dimana pintu rumah lupa dikunci, sementara semua orang di rumah tersebut sudah tertidur.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Viral Foto Diduga Mirip Dirinya, Ruben Onsu Tulis Pesan Tegas

Viral Foto Diduga Mirip Dirinya, Ruben Onsu Tulis Pesan Tegas

Ruben Onsu menanggapi polemik foto tak senonoh yang diduga mirip dirinya lewat unggahan Instagram. Ia menyinggung cerita bohong, tuduhan, dan framing.
Petaka Usai Dihancurkan Persija 1-5, Marcos Santos Resmi Dipecat sebagai Pelatih Arema FC

Petaka Usai Dihancurkan Persija 1-5, Marcos Santos Resmi Dipecat sebagai Pelatih Arema FC

Arema FC secara resmi mengambil langkah dengan memecat Marcos Santos dari kursi kepelatihan. Keputusan ini diambil setelah kekalahan telak 1-5 dari Persija.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT