LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
KPU Jawa Barat
Sumber :
  • Antara

KPU Jabar Rekrut 132.261 Pantarlih untuk Pilkada 2024

Koordinator Divisi SDM dan Litbang KPU Jabar Abdullah Sapi'i mengatakan proses pendaftaran untuk rekrutmen pantarlih berlangsung sejak 13 sampai 19 Juni 2024.

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:31 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat (Jabar) merekrut sebanyak 132.261 orang petugas pemutakhiran data pemilih atau pantarlih untuk Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 dan mereka akan bertugas di 73.225 tempat pemungutan suara pada 27 daerah.

Koordinator Divisi SDM dan Litbang KPU Jabar Abdullah Sapi'i mengatakan proses pendaftaran untuk rekrutmen pantarlih sudah berlangsung sejak tanggal 13 sampai 19 Juni 2024.

"Kami sudah menginstruksikan seluruh PPS di setiap desa agar membuat pengumuman secara terbuka mengenai rekrutmen ini. Karena terbuka maka siapa pun bisa ikut mendaftar," kata pria yang akrab disapa Gus Asa ini dalam keterangan di Bandung, Jumat (14/06/2024).

Mereka yang memenuhi syarat menjadi pantarlih, nantinya akan bertugas melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih di Jawa Barat, yang berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari Kementerian Dalam Negeri jumlahnya 35.912.610 orang.

Pantarlih akan mendatangi secara langsung tempat tinggal pemilih sesuai dengan data kependudukan yang tersedia untuk memutakhirkan data pemilih.

Baca Juga :

Berdasarkan ketentuan Pedoman Teknis Nomor 638 Tahun 2024, dibutuhkan dua orang pantarlih untuk TPS dengan pemilih lebih dari 400 orang pemilih dan satu pantarlih untuk TPS kurang dari 400 pemilih.

"Bagi masyarakat yang berminat dapat meminta informasi pendaftaran kepada PPS, PPK dan KPU kab/kota. Pendaftaran calon pantarlih di PPS sesuai dengan domisili pendaftar," tuturnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Wanda Harra Akhirnya Dilaporkan Polisi, Ini Tuduhan Berat yang Harus Dihadapi

Wanda Harra Akhirnya Dilaporkan Polisi, Ini Tuduhan Berat yang Harus Dihadapi

Pengarah gaya (fashion stylist) Wanda Harra alias Irwansyah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan penistaan agama Islam.
3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut tiga rumah sakit atas dugaan menimbulkan kerugian keuangan negara, karena melakukan phantom billing atau klaim fiktif kepada BPJS Kesehatan.
Temukan Cara Meninggalkan Kesan Positif dengan Renungan Harian dan Doa Pagi Kristen

Temukan Cara Meninggalkan Kesan Positif dengan Renungan Harian dan Doa Pagi Kristen

Renungan harian dan doa pagi Kristen untuk memulai hari dengan kesan positif, penuh syukur, dan memohon penyertaan Tuhan Yesus dalam setiap langkah kita.
Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Proses penggabungan BUMN PT Angkasa Pura I (AP I) dan PT Angkasa Pura II (AP II) terkesan berbelit-belit karena dipastikan mundur dan skemanya berubah lagi.
Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kejari Kabupaten Tegal Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Lebakgowah

Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kejari Kabupaten Tegal Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Lebakgowah

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tegal melakukan pengusutan dugaan kasus korupsi oleh perangkat Desa Lebakgowah.
Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tegal melakukan pengusutan dugaan korupsi pada salah satu Bank BUMN.
Trending
Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Proses penggabungan BUMN PT Angkasa Pura I (AP I) dan PT Angkasa Pura II (AP II) terkesan berbelit-belit karena dipastikan mundur dan skemanya berubah lagi.
Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tegal melakukan pengusutan dugaan korupsi pada salah satu Bank BUMN.
Jelang Pilkada Serentak 2024, Polres Sumenep Dekati Ulama dan Tokoh Masyarakat

Jelang Pilkada Serentak 2024, Polres Sumenep Dekati Ulama dan Tokoh Masyarakat

Polres Sumenep, Jawa Timur memperkuat sinergi dengan ulama dan tokoh masyarakat setempat, menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut tiga rumah sakit atas dugaan menimbulkan kerugian keuangan negara, karena melakukan phantom billing atau klaim fiktif kepada BPJS Kesehatan.
Baca Doa ini Sebelum Bekerja agar Dipermudah Aliran Rezeki Hidupnya

Baca Doa ini Sebelum Bekerja agar Dipermudah Aliran Rezeki Hidupnya

Bacaan doa sebelum bekerja ini menunjukkan seseorang mengawali aktivitasnya pada pagi hari untuk memudahkan meraih aliran rezeki setelah kerja mencari uang.
Hari Kebaya Nasional Resmi Berlangsung di Indonesia, Ribuan Perempuan Padai Istora Senayan

Hari Kebaya Nasional Resmi Berlangsung di Indonesia, Ribuan Perempuan Padai Istora Senayan

Ribuan perempuan di Indonesia memeriahkan acara Hari Kebaya Nasional yang resmi pertama berlangsung, Rabu (24/7/2024).
Kasus Keracunan Massal di Aceh, Polisi Uji Makanan di Kantin Sekolah, Pedagang Turut Dipanggil

Kasus Keracunan Massal di Aceh, Polisi Uji Makanan di Kantin Sekolah, Pedagang Turut Dipanggil

Satreskrim Polres Pidie, Aceh menyatakan telah mengambil sampel makanan untuk pengujian laboratorium terkait kasus dugaan keracunan massal pelajar Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Tgk Chik Dayah Cut Tiro di kabupaten setempat.
Selengkapnya