Polisi Bantu Penanganan Banjir di Karawang
- Antara
tvOnenews.com - Polres Karawang menurunkan personel ke lokasi bencana banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Kalimalang di Kampung Cisalak Tengah, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jumat.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah di Karawang, Jumat mengatakan setelah menerima laporan kejadian, jajaran Polres Karawang langsung diturunkan ke lokasi, untuk membantu warga terdampak serta melakukan langkah-langkah penanganan awal bersama instansi terkait.
"Kehadiran anggota Polri di lokasi bencana merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian kami kepada masyarakat," katanya.
Ia menyampaikan, selain membantu pemantauan dan evakuasi, kehadiran personel kepolisian juga memberikan rasa aman serta memastikan keselamatan warga.
Peristiwa longsornya tanggul Sungai Kalimalang di wilayah Telukjambe Barat terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, diduga akibat erosi dinding tanggul, penurunan kekuatan tanah karena usia konstruksi, serta tingginya intensitas curah hujan.
Akibat kejadian tersebut, ratusan rumah di sekitar Kampung Cisalak Tengah, Cisalak Utara, hingga Cijambe, Desa Margakaya Kecamatan Telukjambe Barat terendam banjir.
Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan, dalam kegiatan penanganan bencana yang dimulai pukul 13.30 WIB, personel Polri dari Sat Polairud Polres Karawang, BKO Dit Polairud Polda Jawa Barat, serta Polsek Telukjambe Barat tampak aktif membantu warga, melakukan pengecekan rumah terdampak, serta bersiaga apabila diperlukan proses evakuasi.
Polri juga bersinergi dengan BPBD Karawang, TNI, pemerintah kecamatan dan desa, Senkom Polri, Relawan Tagana, serta Citra Bhayangkara.
BPBD menyiapkan perahu karet sebagai langkah antisipasi apabila ketinggian air meningkat dan warga harus dievakuasi.
Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya ratusan kepala keluarga terdampak banjir di beberapa RT dengan total ketinggian air 10 hingga 20 sentimeter. Meski demikian, hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi karena kondisi air masih di bawah ambang batas darurat.
Sebagai langkah lanjutan, katanya, Dinas PUPR bersama Perum Jasa Tirta II melakukan upaya pembuatan tanggul sementara di lokasi kejadian.
Perum Jasa Tirta II Jatiluhur dikabarkan telah mematikan tiga pompa di Bendung Curug yang mengarah ke Kalimalang guna mengurangi debit dan ketinggian air.
Load more