News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Bayi Kembar Siam Asal Sukabumi? Hari Ini Menjalani Operasi Pemisahan

Ketua Tim Kembar Siam RSHS, dr Dikki Drajat Kusmayadi mengatakan operasi pemisahan bayi kembar siam ini membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 9 jam.
Rabu, 25 Mei 2022 - 13:22 WIB
Bayi kembar siam Queenetha Zaina dan Queenesha Zahira menjalani operasi pemisahan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Rabu (25/5/2022).
Sumber :
  • tim tvOne - Jhon Hendra

Bandung, Jawa Barat - Bayi kembar siam Queenetha Zaina dan Queenesha Zahira menjalani operasi pemisahan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Rabu (25/5/2022). Bayi kembar siam asal Sukabumi mengalami troracopagus atau xiphopagus atau kondisi dan dan perut bayi menyatu.

Bayi kembar siam ini lahir 28 juni 2021 lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Tim Kembar Siam RSHS, dr Dikki Drajat Kusmayadi mengatakan operasi pemisahan bayi kembar siam ini membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 9 jam. Dari hasil pemeriksaan selama ini, ditemukan fusi atau dempet toraks, dan, dan perut.

"Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya beberapa organ tubuh yang menyatu, ada liver yang menyatu dan pembuluh darah yang saling bersambungan di dalam tubuh hingga pemisahan harus secara hati-hati," kata Dikki.

Menurutnya, persatuan organ yang cukup sulit adalah liver karena posisinya menyatu di tengah-tengah. 

Untuk pemisahan bayi kembar siam ini, pihaknya melibatkan tim dokter dari multidisplin seperti tim dokter bedah, anestesi, dokter bedah anak, bedah toraks, dan bedah plastik. Selain itu, ada tim radiologi, dokter fisioterapi, patologi klinik,dan dukungan laboratorium. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Zahira dan Zahina merupakan bayi kembar siam asal Kabupaten Sukabumi yang lahir dengan kondisi conjoin twins thoracomphalophagus yaitu dempet pada bagian perut dan dada. Kelainan organ dalam yang lain adalah livernya menyatu di bagian tengahnya.

Bayi perempuan buah hati pasangan Abdul Muslih (31) dan Evi Susanti (21) ini harusnya menjalani operasi pemisahan pada bulan Februari kemarin. Namun karena terkendala biaya, operasi yang seharusnya dilakukan di RSHS Bandung itu pun terpaksa ditangguhkan. Biaya yang dibutuhkan untuk operasi ini tidak sedikit, diperkirakan mencapai Rp 1,6 miliar. (jha/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 4 Februari 2026 Lagi-Lagi Melambung hingga Rp102.000, Harganya Jadi Rp2.946.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 4 Februari 2026 Lagi-Lagi Melambung hingga Rp102.000, Harganya Jadi Rp2.946.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 4 Februari 2026 lagi-lagi meroket Rp102.000. Harga emas Antam hari ini berada di angka Rp2.946.000 per gram.
Kontraknya Tersisa 4 Bulan Lagi di FCV Dender, Winger Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Menuju Persib Bandung?

Kontraknya Tersisa 4 Bulan Lagi di FCV Dender, Winger Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Menuju Persib Bandung?

Winger diaspora Timnas Indonesia di Eropa Ragnar Oratmangoen kabarnya bakal susul rekan-rekannya ke Super League. Persib Bandung diisukan jadi yang terdepan.
PSI Samakan Jokowi dengan Messi Tanpa Piala Dunia, Targetkan Kemenangan di Pemilu 2029

PSI Samakan Jokowi dengan Messi Tanpa Piala Dunia, Targetkan Kemenangan di Pemilu 2029

Menurut Saiful, perjalanan politik Jokowi dinilai telah mencapai hampir seluruh puncak prestasi, meski masih menyisakan satu capaian yang belum diraih.
Line Up Pemain Indonesia vs Hong Kong di Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ester Nurumi Resmi Comeback

Line Up Pemain Indonesia vs Hong Kong di Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ester Nurumi Resmi Comeback

Berikut susunan pemain Indonesia vs Hong Kong di Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Ester Nurumi akan unjuk gigi setelah absen panjang.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Gebrakan KDM soal Anggaran Daerah Disorot Anggota DPRD: Kita Kaget Tak Diajak Ngobrol

Gebrakan KDM soal Anggaran Daerah Disorot Anggota DPRD: Kita Kaget Tak Diajak Ngobrol

Yomanius juga mengakui bahwa DPRD memahami tekanan fiskal yang sedang dihadapi Pemprov Jabar.

Trending

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT