News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Pola Pikir Mistis Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih, KDM Inisiasi Kajian Ilmiah

Kang Dedi Mulyadi (KDM) menginisiasi penyusunan naskah akademik terhadap dua artefak legendaris, yakni Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih Sang Hyang Pake.
Senin, 1 Juni 2026 - 22:25 WIB
Kolase foto Gubernur Jabar Dedi Mulyadi - Wali Kota Bupati Karawang Aep Syaepuloh saat kirab Mahkota Binokasih
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) secara resmi menginisiasi penyusunan naskah kajian akademik yang komprehensif terhadap dua artefak legendaris, yakni Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih Sang Hyang Pake.

Langkah taktis ini diambil sebagai upaya nyata untuk menggeser paradigma atau cara pandang masyarakat dari pola pikir mistis menuju pemahaman sejarah yang berbasis ilmiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM menegaskan bahwa langkah dekonstruksi mitos ini sangat krusial untuk dilakukan.

Dedi Mulyadi Antar Mahkota Binokasih Kembali ke Museum Prabu Geusan Ulun
Dedi Mulyadi Antar Mahkota Binokasih Kembali ke Museum Prabu Geusan Ulun
Sumber :
  • Pemprov Jabar

Mengingat, Kota Bogor memiliki posisi sebagai pusat historis dari peradaban besar Kerajaan Pakuan Pajajaran, sebuah fakta yang dibuktikan secara autentik melalui keberadaan fisik Prasasti Batutulis.

Nantinya, hasil riset ilmiah mendalam tersebut tidak sekadar dibukukan atau menjadi arsip semata. Pemprov Jabar mewajibkan hasil kajian ini ditransformasikan menjadi cetak biru (blueprint) haluan kebijakan publik bagi jalannya pemerintahan daerah.

"Jadi Batutulis nanti harus ada buku akademiknya, memberikan kajian secara komprehensif, dimulai dari tanggal pembuatan, bahan pembuatan, siapa yang membuat, apa arti tulisannya dan nanti kemudian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake juga sama," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya di Bandung, Minggu (31/5/2026).

Pria yang akrab disapa KDM tersebut menjelaskan, naskah akademik itu akan diproyeksikan sebagai landasan yuridis serta sosiologis dalam merumuskan kebijakan tata ruang, tata bangunan, hingga tata kelola sektor fundamental seperti pendidikan dan kesehatan di Jawa Barat.

Tujuannya, demi menciptakan kesinambungan mutlak antara linimasa masa lalu yang agung dan masa depan yang modern.

Komitmen ini sebelumnya juga telah dipaparkan KDM dalam Diskusi Kecagarbudayaan yang digelar di Museum Pajajaran Bogor, Kamis (14/5/2026) lalu.

Agenda tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pakar dan akademisi, salah satunya Ahli Epigrafi, Titi Surti Nastiti.

Dalam paparannya, Titi menyajikan data kesejarahan otentik bahwa Prasasti Batutulis diukir atas perintah langsung dari Raja Surawisesa.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih.
Sumber :
  • ANTARA

Monumen batu tersebut berfungsi sebagai media untuk memperingati pencapaian luar biasa dari pendahulunya, yakni Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi (1482-1521), yang dinilai berjasa besar dalam menata wilayah metropolitan Pakuan Pajajaran sebagai ibu kota Kerajaan Sunda.

Meskipun sisa-sisa kemegahan fisik Kerajaan Sunda banyak yang menyusut dan runtuh akibat derasnya pengaruh ekspansi kerajaan Islam di Pulau Jawa pada abad-abad berikutnya, ornamen kemegahan tersebut nyatanya masih terepresentasi secara utuh pada Mahkota Binokasih yang kini tersimpan rapi di Keraton Sumedang Larang.

Merujuk pada catatan naskah kuno "Carita Parahyangan", mahkota emas murni tersebut awalnya ditempa di Kerajaan Galuh sebagai simbol legitimasi kekuasaan kedaulatan Sunda.

Mahkota tersebut kemudian dievakuasi dan diselamatkan oleh empat utusan sakti Pajajaran (Kandaga Lante) untuk diserahkan kepada Prabu Geusan Ulun di saat ibu kota kerajaan runtuh.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kirab Mahkota Binokasih
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kirab Mahkota Binokasih
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Dari sisi struktur dan anatomi artefak, Ahli Arkeometalurgi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Harry Octavianus Sofian, menganalisis bahwa Mahkota Binokasih mengadopsi konsep filosofi Kosmologi Tritangtu.

Konsep ini mengatur tentang keselarasan vertikal dan horizontal antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam, yang kemudian diterjemahkan ke dalam desain tiga komponen peranan kepemimpinan Sunda kuno: Rama, Ratu/Prabu, dan Resi.

Rama: Sebagai representasi dari pemimpin spiritual, diposisikan pada pucuk mahkota berbentuk stupa dengan hiasan bunga teratai, melambangkan kebijakan murni yang memancarkan manfaat bagi masyarakat luas.

Ratu/Prabu: Berada di bagian tengah, dilengkapi dengan desain daun segitiga serta ornamen Garuda Mungkur di sisi belakang. Ornamen ini melambangkan keberanian ksatria seorang pemimpin dalam melindungi rakyat serta merumuskan hukum yang adil.

Resi: Terletak pada bagian dasar mahkota, merepresentasikan peranan kaum intelektual dan penasihat bijak. Desain dasar ini sarat akan manifestasi ajaran Kasundaan Bunisora Suradipati—raja Sunda-Galuh abad ke-14 yang meletakkan fondasi spiritualitas tatanan hidup masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai bagian dari edukasi publik, Mahkota Binokasih sendiri saat ini telah diarak ke sejumlah wilayah di Jawa Barat dalam rangkaian acara Milangkala Tatar Sunda.

Agenda ini sekaligus berfungsi sebagai sarana napak tilas historis yang valid dan nyata bagi masyarakat Jawa Barat di akar rumput.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung terhadap jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Kongres IX SEMMI akan Digelar di Tangerang, Dapat Dukungan Pimpinan DPRD Banten

Kongres IX SEMMI akan Digelar di Tangerang, Dapat Dukungan Pimpinan DPRD Banten

Ketua Umum Pengurus Besar SEMMI mengatakan dukungan dari DPRD Provinsi Banten menjadi modal penting untuk menyukseskan forum tertinggi organisasi mahasiswa tersebut.
Gaji ASN yang Mangkir 10 Hari Berturut-turut Dihentikan Oleh Pemkot Cirebon

Gaji ASN yang Mangkir 10 Hari Berturut-turut Dihentikan Oleh Pemkot Cirebon

Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mangkir atau tidak masuk kerja selama 10 hari berturut-turut tanpa alasan yang sah.
Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

360 haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Medan dijadwalkan tiba di Tanah Air Selasa (2/6) dini hari nanti.
Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni pada setiap tahunnya menjadi refleksi bagi setiap individu maupun kelompok.
Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.

Trending

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung terhadap jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Pesan Menohok Sherly Tjoanda di Halteng Jadi Sorotan Publik, Singgung soal Ekonomi

Pesan Menohok Sherly Tjoanda di Halteng Jadi Sorotan Publik, Singgung soal Ekonomi

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos lontarkan pesan menohok di Halmahera Tengah (Halteng), pada Senin (1/6), saat membuka Karya Bakti Skala Besar TNI AD
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT