GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebakaran Pabrik Plastik di Gunung Putri Bogor, Warga Sekitar Diminta Mengungsi

Indikasi awal terjadinya kebakaran pabrik plastik Gunung Putri tersebut bermula dari alumunium foil yang terbakar.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 19 Agustus 2022 - 10:44 WIB
Kebakaran pabrik plastik alumunium foil Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Sumber :
  • Usep Saripudin

Bogor, Jawa Barat - Kebakaran hebat menghanguskan pabrik plastik alumunium foil peredam panas di Jalan Raya Kampung Pabuaran, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (19/8/2022).

Wahyu, Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor mengatakan, sedikitnya 12 armada dari Damkar berbagai sektor diterjunkan untuk memadamkan api yang membakar pabrik plastik alumunium foil milik PT.Mulya Karya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sementara ini yang sudah kita turunkan perkiraan 12 unit. Untuk saat ini masih ada penambahan bantuan dari sektor-sektor lain. Karena seperti kita lihat sendiri, asap hitam pekat masih supaya tidak terkena dampak oleh warga," ucap Wahyu

Menurut Wahyu, indikasi awal terjadinya kebakaran pabrik plastik Gunung Putri tersebut bermula dari alumunium foil yang terbakar.

"Disini kita terkendala untuk titik sumber airnya, karena di sini titik airnya sudah tidak ada atau jarang, jadi kita minta ke pabrik, yang punya hydrant dan kolam air," tuturnya.

Selain itu, menurut Hendra, karena titik terjadi kebakaran di kawasan padat penduduk menjadi kendala lain dalam proses pemadaman. 

"Iya betul, karena di sini kendalanya juga di kawasan padat penduduk. Jadi mobil kita tidak dapat masuk ke dalam untuk mem-backup khusus penduduk. Tapi ada satu unit kecil kita yang bisa masuk. Hanya unit besar kita aja yang di depan pabrik TKP itu," paparnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan, rumah-rumah warga pun turut terdampak dari kebakaran tersebut. 

"Berdampak ke rumah warga, yang terkontaminasi oleh panas. Nah itu kita backup juga, karena kalau tidak dibackup akan menyambar ke semua titik. Karena rumah warga ini padat sekali, hampir tidak ada jarak," ucapnya

Wahyu pun mengimbau warga sekitar untuk mengungsi terlebih dahulu. 

"Setelah kita evakuasi dan berikan pendinginan, supaya tidak terdampak. Takutnya gedung ini sudah rapuh," katanya.

Kendati api cukup besar, beruntung hingga saat ini, diketahui tidak ada korban jiwa dalam terbakarnya pabrik alumunium foil ini.

"Indikikasi awalnya, masih dalam tahap penyelidikan, jadi kita belum bisa menafsirkan penyebabnya, tapi itu menurut warga sempat ada ledakan karena di sini ada semacam tabung untuk yang pengisian angin, kompresor," pungkasnya.

Sementara itu, Firman, salah seorang karyawan mengatakan, kejadian terbakarnya pabrik plastik alumunium foil yang sudah tidak beroperasi ini karena si jago merah melalap seluruh bangunan pabrik beserta alat produksi lainnya.

"Awalnya api ada di bagian belakang tempat penyimpanan plastik alumunium foil, tiba tiba api membesar di bagian belakang,"ucapnya.

Dirinyapun saat itu sedang berada ditengah bagian pabrik tersebut, sejumlah warga pun sempat masuk kedalam pabrik dengan membawa air sambil berteriak kebakaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Warga masuk ke dalam pabrik, saat dicek api sudah sangat membesar dibagian belakang hingga merembet ke sejumlah ruangan,"terangnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi kerugian ditaksir hingga miliaran rupiah. (usn/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Daniel Klein: Kiper Jerman Berdarah Bali yang Sempat Yakin akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Kini Promosi ke Bundesliga

Kabar Daniel Klein: Kiper Jerman Berdarah Bali yang Sempat Yakin akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Kini Promosi ke Bundesliga

Tak ada kejelasan soal proses naturalisasinya ke Timnas Indonesia sejak ditawari pada awal 2024, kini Daniel Klein promosi ke tim senior Augsburg di Bundesliga.
BI Jatim Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar untuk Ramadhan dan Idulfitri 2026

BI Jatim Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar untuk Ramadhan dan Idulfitri 2026

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp24,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Dugaan Penggelapan Dana KSP Tunas Harapan Mulai Diseldiki Polisi

Dugaan Penggelapan Dana KSP Tunas Harapan Mulai Diseldiki Polisi

Dugaan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tunas Harapan di kabupaten Temanggung, mulai diselidiki oleh Polres Temanggung. Hla ini dilakukan menyusul laporan nasabah yang tidak dapat mencairkan dana mereka.
DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Kota Surabaya membahas penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) warga Surabaya dalam audiensi bersama BPJS Kesehatan.
Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Tan Yudianto Hartanu, 55 tahun, nasabah kartu kredit Bank Mega, melaporkan dugaan tindakan premanisme yang dialaminya kepada Polrestabes Surabaya.
Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, influencer saham yang didenda Rp5,35 miliar oleh OJK karena manipulasi perdagangan, dari edukator investasi hingga terseret pelanggaran pasar modal.

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT