News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Insiden Candaan Bom Penumpang Wings Air, Begini Tanggapan Pihak Bandara Ahmad Yani Semarang

Terkait insiden candaan bom salah satu penumpang Wings Air. Pihak Bandara A.Yani Semarang menyerahkan kepada pihak maskapai untuk tindak lanjut penanganan.
Kamis, 2 Maret 2023 - 10:06 WIB
Pesawat Wings Air di Bandara A Yani Semarang. (dok. Bandara A Yani).
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, tvOnenews.com - Insiden candaan bom penumpang Wings Air rute Semarang-Ketapang membuat manajemen Bandara Ahmad Yani Semarang angkat bicara.

Pada insiden tersebut, seorang penumpang pesawat tersebut bikin ulah pada Selasa (28/2/2023). Saat akan masuk pesawat, ia bercanda ada bom dalam kopernya yang akan dimuat ke kompartemen bagasi bagian belakang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya, petugas pun menurunkan penumpang bernama UD tersebut, dan memeriksa seluruh penumpang, barang bawaan dan bagasi kargo.

Hasilnya tidak ditemukan bukti adanya bom atau benda lain yang membahayakan penerbangan. Efek insiden tersebut, pesawat Wings Air IW-1818 rute Semarang - Ketapang terlambat hampir satu jam.

General Manager PT. Angkasa Pura I Cabang Bandara Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto menegaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan penyelidikan lebih lanjut terhadap kejadian yang dilakukan salah satu penumpang pesawat Wings Air IW-1818 tersebut.

Menurutnya, apa yang dilakukan dengan mengeluarkan pernyataan candaan bom, yang dapat memicu bahaya keselamatan penerbangan.

"Setelah penyelidikan dilakukan bersama dengan pihak Wings Air dan tidak ditemukan bukti adanya bom atau benda lainnya yang dapat membahayakan penerbangan, kami sebagai pihak bandara menyerahkan upaya selanjutnya kepada pihak maskapai penerbangan untuk tindak lanjut penanganan pada penumpang dimaksud," jelas Hardi di Semarang, Kamis (2/3/2023).

Ia menambahkan, koordinasi terus dilakukan agar masalah ini tidak mengganggu keamanan serta kenyamanan seluruh penumpang atau pengguna jasa bandara lainnya dan agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Sebelumnya diberitakan, seorang penumpang pesawat Wings Air rute Semarang-Ketapang bikin ulah di Bandara Ahmad Yani Semarang pada Selasa (28/2/2023) kemarin. Pihak maskapai pun tegas tidak mengikutsertakan penumpang tersebut. 

Gara-garanya, si calon penumpang bercanda ada bom dalam kopernya yang akan dimuat ke kompartemen bagasi bagian belakang. Petugas pun memeriksa seluruh penumpang, barang bawaan dan bagasi kargo. Hasilnya tidak ditemukan bukti adanya bom atau benda lain yang membahayakan penerbangan.

Pihak Wings Air dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa operasional penumpang penerbangan nomor IW-1818 pada rute Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah (SRG) tujuan Bandar Udara Rahadi Oesman di Ketapang, Kalimantan Barat (KTG) telah dijalankan menurut prosedur keselamatan dari penanganan salah satu penumpang laki-laki berinisial UD (45) yang menyampaikan ada bom. 

"Saat akan naik pesawat yaitu berada di depan pintu pesawat,  penumpang tersebut membuat pernyataan bahwa terdapat bom di dalam koper yang akan dimuat ke kompartemen bagasi bagian belakang.

Pernyataan tersebut segera dikonfirmasi ulang dan ditindaklanjuti oleh petugas keamanan Wings Air serta diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke otoritas penerbangan sipil setempat.

"Penumpang UD tidak diikutsertakan dari penerbangan," jelas Corporate Communications of Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro lewat keterangan tertulis yang diterima Rabu (1/3/2023).

Tindakan penumpang tersebut, lanjutnya, menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penumpang dan awak kabin serta mengganggu konsentrasi awak kabin dan petugas keamanan pesawat yang bertugas menjaga keamanan dan keselamatan penumpang di dalam pesawat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu juga bisa mengakibatkan konsekuensi hukum serius bagi pelakunya. Undang- undang tentang keamanan penerbangan menegaskan ketat melarang tindakan dimaksud dan pelaku dapat dijerat dengan hukuman. 

Setiap orang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan melanggar Pasal 344 huruf e dan Pasal 437 UndangUndang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. (Tjs/Dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Harap Konser Andrea Bocelli Sama Seperti Kanye West: Bisa Beri Dampak Pergerakan Ekonomi

DPR RI Harap Konser Andrea Bocelli Sama Seperti Kanye West: Bisa Beri Dampak Pergerakan Ekonomi

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni harap konser penyanyi Andrea Bocelli di Jakarta pada 3 November 2026 turut berdampak terhadap peningkatan ekonomi.
Baru Juga Kembali ke Jalur Kemenangan, Juventus Langsung Ketiban Sial usai Kandaskan Napoli 2-0

Baru Juga Kembali ke Jalur Kemenangan, Juventus Langsung Ketiban Sial usai Kandaskan Napoli 2-0

Juventus langsung mendapatkan kabar buruk seusai kemenangan atas Napoli dengan skor 2-0. Sebab, sejumlah pemainnya dilaporkan mengalami cedera.
Bisnis Narkoba Pakai Uang Palsu di Kampung Ambon Jakbar, Pelaku: Rencana Mau Beli Lagi Rp20 Juta

Bisnis Narkoba Pakai Uang Palsu di Kampung Ambon Jakbar, Pelaku: Rencana Mau Beli Lagi Rp20 Juta

Seorang pria berinisial NA (31) harus berurusan dengan pihak berwajib setelah kedapatan mengedarkan uang palsu. 
Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Rivan Nurmulki Cs Heroik, The Cong Tan Cang Raih Kemenangan Dramatis

Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Rivan Nurmulki Cs Heroik, The Cong Tan Cang Raih Kemenangan Dramatis

Hasil Liga Voli Vietnam 2026, di mana Rivan Nurmulki dan kawan-kawan berhasil membawa The Cong Tan Cang meraih kemenangan lewat lima set.
Menbud Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Perkenalkan Budaya Indonesia ke Panggung Dunia

Menbud Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Perkenalkan Budaya Indonesia ke Panggung Dunia

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menyambut positif kelangsungan konser penyanyi tenor dunia Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10).
Profil Zahra Nazira Firman, Ketua BEM FH Trisakti dengan Segudang Prestasi dan Pengalaman Organisasi

Profil Zahra Nazira Firman, Ketua BEM FH Trisakti dengan Segudang Prestasi dan Pengalaman Organisasi

Nama Zahra Nazira Firman menjadi perbincangan setelah penampilannya memimpin orasi mahasiswa Trisakti di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Ini profilnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari IPB University, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki meninggal dunia pada 2 November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT