Kondisi Makin Membaik, 30 Persen Luka Anak Terbakar di Kabupaten Semarang Mulai Sembuh
- Tim tvOne - Aditya Bayu
Semarang, tvOnenews.com - Kabar baik datang dari kondisi SP (8) bocah perempuan warga Dusun Doplang II, Desa Pakis, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang yang mengalami luka bakar 32 persen yang diduga dibakar oleh seseorang.
Meski masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr.Gunawan Mangunkusumo Ambarawa, kondisi luka bakar SP saat ini sudah makin membaik dan 30 persen luka bakarnya mulai sembuh.Â
" Dari lukanya sudah membaik 30 persen. Rencana program debridement dilakukan di ruang operasi seminggu 2 kali," ujar Hasti Wulandari, saat dihubungi tvOnenews.com, Kamis (20/7/2023).
Dikatakan lebih lanjut oleh Hasti, saat ini SP belum diperbolehkan menjalani rawat jalan, karena untuk pembersihan luka luka bakar harus dilakukan di ruang operasi.
" Pembersihan harus masuk ruang operasi untuk mencegah infeksi dan timbul jaringan baru. Selain itu pasien harus masuk ruang karena perlu dibius Biar tidak kesakitan," imbuhnya.
"SP yang mengalami luka bakar 32 persen dibagian punggung hingga paha bagian belakang baru diperbolehkan menjalani rawat jalan jika semua lukanya sudah kering," lanjut Hasti.
Sementara itu, guna mengungkap misteri terbakarnya SP yang hingga saat ini belum menemukan titik terang, Polres Semarang berencana akan meminta keterangan ulang terhadap sejumlah saksi termasuk pelapor dan terlapor.
" Nanti kita akan ambil keterangan ulang kepada para saksi karena ada beberapa keterangan yang tidak sesuai, baik pelapor maupun terlapor. Selain itu kita juga akan melakukan olah TKP ulang termsauk pemeriksaan terhadap pakaian korban," ujar Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra.
Sedangkan untuk tersangka dari peristiwa terbakarnya SP, Polres Semarang hingga saat ini masih belum bisa memastikan.
" Kita selalu mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap siapapun yang dilaporkan. Kita harus pastikan dulu alat bukti yang ada itu sesuai dengan apa yang disangkakan. Karena dari keterangan saksi saksi, si terlapor ini tidak berada di lokasi kejadian saat korban terbakar," imbuh Kapolres.
Misteri terbakarnya SP saat pergi jajan ke warung pada Sabtu (24/6/2023) lalu, meninggalkan duka bagi keluarga korban. Mereka berharap SP bisa segera pulih dan pelaku bisa terungkap.
" Korban itu kan anaknya pendiam. Kami ya tidak menyangka ada kejadian seperti ini. Kami harap adik kami lekas sehat dan siap pelaku sebenarnya bisa terungkap," ujar Dina selaku kakak korban. (abc/buz)
Â
Load more