GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Lintas Ilmu Bahas Kelestarian Candi Borobudur, Ada Apa?

Subkoordinator Warisan Dunia Borobudur dan Cagar Budaya mengatakan para ahli yang membahas candi Borobudur dari Indonesia, Prancis, Thailand, Italia dan Jepang.
Selasa, 24 Oktober 2023 - 09:39 WIB
Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, jawa Tengah. (ANTARA)
Sumber :
  • Antara

Magelang, tvOnenews.com - Para pakar dari lintas ilmu membahas kelestarian Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Para pakar tersebut seperti dari ahli konservasi, ahli batu candi, dan Dewan Internasional untuk Monumen dan Situs (ICOMOS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Subkoordinator Warisan Dunia Borobudur dan Cagar Budaya (MCB) Wiwit Kasiyati mengatakan para ahli tersebut bukan hanya dari Indonesia tetapi juga dari Prancis, Thailand, Italia, dan Jepang.

"Mereka bertemu dalam forum '8th International Experts Meetings on Borobudur' yang berlangsung di Grand Artos Hotel and Convention Magelang pada 23-27 Oktober 2023," katanya, Selasa (24/10/2023).

Ia mengatakan sebenarnya tidak hanya fisik candi yang dibahas, tetapi lebih kepada pemberdayaan masyarakat. Masyarakat juga harus ikut dalam pelestarian candi.

"Sekarang keterlibatan masyarakat ibaratnya nomor satu, kita tidak bisa lagi hanya berpikir fisik candi saja, tetapi kita juga harus berpikir masyarakat," katanya.

Ia mengatakan relief Candi Borobudur bisa diangkat dalam seni dan budaya masyarakat.

"Jangan sampai nanti ketika destinasi pariwisata super prioritas Borobudur ini dengan kehadiran banyak negara ke sini terkikis budaya setempat," katanya.

Direktur Perlindungan Kebudayaan Ditjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek, Judi Wahjudin mengatakan pelestarian Candi Borobudur membutuhkan pendekatan multidimensi.

Oleh karena itu, imbuhnya, penelitian lintas disiplin ilmu menjadi krusial, bukan hanya arkeolog, tetapi ahli lingkungan, insinyur struktural, pakar konservasi, sosial budaya, dan banyak disiplin ilmu lain harus bekerja sama menggali wawasan dari berbagai perspektif untuk solusi menyeluruh.

Menurut dia, sinergi antardisiplin ilmu bisa mewujudkan strategi konservasi yang lebih holistik.

Hal tersebut mencakup aspek fisik, bangunan, dampak lingkungan, dinamika sosial dan faktor lainnya.

Ia mencontohkan teknologi modern dari ilmu rekayasa bisa dipadukan dengan metode tradisional dan wawasan ekologis untuk menghasilkan solusi konservasi yang inovatif dan berkelanjutan.

Ia mengatakan dampak sosio kultural pelestarian Candi Borobudur juga berkaitan erat dengan model pemanfaatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kunjungan berlebihan dapat berdampak negatif terhadap struktur fisik dan nilai estetika candi.

Oleh karena itu, katanya, perlu keseimbangan antara kunjungan fisik dan pemanfaatan lain yang tidak menimbulkan dampak distruktif. Hal ini berkaitan dengan pendekatan investasi secara holistik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Listrik Sumut Terganggu sejak Sore, PLN Turunkan Tim Telusuri Penyebab Gangguan

Listrik Sumut Terganggu sejak Sore, PLN Turunkan Tim Telusuri Penyebab Gangguan

PLN menyatakan, tim teknis telah diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem dan jaringan kelistrikan, sekaligus menelusuri penyebab terjadinya gangguan.
Dedi Mulyadi Respons Santai Kemarahan Warga Bandung soal Trotoar yang Ditertibkan

Dedi Mulyadi Respons Santai Kemarahan Warga Bandung soal Trotoar yang Ditertibkan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara menanggapi gelombang kritik hingga kemarahan sebagian kelompok masyarakat terkait langkah tegas pemerintah daerah
UPN Veteran Yogyakarta Pastikan 6 Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual, 5 Dinonaktifkan Sementara

UPN Veteran Yogyakarta Pastikan 6 Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual, 5 Dinonaktifkan Sementara

UPN Veteran Yogyakarta memastikan terdapat enam dosen yang berstatus sebagai terduga pelaku dalam kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus. 
Efek Domino Milangkala Tatar Sunda yang Digagas KDM

Efek Domino Milangkala Tatar Sunda yang Digagas KDM

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan bahwa rangkaian Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda bukan sekadar ajang seremonial dan pertunjukan seni semata
Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta, Satgas Kantongi Keterangan 13 Korban dan 12 Saksi

Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta, Satgas Kantongi Keterangan 13 Korban dan 12 Saksi

Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus. 
Rumor Christian Horner Comeback ke F1 Kembali Memanas! Eks Bos Red Bull Itu Dikabarkan akan Pimpin BYD di Formula 1

Rumor Christian Horner Comeback ke F1 Kembali Memanas! Eks Bos Red Bull Itu Dikabarkan akan Pimpin BYD di Formula 1

Nama Christian Horner kembali menyita perhatian para penggemar Formula 1 di tengah berjalannya gelaran F1 2026 ini.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT