News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sabo Dam, Solusi Tanggulangi Banjir Bandang di Wonosoco Kudus

Pemkab Kudus juga sudah menjalin komunikasi dengan pemprov, termasuk berkoordinasi dengan kabupaten tetangga untuk bersama-sama melakukan penanganan banjir.
Jumat, 1 Desember 2023 - 10:32 WIB
Foto hasil screenshot video amatir soal bencana banjir bandang di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada pekan sebelumnya. (ANTARA)
Sumber :
  • Antara

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kudus, tvOnenews.com - Keberadaan bangunan sabo dam yang berada di sepanjang aliran sungai menuju Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, menjadi solusi jangka menengah untuk penanggulangan bencana banjir bandang di Desa Wonosoco.

 

Hal tersebut disampaikan Penjabat Bupati Kudus Bergas C. Penanggungan.

 

"Dari rencana pembangunan lima buah sabo dam, untuk saat ini memang baru ada tiga buah yang menjadi salah satu solusi jangka menengah untuk menanggulangi banjir bandang di Desa Wonosoco," ujarnya di Kudus, Jumat (1/12/2023).

 

Hanya saja, kata dia, keberadaan sabo dam yang sudah terbangun saat ini, perlu ada upaya pemeliharaan dari sedimentasi. 

 

Ketika sedimentasinya sudah tinggi, maka perlu dibersihkan dengan gotong-royong.

 

Ketika bangunan sabo dam selesai dibangun, imbuh dia, efektivitasnya diperkirakan hanya berlaku antara satu hingga dua musim penghujan, selanjutnya perlu ada perawatan berkala agar bisa berfungsi maksimal.

 

"Jika sedimentasinya tidak pernah diatasi, maka sabo dam tersebut juga rata dengan dasar sungai sehingga fungsi mencegah air mengalir deras saat musim hujan tidak bisa maksimal," tambahnya.

 

Air hujan yang mengalir hingga ke Desa Wonosoco, kata dia, memang dari kawasan Pegunungan Kendeng yang berada di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Kudus, Grobogan dan Pati.

 

Sementara hasil pantauan lewat udara, di pegunungan yang masuk wilayah tetangga memang gundul, sehingga menjadi permasalahan ketika turun hujan air langsung turun ke bawah tanpa ada penahan karena tidak ada pohon penghijauannya. 

 

Sedangkan sabo dam yang seharusnya bisa mereduksi banjir juga mengalami sedimentasi.

 

"Untuk itulah, kami mengajak masyarakat di Desa Wonosoco untuk bersama-sama melakukan normalisasi sabo dam dari sedimentasi yang semakin parah, agar banjir bandang di Desa Wonosoco tidak terjadi lagi," ujarnya.

 

Hasil laporan dari BPBD Kudus, Desa Wonosoco mengalami banjir bandang dua kali, yakni pada Jumat (24/112023) malam dan Sabtu (25/11/2023).

 

Selain mengandalkan sabo dam, solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir bandang di Desa Wonosoco yang hampir setiap tahun terjadi adalah dengan penanaman pohon. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Sedangkan di kawasan Desa Wonosoco sendiri sudah ada upaya penghijauan, namun di kabupaten tetangga belum ada kesadaran masyarakat untuk melakukan hal serupa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.
Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 11 April 2026

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT