GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Disabilitas Internasional: Latih Percaya Diri, Seorang Model di Pati Ajari Modeling dan Public Speaking Anak-Anak Tunarungu

Berbagai cara dilakukan untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional. Di Pati, Jawa Tengah, seorang wanita mantan model mendedikasikan waktunya untuk mengajari anak-anak penderita tunarungu. 
Minggu, 3 Desember 2023 - 10:22 WIB
Hari Disabilitas Internasional: Seorang model di Pati ajari modeling dan public speaking anak-anak tunarungu
Sumber :
  • Abdul Rohim-tvOne

Pati, tvOnenews.com - Berbagai cara dilakukan untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional

Di Pati, Jawa Tengah, seorang wanita mantan model mendedikasikan waktunya untuk mengajari anak-anak penderita tunarungu

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak-anak disabilitas ini diajari modeling dan public speaking. Tujuannya agar anak-anak tunarungu menjadi lebih percaya diri.

Di Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember ada sosok wanita yang mau menyisihkan waktunya untuk anak-anak penyandang disabilitas. 

Wanita tersebut adalah Pujisih Rekno Anjangsari atau dikenal akrab dengan sebutan Kak Rey.

Dia merupakan warga Desa Trangkil, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati pemilik sekolah modeling dan public speaking D'Star Production.

Hari Disabilitas Internasional: Seorang model di Pati ajari modeling dan public speaking anak-anak tunarungu. Dok: Abdul Rohim-tvOne

Pujisih mendedikasikan dirinya membantu anak-anak tunarungu untuk berlatih modeling dan public speaking

Pujisih melatih anak-anak tersebut di Gedung Juang Pati empat kali dalam sepekan, yaitu hari Rabu, Jumat, Sabtu dan Minggu.

“Berawal dari tahun 2021 ada salah satu rekan saya mengatakan di desa saya ada satu komunitas anak-anak berkebutuhan khusus mungkin saya bersedia menjadi salah satu volunteer yang membagikan ilmu saya untuk mereka punya soft skill,” ujar Pujisih, Minggu (3/12/2023).

“Kemudian saya coba untuk datang ke komunitas itu. Awalnya mereka semua itu banyak yang autis, tapi masih banyak yang bisa komunikasi. Mereka ikut tapi di sini saya memutuskan untuk yang tidak fokus saya butuh effort yang lebih, butuh konsentrasi yang lebih tapi hasilnya tidak akan maksimal,” lanjut dia.

Mereka menggunakan bahasa isyarat yang ekspresif dan penuh semangat. Anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus ini diajari modeling dan komunikasi agar lebih percaya diri di hadapan orang banyak.  

Total ada sekitar 15 anak penderita tunarungu mengikuti kelas modeling dan public speaking. Mereka dari usia 7 tahun hingga 20 tahun.

“Akhirnya saya memutuskan saya harus memilih beberapa anak sebagai cikal bakal yang nantinya akan saya gembleng sebagai leader atau role model bagi rekan-rekannya. Supaya nanti rekan-rekannya ini juga mulai bisa belajar. Kemudian saya ambil beberapa anak, saya bawa, saya latih di Gedung Juang ini,” ucapnya.

tvonenews

Khusus hari Minggu, anak tunarungu dilatih untuk mengeluarkan suara. Kak Rey mengungkapkan jika anak tunarungu ini membutuhkan penanganan khusus. Sebab, mereka tidak mempunyai keseimbangan karena kurang mendengar.

Menurut Kak Rey, otak kanan dan kiri penderita tunarungu tidak seimbang. Oleh karena itu, mereka diajari dengan teknik catwalk untuk menyeimbangkan tubuh anak. Kak Rey juga mengajari mereka public speaking.

Tujuannya adalah agar anak tunarungu tidak minder atau rendah diri dengan orang lain.

“Tujuan kami mereka belajar komunikasi. Mereka bisa beradaptasi dengan lingkungannya yang mereka tidak pernah temui sebelumnya, yaitu lingkungan orang umum,” ungkap dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pujisih berharap dengan dilatih modeling dan public speaking bisa membuat anak-anak disabilitas tunarungu menjadi lebih percaya diri dan tidak rendah diri sehingga bisa bersosialisasi dengan anak-anak atau orang yang normal.

“Bagaimana mereka bisa mengontrol emosi, menyelesaikan masalah berkomunikasi. Itu adalah hal-hal dasar yang ingin saya tanamkan ke mereka. Karena itu pondasi mereka untuk bisa terjun di kehidupan masyarakat,” pungkasnya. (arm/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bersinar di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia, Dony Tri dan Beckham Putra Bikin John Herdman Terpukau

Bersinar di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia, Dony Tri dan Beckham Putra Bikin John Herdman Terpukau

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyoroti kontribusi positif para pemain muda di balik kekalahan tipis dari Bulgaria 0-1 pada FIFA Series 2026.
'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan alasan di balik kegagalan timnya mencetak gol saat kalah tipis dari Bulgaria 0-1 dalam lanjutan FIFA Series
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Trending

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan alasan di balik kegagalan timnya mencetak gol saat kalah tipis dari Bulgaria 0-1 dalam lanjutan FIFA Series
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT