LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Rokok ilegal hasil penindakan Bea Cukai Kudus, Jawa Tengah.
Sumber :
  • ANTARA

Bea Cukai Kudus Gerebek Dua Tempat Produksi Rokok Ilegal di Jepara

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah, kembali mengungkap peredaran rokok ilegal dari dua tempat produksi rokok ilegal di Kabupaten Jepara.

Kamis, 25 April 2024 - 17:40 WIB

Kudus, tvOnenews.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah, kembali mengungkap peredaran rokok ilegal dari dua tempat produksi rokok ilegal di Kabupaten Jepara.

Dua tempat produksi yang berhasil digerebek tim KPPBC Kudus, yang disebut Tim Macan Kumbang Muria Bea Cukai Kudus, pada Rabu (24/4), berada di Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, dan di Desa Robayan, Kecamatan Kalinyamatan.

"Barang bukti yang diamankan dari dua tempat produksi rokok ilegal tersebut sebanyak 243.750 batang rokok," kata Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus Lenni Ika Wahyudiasti di Kudus, Kamis (25/4/2024).

Lenni menjelaskan, meskipun jarak dua tempat tersebut cukup jauh sekitar 4,4 kilometer, tim KPPBC Kudus berhasil melakukan penindakan di dua tempat berbeda tersebut dalam rangka penegakan hukum di bidang cukai ini.

Barang bukti rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) sebanyak 243.750 batang itu dilekati pita cukai yang diduga palsu.

Sementara nilai barang diperkirakan sekitar Rp336,37 juta dengan total potensi kerugian negara sebesar Rp233,32 juta.

"Pelaku yang diduga melakukan pelanggaran pidana cukai dalam kasus ini sedang dalam penelitian," ujar Lenni Ika.

Baca Juga :

Pelaku pelanggaran berdasarkan ketentuan di bidang cukai berkaitan pemalsuan pita cukai atau tanda pelunasan cukai diancam dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama delapan tahun dan pidana denda paling sedikit sepuluh kali nilai cukai dan paling banyak 20 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar sebagaimana diatur dalam pasal 55 Undang-Undang Nomor 39/2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Sebetulnya, kata Lenni, untuk menjalankan usaha produksi hasil tembakau secara legal cukup mudah karena cukup mengajukan permohonan izin berupa NPPBKC (Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai) ke Kantor Bea Cukai Kudus tanpa dipungut biaya.

"Berbagai informasi mengenai tata cara dan persyaratan untuk mendapatkan NPPBKC dan pemesanan pita cukai resmi dapat diperoleh dengan datang langsung ke front desk atau melalui media sosial dan nomor layanan informasi Bea Cukai Kudus," ujarnya.

Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kudus Sandy Hendratmo Sopan menambahkan bahwa rokok resmi berkontribusi bagi penerimaan negara di sektor cukai, sedangkan rokok ilegal, selain memicu persaingan usaha yang tidak sehat, juga tidak ada kontribusinya bagi negara.

Halaman Selanjutnya :
Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Usai Serang Warga, KKB Bakar Kios dan Sekolah di Paniai

Usai Serang Warga, KKB Bakar Kios dan Sekolah di Paniai

Tidak hanya melakukan penyerangan, KKB wilayah Paniai juga melakukan pembakaran 12 petak kios di pertigaan Kopo Kampung Madi Distrik Paniai Timur sekitar pukul 00.15 WIT. 
Momen Ketua MK Suhartoyo Marah-marah Lalu Ancam Ini di Ruang Sidang: Kami Perintahkan Keluar!

Momen Ketua MK Suhartoyo Marah-marah Lalu Ancam Ini di Ruang Sidang: Kami Perintahkan Keluar!

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo terdistraksi terhadap peserta forum dalam sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pileg Tahun 2024.
Sadis! Pria Bertopeng Habisi Wanita Paruh Baya di Lembang Bandung 

Sadis! Pria Bertopeng Habisi Wanita Paruh Baya di Lembang Bandung 

Seorang pria yang mengenakan topeng tega menghabisi seorang wanita  di sebuah salah satu kontrakan di Kampung Barulaksana, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat.
Pegi Alias Perong DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Ditangkap, Polisi Sebut Dia Tukang Bangunan di Bandung

Pegi Alias Perong DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Ditangkap, Polisi Sebut Dia Tukang Bangunan di Bandung

Pegi alias Perong DPO kasus pembunuhan Vina Cirebon berhasil ditangkap di Bandung. Polisi menyebut Pegi alias Perong adalah tukang bangunan di Bandung.
Ini yang Dilakukan Pegi Alias Perong DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Setelah Berhasil Ditangkap Polisi di Bandung

Ini yang Dilakukan Pegi Alias Perong DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Setelah Berhasil Ditangkap Polisi di Bandung

Ini yang dilakukan Pegi alias Perong DPO kasus pembunuhan Vina Cirebon setelah berhasil ditangkap polisi di Bandung. Dia sedang dimintai keterangan.
Pilkada Lumajang, Indah Amperawati Daftar Bacabup Lumajang Lewati Partai Demokrat

Pilkada Lumajang, Indah Amperawati Daftar Bacabup Lumajang Lewati Partai Demokrat

Proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Lumajang masih berlangsung di Kantor DPC Partai Demokrat.
Trending
Eks Kabareskrim 'Sudutkan' Polda Jabar, Sebut 3 DPO Kasus Vina Cirebon Hanyalah Fiktif Belaka, Ternyata Demi Puaskan...

Eks Kabareskrim 'Sudutkan' Polda Jabar, Sebut 3 DPO Kasus Vina Cirebon Hanyalah Fiktif Belaka, Ternyata Demi Puaskan...

Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi menduga 3 DPO Vina Cirebon yang ditetapkan Polda Jabar hanyalah fiktif demi memuaskan masyarakat saja.
Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Beri Kesaksian Korban Salah Tangkap Hingga Penyiksaan, Jawab Mengejutkan Polda Jawa Barat

Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Beri Kesaksian Korban Salah Tangkap Hingga Penyiksaan, Jawab Mengejutkan Polda Jawa Barat

Kasus pembunuhan sejoli Vina dan Eky di Cirebon semakin menyita perhatian publik usai sejumlah kontroversi dalam pengungkapannya.
Tolong Rutinkan Baca Satu Surat ini Setelah Salat Tahajud, Siap-siap Diserang Rezeki Miliaran, Ustaz Khalid Basalamah Bilang…

Tolong Rutinkan Baca Satu Surat ini Setelah Salat Tahajud, Siap-siap Diserang Rezeki Miliaran, Ustaz Khalid Basalamah Bilang…

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan ada amalan rutin yang bila dilakukan setelah salat tahajud akan membuat rezeki datang miliaran. Seperti apa amalan tersebut?
Betapa Senangnya Media Vietnam jika Pemain Timnas Indonesia Andalan Shin Tae-yong Ini Tak Main di Piala AFF 2024

Betapa Senangnya Media Vietnam jika Pemain Timnas Indonesia Andalan Shin Tae-yong Ini Tak Main di Piala AFF 2024

Media Vietnam begitu senang jika pemain Timnas Indonesia andalan Shin Tae-yong ini tak hadir dalam Piala AFF 2024, bisa menjadi kesempatan balas dendam Vietnam.
Fakta Mengejutkan Eky Kekasih Vina, Bukan Meninggal Karena Ditusuk Geng Motor, Tapi...

Fakta Mengejutkan Eky Kekasih Vina, Bukan Meninggal Karena Ditusuk Geng Motor, Tapi...

Kasus pembunuhan menimpa Vina dan kekasihnya Eky di Cirebon pada 2016 silam kembali panas diperbincangkan setelah Film Vina: Sebelun 7 Hari tayang di bioskop.
Timnas Indonesia Baru Kumpul 27 Mei Tapi Ragnar Oratmangoen Tiba Lebih Cepat, Ada Apa?

Timnas Indonesia Baru Kumpul 27 Mei Tapi Ragnar Oratmangoen Tiba Lebih Cepat, Ada Apa?

Kedatangan Ragnar Oratmangoen ke Indonesia ini menyusul pemanggilan pemain Fortuna Sittard oleh PSSI. 
Pengakuan Kakak Saka, Terpidana Kasus Pembunuhan Vina: Kerap Diteror Oang Tak Dikenal Saat Sang Adik Bebas

Pengakuan Kakak Saka, Terpidana Kasus Pembunuhan Vina: Kerap Diteror Oang Tak Dikenal Saat Sang Adik Bebas

Saka Tatal, terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 2016 silam kini sudah menghirup udara segar dan gencar membantah terlibat di pembunuhan Vina.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Siang
13:00 - 15:00
Apa Kabar Indonesia Siang
15:00 - 15:30
Kabar Pemilu
15:30 - 16:00
Kabar Haji
16:00 - 18:00
Kabar Petang
18:00 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
Selengkapnya