News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Temui Ribuan Petani-Nelayan Danau Rawapening, Andika-Hendi Terima Banyak Curhat

Pasangan Cagub-Cawagub Jawa Tengah Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Hendi) menyambangi ribuan petani dan nelayan danau Rawapening, di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
Jumat, 18 Oktober 2024 - 08:30 WIB
Cagub Jateng Andika Perkasa bersama Cabup Semarang Ngesti Nugraha saat bertemu ribuan petani Rawapening.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Pasangan Cagub-Cawagub Jawa Tengah Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Hendi) menyambangi ribuan petani dan nelayan danau Rawapening, di Dusun Kesongo, Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (17/10/2024).

Dalam kesempatan ini, banyak para petani dan nelayan yang mengungkapkan isi hati mereka terkait makin sulitnya menjadi petani dan nelayan saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu permasalahan yang dihadapi para petani saat ini adalah kurangnya minat anak - anak muda untuk menjadi petani, sehingga saat ini rata rata petani sudah berusia senja (tua).

Selain itu, permasalahan sepadan rawa yang ada di danau Rawapening juga membuat para petani tidak bisa menggarap lahan produktif karena dianggap masuk ke dalam sepadan rawa.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mandiri Desa Candirejo, Ismail Sholeh.

" Salah satu permasalaha petani disini adalah adanya area produktif yang masuk ke dalam proyek revitalisasi danau Rawapening hingga lahan pertanian mereka tergenang.

Akibatnya dua setengah tahun para petani di sekitar danau Rawapening tidak produktif setelah tidak dapat bercocok tanam. Sehingga para petani dan nelayan di sekitar danau Rawapening ini butuh keberpihakan pemerintah,"ungkap Ismail.

Menanggapi keluhan masyarakat ini, Andika yang hadir bersama Istri dan juga cawagub Jateng Hendi, mengatakan lahan pertanian di sekitar danau Rawapening harus terus dilestarikan kepada generasi selanjutnya untuk mendukung ketahanan pangan.

" Sangat disayangkan jika lahan yang subur ini tidak dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam dan menjadi tidak produktif. Oleh karena itu, perjuangan para petani di sekitar danau Rawapening butuh keberpihakan," ujarnya dihadapan ribuan petani dan nelayan Rawapening.

Karena jika lahan pertanian 870 hektare di sekitar Rawapening bisa dioptimalkan, beras yang dihasilkan tidak hanya menghidupi petani namun juga sebagai bahan pangan masyarakat luas.

" Maka saya, pak Hendi bersama dengan pak Ngesti Nugraha akan membantu menyelesaikan problem yang masih dihadapi masyarakat di sekitar Rawapening ini," tegasnya.

Sementara itu Cabup Semarang, Ngesti Nugraha menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang di masa periode kepemimpinannya telah menunjukkan kehadiran di tengah- tengah petani di Rawapening.

Selain memberikan dukungan bantuan selama para petani di 16 desa/ kelurahan di sekitar danau Rawapening tidak dapat bercocok tanam, forkopimda Kabupaten Semarang juga mengupayakan berbagai cara untuk membantu petani.

Sehingga 800-an hektare lebih lahan pertanian di sekitar danau Rawapening yang sempat tenggelam, agar bisa ditanami kembali. Termasuk mengupayakan kepastian hukum dan status tanah warga bersama BPN.

"Alhamdulillah, sampai dengan saat ini 85 persen lahan di sekitar danau Rawapening sudah bersertipikat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan tinggal menyisakan 15 persen," jelasnya.

Bersama petani Rawapening di Desa Candirejo, lanjut Ngesti, pemerintahannya juga membuat program peningkatan produktivitas dengan pertanian organik. Yakni pertanian yang mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Melalui upaya ini terbukti program pertanian organik yang digulirkan bersama Gapoktan Mandiri Desa Candirejo, mulai dapat dirasakan hasilnya. Beras menjadi sehat, produktivitasnya juga semakin meningkat. 

" Hari ini sudah 10 hektare lahan pertanian yang sudah meninggalkan pupuk kimia 100 persen dan pertanian yang komposisinya 50 persen pupuk kimia dan 50 persen pupuk organik telah mencapai lebih dari 30 hektare," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan pengajian dan doa bersama Petani dan nelayan danau Rawapening yang dipimpin oleh KH Amin Mustofa dari Karanganyar. (abc/buz)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nyaris Samai Rekor Weidenfeller, Gregor Kobel Tampil Gahar Musim Ini

Nyaris Samai Rekor Weidenfeller, Gregor Kobel Tampil Gahar Musim Ini

Direktur Olahraga Borussia Dortmund Sebastian Kehl melontarkan pujian kepada kiper utama timnya Gregor Kobel.
Cristiano Ronaldo Segera 'Pulang' ke Manchester United, Begini Faktanya

Cristiano Ronaldo Segera 'Pulang' ke Manchester United, Begini Faktanya

Cristiano Ronaldo dikabarkan 'dalam pembicaraan' untuk kembali ke Manchester United setelah 'berkorban secara finansial' demi mencapai kesepakatan. Faktanya ternyata
Layanan Digital Notaris Masih Terhambat, Heppy Palupy Sebut Tak Ada Sinkronisasi dengan Regulasi

Layanan Digital Notaris Masih Terhambat, Heppy Palupy Sebut Tak Ada Sinkronisasi dengan Regulasi

Konsep Notaris Siber yang telah diperkenalkan sejak 2014 dinilai belum optimal dalam pelayanan digitalisasi.
Anaknya Jadi Korban Bully Netizen Imbas Mens Rea, Komika Pandji Tidak Akan Lakukan Penuntutan

Anaknya Jadi Korban Bully Netizen Imbas Mens Rea, Komika Pandji Tidak Akan Lakukan Penuntutan

Komika Pandji Pragiwaksono menanggapi sejumlah akun media sosial yang melakukan penghinaan terhadap anak-anaknya buntut kontroversi stand up comedy "Mens Rea".
Kelakuan Ressa Dinilai Kontradiktif, Mantan Istri Kecewa Anak Tak Diberi Nafkah hingga Ditutupi

Kelakuan Ressa Dinilai Kontradiktif, Mantan Istri Kecewa Anak Tak Diberi Nafkah hingga Ditutupi

Mantan istri Ressa kecewa karena sang anak tak diberi nafkah dan tak diakui. Ia menilai tindakan Ressa kontradiktif dengan tuntutannya terhadap Denada.
Tragis, Mantan Orang Penting DKI Dianiaya Hingga Tewas di Gumuk Pasir Bantul Gegara Sengketa Bisnis Travel

Tragis, Mantan Orang Penting DKI Dianiaya Hingga Tewas di Gumuk Pasir Bantul Gegara Sengketa Bisnis Travel

Kasus pembunuhan tragis terjadi di kawasan Gumuk Pasir Bantul, D.I.Yogyakarta berhasil diungkap oleh jajaran Polres Bantul. Mayat ditemukan pada Rabu(28/1/2026)

Trending

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meskipun tampil tanpa sang kapten, Al Nassr tetap menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas. Mereka tetap bisa menang atas Al Riyadh di laga pekan ke-20.
Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Pelatih John Herdman membuka peluang penambahan pemain naturalisasi demi perkuat Timnas Indonesia. Lima pemain asing ini berpotensi jadi WNI dalam waktu dekat.
Setelah Datangkan Maarten Paes, Ajax Kembali Bidik Pemain Timnas Indonesia?

Setelah Datangkan Maarten Paes, Ajax Kembali Bidik Pemain Timnas Indonesia?

Setelah resmi mendatangkan Maarten Paes, Ajax terus aktif di bursa transfer dengan mendorong direktur teknik Jordi Cruijff memburu pemain baru, siapakah dia?
3 Pemain Timnas Indonesia Ini Berpotensi Ikut Merapat ke Super League

3 Pemain Timnas Indonesia Ini Berpotensi Ikut Merapat ke Super League

Bursa transfer memanas! Tiga pemain naturalisasi Timnas Indonesia berpeluang bermain di Super League, termasuk Mauro Zijlstra dan Ivar Jenner.
Daftar Harga iPhone 16 Series Februari 2026, Turun Drastis!

Daftar Harga iPhone 16 Series Februari 2026, Turun Drastis!

Harga iPhone 16 Series per Februari 2026 terpantau turun signifikan di Indonesia. Simak daftar harga iPhone 16, 16 Plus, 16 Pro, dan 16 Pro Max terbaru di sini.
Viral Kasus Emas Digital China Guncang Investor: Ribuan Tak Bisa Tarik Dana hingga Emas Fisik

Viral Kasus Emas Digital China Guncang Investor: Ribuan Tak Bisa Tarik Dana hingga Emas Fisik

Kasus emas digital di China membuat ribuan investor gagal menarik dana dan emas fisik setelah platform membekukan dana hingga miliaran dolar AS.
Banjir Dukungan Selebritis Usai Denada Ungkap Pengakuan dan Minta Maaf pada Ressa, Ada dari Mantan Suami!

Banjir Dukungan Selebritis Usai Denada Ungkap Pengakuan dan Minta Maaf pada Ressa, Ada dari Mantan Suami!

Denada mendapat banyak dukungan dari rekan sesama selebritis, termasuk sang mantan suami usai dirinya menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf pada Ressa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT