News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mudik Asyik Semarang-Wonosobo Lewat "Jalur Belakang"

Ada jalur mudik alternatif dari Semarang tujuan Temanggung atau Wonosobo, dengan panorama alam yang sangat memukau. Yaitu jalur Semarang Wonosobo via Kaloran.
Selasa, 19 April 2022 - 11:26 WIB
Salah Satu Panorama Indah yang Bisa Dilihat di Sumowono, Bagian dari Jalur Alternatif Semarang-Wonosobo.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Perjalanan mudik akan menyenangkan jika kondisi jalannya tidak macet dan suasananya juga nyaman.

Nah, bagi Anda yang akan mudik dari Semarang menuju kampung halaman di Temanggung atau Wonosobo, ada jalur alternatif yang selama perjalanan menyajikan panorama alam yang sangat memukau. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yaitu jalur Semarang Wonosobo via Kaloran. Sebagian traveler yang hobi touring menyebutnya sebagai "jalur belakang", karena melewati sisi belakang gunung jika dilihat dari jalur utama.

Kelebihan jalur ini selain relatif longgar juga panoramanya indah dan banyak tempat mampir untuk melepas lelah sekaligus piknik tipis-tipis. Ada banyak tempat menarik yang dilalui, mulai dari air terjun hingga kebun teh.

Langsung saja nih, kita ulas rutenya. 

Dari Kota Semarang, ambil start aja dari pusat kota Simpang Lima. Arahkan kendaraan ke barat menuju UIN Walisongo. Lalu, belok ke kiri masuk jalur Ngaliyan-Boja. Setelah berkendara sekitar 30 menit, akan sampai tugu pertigaan Boja. Ambil kiri kalau Anda akan menuju ke Wonosobo via Sumowono. Nanti banyak petunjuk arah menuju Kaloran Temanggung, lalu ke Wonosobo via Ngadirejo. Ikuti jalan ini terus hingga melewati Jumprit, Tambi, hingga Wonosobo.

Salah satu pengendara yang ditemui tvOnenews.com saat istirahat di rest area antara Limbangan dan Sumowono menceritakan, jalur ini memang sudah lama menjadi favorit anak muda yang touring dengan sepeda motor. Selain itu, wisatawan dari Kendal dan Semarang juga banyak yang melewati jalur ini karena banyak tempat wisata yang bagus dan alami.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sejak masuk Limbangan itu pemandangannya bagus-bagus. Belum lagi yang di Sumowono menuju Kaloran, bisa melihat lembah luas berkabut dengan latar belakang Gunung Sindoro-Sumbing dan Gunung Prau," kata Sibiara, yang sedang rebahan di pondok bambu di tepi jalur alternatif tersebut.

Yang cukup istimewa panoramanya di jalur ini adalah ketika sampai perbatasan Temanggung dan Wonosobo. Pengendara akan melintasi perkebunan teh Tambi yang luas. Udaranya sangat sejuk. Hamparan teh yang hijau bak permadani mau tidak mau membuat pengendara menepi untuk menikmati suasana yang ada.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT