News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Kecelakaan Maut di Tol Krapyak Semarang, Sopir Bus Cahaya Trans Ditetapkan Tersangka

Sopir bus Cahaya Trans, Gilang Ihsan Faruq (22) oleh Polrestabes Semarang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan 17 orang di exit Tol Krapyak Semarang.
Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB
Sopir bus Cahaya Trans, Gilang Ihsan Faruq (22) ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (23/12/2025) malam.
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Sopir bus Cahaya Trans, Gilang Ihsan Faruq (22) oleh Polrestabes Semarang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan 17 orang di exit Tol Krapyak Semarang.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Syahduddi mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah penyidik melaksanakan gelar perkara dan menemukan bukti permulaan yang cukup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 "Keputusan tersebut diambil usai penyidik melaksanakan gelar perkara serta memeriksa sejumlah saksi dan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa kecelakaan tersebut," ujar Syahduddi Pos Satlantas Polrestabes Semarang, Selasa (23/12/2025) malam.

Syahduddi menjelaskan, saat kejadian Gilang yang baru menjadi sopir bus selama 2 bulan ini, melaju dengan kecepatan tinggi. Ia yang kurang mengenal medan kaget lantaran rute jalan tiba-tiba menikung dan menurun.

"Baru bekerja dua bulan sebagai sopir bus, sebelumnya sopir truk. Baru dua kali mengemudikan bus dan mengakui belum memahami karakter jalan yang ada di Simpang susun Krapyak," ungkap Syahduddi.

Selain itu berdasarkan Traffic Analysis Accident, polisi juga tidak menemukan tanda pengereman yang dilakukan Gilang.

"Yang bersangkutan terkejut dan berupaya melakukan manuver dengan membanting setir ke kiri. Namun karena posisi kendaraan sudah berada di lajur kanan, bus kehilangan kendali, terbalik, dan membentur dinding beton di sisi kanan jalan tol," jelas dia.

Kepada penyidik Lalu Lintas Polrestabes Semarang, Gilang juga mengaku tidak dalam kondisi mengantuk.

 "Berdasarkan pengakuannya memang tidak dalam kondisi ngantuk. Pengakuannya tidak sempat mengerem," tambahnya

 Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 16 penumpang meninggal dunia dan 17 lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis seluruh korban meninggal dunia diketahui mengalami luka berat di bagian kepala.

Sementara itu, di hadapan awak media Gilang meminta maaf kepada korban dan keluarga korban akibat insiden maut ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 "Assalamualaikum saya Gilang saya meminta maaf yang sebesar besarnya kepada keluarga korban atas kelalaian saya mengemudi yang mengakibatkan mereka harus kehilangan anggota keluarganya. Saya meminta maaf," kata Gilang.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 310 ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, terkait kelalaian yang mengakibatkan korban luka berat hingga meninggal dunia. Warga Kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat itu terancam pidana 6 tahun penjara.(dcz/buz)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soroti Budaya Melayu yang Kosmopolitan, Bima Arya Tegaskan Kunci Penguatan Karakter Generasi Pemimpin Masa Depan

Soroti Budaya Melayu yang Kosmopolitan, Bima Arya Tegaskan Kunci Penguatan Karakter Generasi Pemimpin Masa Depan

Wamendagri Bima Arya menekankan bahwa terciptanya generasi pemimpin masa depan yang berkualitas ditentukan oleh kuatnya pembentukan karakter yang berbasis nilai budaya.
Raih Tempat Ketiga di Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Akui Tak Puas dengan Permainan Timnas Indonesia

Raih Tempat Ketiga di Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Akui Tak Puas dengan Permainan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, mengaku tak puas dengan permainan anak asuhnya. Meski meraih tempat ketiga di Piala AFF U-19 2026, namun ia merasa masih ada sejumlah kekurangan dalam skuad Garuda Nusantara.
Gubernur Sherly Tjoanda Ukir Sejarah, Pemprov Maluku Utara Naik Kelas dengan Raihan WTP dari BPK RI

Gubernur Sherly Tjoanda Ukir Sejarah, Pemprov Maluku Utara Naik Kelas dengan Raihan WTP dari BPK RI

Kepemimpinan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kembali mendapat sorotan positif setelah Pemerintah Provinsi Malut sukses meraih opini WTP dari BPK RI.
ASC Padel Team Pasang Target Tinggi, Incar Prestasi di Turnamen Internasional

ASC Padel Team Pasang Target Tinggi, Incar Prestasi di Turnamen Internasional

Kehadiran tim tersebut tidak hanya ditujukan untuk berpartisipasi dalam berbagai kompetisi nasional, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Terungkap! Ruben Onsu Sudah Pernah Menegur Soal Anak dan Giorgio Antonio, Jawaban Sarwendah Malah Bikin Kaget

Terungkap! Ruben Onsu Sudah Pernah Menegur Soal Anak dan Giorgio Antonio, Jawaban Sarwendah Malah Bikin Kaget

Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait keterlibatan anak-anak mereka dalam aktivitas media sosial kini memasuki babak baru.
Ratusan Kios Ilegal Dibongkar Sapol PP di Jalur Puncak Cianjur

Ratusan Kios Ilegal Dibongkar Sapol PP di Jalur Puncak Cianjur

Petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membongkar 160 kios ilegal di kawasan Puncak Pass-Segar Alam Sabtu (13/6)

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot masih menjadi perhatian setelah kabar dirinya menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung.
Jadwal F1 GP Catalunya 2026, Sabtu 13 Juni: Catat Hasil Impresif di Hari Pertama, McLaren Siap Ganggu Dominasi Mercedes

Jadwal F1 GP Catalunya 2026, Sabtu 13 Juni: Catat Hasil Impresif di Hari Pertama, McLaren Siap Ganggu Dominasi Mercedes

Jadwal F1 GP Catalunya 2026 masuki hari krusial pada Sabtu 13 Juni dengan agenda sesi Latihan Bebas 3 dan kualifikasi di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol
Eks AC Milan Jadi Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo, Pernah Antar Fiorentina Juara dan Cocok dengan Gaya Main Kapten Timnas Indonesia

Eks AC Milan Jadi Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo, Pernah Antar Fiorentina Juara dan Cocok dengan Gaya Main Kapten Timnas Indonesia

Sassuolo resmi menunjuk Alberto Aquilani sebagai pelatih kepala baru musim 2026/2027. Mantan gelandang AC Milan, dan Liverpool itu dipercaya memimpin Neroverdi.
Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan di media sosial. Kali ini, bukan terkait kehidupan pribadinya maupun hubungan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Bung Towel Heran dengan John Herdman, Mati-matian Bela Muhammad Ferarri tapi Tak Diberi Menit Bermain di FIFA Matchday

Bung Towel Heran dengan John Herdman, Mati-matian Bela Muhammad Ferarri tapi Tak Diberi Menit Bermain di FIFA Matchday

Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly, memberikan komentarnya terkait Muhammad Ferarri yang tidak mendapat kesempatan bermain pada FIFA Matchday Juni 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT