Aksi Bersama Anies Baswedan Rampungkan Jembatan Titian Persatuan Karanganyar
- Istimewa
Keterlibatan erat antara warga dan Aksi Bersama juga membuka ruang dialog dalam setiap proses pembangunan.
Salah satunya saat pemetaan lokasi, diketahui bahwa tanah yang digunakan sebagai pondasi jembatan merupakan tanah wakaf yang diamanahkan untuk kemanfaatan warga. Tanah tersebut kemudian menjadi pondasi penting berdirinya Jembatan Titian Persatuan Karanganyar.
Jembatan ini menjadi jembatan kedua yang dibangun Aksi Bersama sebagai wujud komitmen menghadirkan akses publik yang mempermudah mobilitas sosial dan ekonomi warga.
Pembangunan tersebut juga mencerminkan sinergi antara Aksi Bersama, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam memperkuat infrastruktur pedesaan.
Keberadaan Jembatan Titian Persatuan diharapkan mampu memberikan akses yang lebih aman dan layak, tidak hanya untuk anak-anak yang berangkat sekolah, tetapi juga bagi warga yang menuju lahan pertanian serta mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Anies Baswedan yang menjadi tokoh utama dalam peresmian jembatan ini diketahui telah memberikan perhatian dan dukungan sejak sebelum jembatan berdiri. Kehadirannya untuk kedua kalinya di Karanganyar disambut antusias oleh warga.
Pasca peresmian, Teman Aksi Bersama Solo Raya akan melanjutkan program Community Development (comdev). Program tersebut ditujukan agar pembangunan tidak berhenti pada jembatan semata, melainkan menjadi awal ruang pertumbuhan warga secara berkelanjutan.
Lebih jauh, pembangunan Titian Persatuan Karanganyar bukan sekadar membangun infrastruktur, melainkan simbol kepedulian kolektif.
Di balik kokohnya jembatan tersebut, terdapat kontribusi berbagai pihak, termasuk para donatur yang telah mendukung proses pembangunan.
Upaya kecil yang dikumpulkan bersama terbukti mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
“Membentang, menyambungkan dua seberang, menghadirkan jalan pulang,” ujar Anies Baswedan mengutip tanggapan warganet terhadap program Aksi Bersama ini.
Load more