News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi di Kendal Babak Belur Dikeroyok saat Lerai Perkelahian Antar Pemuda

Peristiwa pengeroyokan menimpa aparat polisi di Kendal, Jawa Tengah. Saat kejadian, petugas tersebut sedang menjalankan pengamanan di bulan suci Ramadhan.
Selasa, 10 Maret 2026 - 08:25 WIB
Polres Kendal saat gelar keterangan pers kasus pengeroyokan anggota Polri, Senin (9/3/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Kendal, tvOnenews.com - Peristiwa pengeroyokan menimpa aparat polisi di Kendal, Jawa Tengah. Saat kejadian, petugas tersebut sedang menjalankan pengamanan di bulan suci Ramadhan.

Ia dilaporkan menjadi korban pengeroyokan saat berupaya melerai perkelahian antar pemuda di Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, pada Minggu dini hari, 8 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, dalam konferensi pers di Mapolres Kendal pada Senin (9/3/2026) siang menjelaskan, bahwa insiden tersebut bermula dari kegiatan patroli gabungan Forkopimcam Kaliwungu.

Sekitar pukul 03.30 WIB, petugas menerima laporan masyarakat mengenai adanya bentrokan fisik di kawasan Pertigaan Dukuh Tridasari. Saat tiba di lokasi, polisi mendapati dua pemuda tengah berkelahi dengan dikelilingi oleh rekan-rekan mereka.

Niat baik petugas untuk membubarkan perkelahian justru berujung ricuh. Salah satu pelaku berinisial AF (17) tiba-tiba memukul pipi kanan seorang anggota polisi hingga korban tersungkur.

Tak berhenti di situ, pelaku lain berinisial M (20) juga melayangkan pukulan ke arah belakang kepala korban sebanyak dua kali.

Dalam situasi yang semakin tidak terkendali, Kapolsek Kaliwungu dan anggota lainnya yang berusaha mengamankan keadaan pun sempat menjadi sasaran pemukulan sebelum para pelaku melarikan diri ke gang-gang di sekitar lokasi kejadian.

Meski sempat kabur, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyisiran. Dalam waktu kurang dari 24 jam, kedua pelaku bisa diringkus dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Pelaku tidak terima ketika perkelahian yang mereka lakukan dibubarkan oleh polisi. Selain itu, faktor konsumsi minuman keras juga diduga memicu tindakan agresif yang berujung pada penyerangan terhadap petugas," kata Kapolres.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tindakan agresif para pelaku dipicu oleh rasa tidak terima saat perkelahian mereka dibubarkan, ditambah adanya pengaruh konsumsi minuman keras yang merusak kontrol emosi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis dalam KUHP Baru (UU Nomor 1 Tahun 2023). Mereka terancam hukuman maksimal lima tahun penjara berdasarkan Pasal 262 tentang kekerasan bersama-sama, serta Pasal 466 tentang penganiayaan.

Mengingat korban adalah aparat yang sedang bertugas, hukuman para pelaku dapat diperberat dengan tambahan sepertiga dari pidana pokok sesuai Pasal 470 KUHP.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Manchester United: Revolusi Skuad Besar-Besaran, Fabrizio Romano Sebut Setan Merah Segera Rampungkan Kesepakatan Penting

Bursa Transfer Manchester United: Revolusi Skuad Besar-Besaran, Fabrizio Romano Sebut Setan Merah Segera Rampungkan Kesepakatan Penting

Kabar menggembirakan datang dari Manchester United yang disebut semakin dekat merampungkan kesepakatan penting jelang musim depan.
BKSAP DPR Tegaskan Kehadiran Perempuan di Parlemen Harus Nyata dalam Pengambilan Keputusan

BKSAP DPR Tegaskan Kehadiran Perempuan di Parlemen Harus Nyata dalam Pengambilan Keputusan

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, menyoroti wacana kesetaraan gender di parlemen.
Harap Bersiap! Dedi Mulyadi Bawa Kabar Baik, Jawa Barat akan Punya Angkot Listrik dan Sopir Bisa Cicil Mobilnya Tanpa DP

Harap Bersiap! Dedi Mulyadi Bawa Kabar Baik, Jawa Barat akan Punya Angkot Listrik dan Sopir Bisa Cicil Mobilnya Tanpa DP

Dedi Mulyadi atau yang juga dikenal dengan KDM menyebut, Jawa Barat akan punya angkot listrik, dimana para sopir bisa mendapatkan mobilnya tanpa DP sepeser pun.
Tangis Ibunda Pecah Saat Pidato Pratama Arhan di Wisuda: Pak Sekarang Saya Sudah Jadi Sarjana, tapi Bapak Gak Bisa Menyaksikan

Tangis Ibunda Pecah Saat Pidato Pratama Arhan di Wisuda: Pak Sekarang Saya Sudah Jadi Sarjana, tapi Bapak Gak Bisa Menyaksikan

Di tengah kebanggaan menyandang gelar sarjana, Pratama Arhan menyampaikan pesan menyentuh untuk sang ayah yang telah tiada. Tangis Ibunda pecah
Respons Mengejutkan Jose Mourinho Usai Dikaitkan dengan Real Madrid: Fokus di Benfica Dulu, Ke Depannya Tak Ada yang Tahu

Respons Mengejutkan Jose Mourinho Usai Dikaitkan dengan Real Madrid: Fokus di Benfica Dulu, Ke Depannya Tak Ada yang Tahu

Spekulasi mengenai masa depan Jose Mourinho menjadi sorotan setelah namanya dikaitkan dengan klub Real Madrid. Namun, pelatih Portugal itu beri respons tegas.
Berapa Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang 'Hobi' Bagi-bagi Duit hingga Ngonten Bareng Warga?

Berapa Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang 'Hobi' Bagi-bagi Duit hingga Ngonten Bareng Warga?

Anda mungkin salah satu yang penasaran, dari mana asal pundi-pundi rupiah Dedi Mulyadi yang hobi mengenakan iket kepala khas Jabar itu. Berikut penjelasannya.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT